MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA

JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUAR

Lansia adalah penduduk yang memiliki resiko tinggi untuk terjadinya berbagai macam penyakit degeneratif. Salah satu penyakit degeneratif adalah asam urat (Arthritis gout). Asam urat (Arthritis gout) adalah hasil metabolisme akhir dari purin yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat dalam tubuh. Peningkatan kadar asam urat dapat mengakibatkan nyeri didaerah persendian. Nyeri sendi merupakan pengalaman subjektif yang dapat mempengaruhi kualitas hidup lansia. Teknik relaksasi otot progresif merupakan terapi yang terfokus untuk mempertahankan kondisi relaksasi yang melibatkan kontraksi dan relaksasi berbagai kelompok otot mulai dari kepala sampai kaki. Dengan Teknik ini maka akan meningkatkan kesadaran otot terhadap respon otot tubuh. Metode pelaksanaan masyarakat ini yaitu dengan melakukan pemeriksaan asam urat dan melakukan edukasi manajemen nyeri sendi pada lansia di RW 14 Kecamatan Nanggalo pada hari Kamis, 1 Desember 2022, dimulai dari jam 09.00-12.00 WIB. Peserta adalah lansia yang berada di RW 14 Kecamatan Nanggalo. Pemberian edukasi dapat meningkatkan pengetahuan lansia dalam mengatasi nyeri sendi pada asam urat. Hasil pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan pada lansia terkait manajemen nyeri sendi pada penderita asam urat dibuktikan 90% dari lansia dapat mengulangi penjelasan terkait manajemen nyeri sendi pada lansia yang mengalami asam urat (Arthritis gout).

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar mulai dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi.Peserta mengikuti kegiatan dengan baik dan peserta aktif bertanya terkait materi yang diberikan.Adanya peningkatan pengetahuan dibuktikan dengan 90% peserta dapat memperagakan kembali teknik relaksasi otot progresif.Semoga edukasi terkait manajemen nyeri sendi pada lansia dapat dilakukan oleh lansia untuk mengurangi nyeri sendi pada penderita asam urat.

Berdasarkan latar belakang yang menyoroti tingginya prevalensi asam urat dan nyeri sendi pada lansia di RW 14, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan program intervensi yang lebih komprehensif, tidak hanya edukasi, tetapi juga melibatkan pelatihan rutin teknik relaksasi otot progresif dan modifikasi gaya hidup. Selain itu, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara objektif efektivitas program intervensi ini dalam mengurangi skala nyeri dan meningkatkan kualitas hidup lansia. Terakhir, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam pengalaman dan persepsi lansia terhadap nyeri sendi dan manfaat dari intervensi yang diberikan, sehingga dapat menginformasikan pengembangan program yang lebih berpusat pada kebutuhan dan preferensi lansia.

  1. EDUKASI MANAJEMEN NYERI SENDI PADA LANSIA DI RW 14 KECAMATAN NANGGALO KOTA PADANG | JURNAL ABDI MERCUSUAR.... jurnal.mercubaktijaya.ac.id/index.php/jam/en/article/view/377EDUKASI MANAJEMEN NYERI SENDI PADA LANSIA DI RW 14 KECAMATAN NANGGALO KOTA PADANG JURNAL ABDI MERCUSUAR jurnal mercubaktijaya ac index php jam en article view 377
  2. Faktor Penyebab Kekambuhan Rheumatoid Arthritis pada Lansia (55 – 85 Tahun) | Nursing Information... ojsstikesbanyuwangi.com/index.php/NIJ/article/view/190Faktor Penyebab Kekambuhan Rheumatoid Arthritis pada Lansia 55 Ae 85 Tahun Nursing Information ojsstikesbanyuwangi index php NIJ article view 190
  3. Pelatihan Relaksasi Otot Progresif Pada Kader Posyandu Lansia di Posyandu Lansia RW 05 Desa Kalibagor... jceh.org/index.php/JCEH/article/view/39Pelatihan Relaksasi Otot Progresif Pada Kader Posyandu Lansia di Posyandu Lansia RW 05 Desa Kalibagor jceh index php JCEH article view 39
Read online
File size1006.46 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test