UNIPASBYUNIPASBY

ABDIKES : Jurnal Pengabdian KesehatanABDIKES : Jurnal Pengabdian Kesehatan

Mengajarkan anak-anak untuk mencuci tangan pada usia dini sangat penting karena dapat membantu mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan mereka. Cuci tangan dengan pemberian edukasi merupakan cara yang efektif untuk membantu mereka memahami langkah‑langkah cuci tangan yang benar. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan menyelidiki pengaruh praktik cuci tangan terhadap kesehatan anak usia dini di TK Harapan Jaya. Metode yang digunakan bersifat observasional dengan pengumpulan data melalui pengamatan langsung di TK. Hasil menunjukkan bahwa edukasi praktik cuci tangan yang konsisten dan benar memberikan pengaruh positif terhadap kesehatan anak, yang mengalami lebih sedikit infeksi pernapasan, infeksi saluran pencernaan, dan penyakit kulit. Temuan ini memberikan bukti konkret tentang pentingnya mengajarkan praktik cuci tangan enam langkah dengan baik dan benar serta mempromosikan kesadaran kesehatan kepada orang tua dan tenaga pengajar. Implikasi pengabdian ini dapat digunakan oleh lembaga pendidikan dan masyarakat untuk merancang program edukasi yang meningkatkan kesadaran dan praktik cuci tangan pada anak usia dini, sehingga meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mengurangi penyebaran penyakit.

Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan di TK Harapan Jaya, Tambaksari, Surabaya berjalan lancar dan diikuti dengan antusias oleh murid‑murid TK A dan TK B yang berjumlah 12 orang.Setelah dilakukan edukasi melalui gerak dan lagu serta praktik mencuci tangan secara langsung, diketahui bahwa kegiatan ini sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa TK.Hal ini menunjukkan bahwa upaya pelaksanaan pola hidup bersih dan sehat sejak usia dini di Harapan Jaya Tambaksari Surabaya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan sampel dengan melibatkan beberapa taman kanak‑kanak di wilayah yang berbeda untuk menguji generalisasi efektivitas edukasi cuci tangan berbasis gerak dan lagu; selanjutnya, studi komparatif antara media edukasi tradisional (gambar dan lagu) dengan media digital seperti video interaktif dapat mengidentifikasi pendekatan paling efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku cuci tangan anak; terakhir, penelitian longitudinal yang memantau retensi kebiasaan cuci tangan serta dampaknya terhadap kejadian penyakit selama enam bulan hingga satu tahun setelah intervensi akan memberikan wawasan tentang keberlanjutan efek edukasi dan memungkinkan pengembangan strategi pemeliharaan perilaku sehat pada anak usia dini.

  1. Pembelajaran Cuci Tangan Tujuh Langkah Melalui Metode Demonstrasi pada Anak Usia Dini | Journal of Telenursing... doi.org/10.31539/joting.v2i2.1395Pembelajaran Cuci Tangan Tujuh Langkah Melalui Metode Demonstrasi pada Anak Usia Dini Journal of Telenursing doi 10 31539 joting v2i2 1395
Read online
File size439.9 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test