UNTAG SMDUNTAG SMD

Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan KehutananAgrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

Pengaruh Casgot Larva Black Soldier Fly (Bsf) Sebagai Media Tanam Pada Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea robusta). Sisa biokonversi limbah organik dari larva Black Soldier Fly (BSF) dikenal sebagai limbah larva belatung. Dengan memanfaatkan mikroba, biomassa dipecah menjadi bentuk yang lebih sederhana selama proses konversi, sehingga meningkatkan potensinya sebagai pupuk organik bagi tanaman. Kotoran larva BSF berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan tanah guna menahan air dan udara, serta meningkatkan retensi nutrisi. Salah satu kendala dalam pertumbuhan bibit kopi Robusta (Coffea robusta) secara generatif adalah tumbuhnya lambat, kemungkinan diakibatkan karena unsur hara yang terkandung dalam media tanam kurang optimal dan juga benih pada kopi memiliki kulit luar pada biji keras. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan proporsi pupuk yang paling cocok untuk bibit kopi Robusta berdasarkan bagaimana media tanam berbahan kotoran maggot dan pupuk bekerja sama. Percobaan dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 24 petak, masing-masing dengan enam perlakuan yang diulang empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kotoran larva BSF dan tanah (1:1) dan kombinasi kotoran larva BSF, tanah, dan arang sekam (1:1:1:1) meningkatkan ukuran batang, jumlah daun, dan tinggi tanaman. Selain itu, kombinasi ini berdampak besar pada pertumbuhan bibit kopi Robusta.

Penelitian menunjukkan bahwa kasgot dari larva Black Soldier Fly (BSF) sebagai media tanam secara signifikan meningkatkan diameter batang, jumlah daun, dan tinggi bibit kopi robusta hingga 12 minggu setelah tanam.Kombinasi kasgot dengan tanah dan arang sekam (rasio 1.1) menghasilkan tinggi tanaman tertinggi (46,30 cm) karena kemampuan arang sekam menyerap dan melepaskan nutrisi secara bertahap.Dengan demikian, media tanam berbasis kasgot BSF dapat mengoptimalkan pertumbuhan kopi robusta melalui penyediaan unsur hara yang memadai.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efek jangka panjang penggunaan kasgot BSF pada pertumbuhan kopi robusta selama siklus produksi penuh, sehingga dapat menilai dampak terhadap hasil panen dan kualitas biji; selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan media tanam berbasis kasgot BSF terhadap media konvensional pada berbagai varietas kopi dan kondisi iklim berbeda, untuk menentukan keuniversalan manfaatnya; terakhir, penelitian dapat meneliti peran mikroorganisme spesifik yang terdapat dalam kasgot BSF serta interaksinya dengan arang sekam, guna memahami mekanisme biologis yang meningkatkan ketersediaan nutrisi dan mengoptimalkan formulasi media tanam yang lebih efisien.

  1. Vol 21, No 1 (2022). https agrifor v21i1 table contents articles pemanenan hutan sifat kandungan biologis... ejurnal.untag-smd.ac.id/index.php/AG/issue/view/312Vol 21 No 1 2022 https agrifor v21i1 table contents articles pemanenan hutan sifat kandungan biologis ejurnal untag smd ac index php AG issue view 312
  2. Vol 24, No 2 (2025). oktober https agrifor v24i2 table contents articles identifikasi hambatan pengembangan... doi.org/10.31293/agrifor.v24i2Vol 24 No 2 2025 oktober https agrifor v24i2 table contents articles identifikasi hambatan pengembangan doi 10 31293 agrifor v24i2
  3. PENGARUH CASGOT LARVA BLACK SOLDIER FLY (BSF) SEBAGAI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KOPI ROBUSTA... doi.org/10.31293/agrifor.v24i2.8773PENGARUH CASGOT LARVA BLACK SOLDIER FLY BSF SEBAGAI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KOPI ROBUSTA doi 10 31293 agrifor v24i2 8773
Read online
File size430.42 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test