POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3

JKEPJKEP

Latar Belakang: Fenomena phubbing yang sering dijumpai dimana seseorang terlalu asik memainkan smartphone-nya sehingga tidak peduli dengan lawan bicara yang sedang berinteraksi dengannya. Dampak dari perilaku phubbing ini membuat seseorang tidak dapat mengontrol emosinya dan memiliki perasaan emosional yang mudah berubah karena merasa sudah diatur oleh smartphone-nya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik responden dan perilaku phubbing dengan kecerdasan emosional remaja. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik korelasional. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified random sampling. Populasi penelitian ini sebanyak 781 siswa dengan besar sampel 108 siswa. Variable bebas adalah karakteristik individu dan perilaku phubbing, variable terikat adalah kecerdasan emosional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, yaitu kuesioner Generic Scale of Phubbing (GSP) dan Trait Emotional Intelligence Questionnaire Adolescent Short Form (TEIQue-ASF). Analisis menggunakan Chi-Square, Mann Whitney, dan Spearman Correlation dengan tingkat signifikansi α = 0.05. Hasil: 53.7% responden memiliki keparahan phubbing pada tingkat sedang dan 56.5% responden memiliki kecerdasan emosional sedang. Terdapat hubungan atau perbedaan yang signifikan antara perilaku phubbing dengan kecerdasan emosional remaja (p=0.004), namun tidak terdapat hubungan atau perbedaan yang signifikan antara jenis kelamin dan usia dengan kecerdasan emosional (p >0.05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara perilaku phubbing dengan kecerdasan emosional, namun tidak ada hubungan antara karakteristik responden dengan kecerdasan emosional. Agar kecerdasan emosional remaja tetap terjaga, remaja perlu menghindari perilaku phubbing saat berinteraksi atau berkomunikasi dengan teman.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, maka kesimpulan yang diperoleh adalah sebagai berikut.Sebagian besar karakteristik responden berjenis kelamin perempuan dan rata - rata usia responden mendekati 17 tahun.Sebagian besar responden memiliki tingkat keparahan phubbing sedang.Sebagian besar responden memiliki tingkat kecerdasan emosional sedang.Tidak adanya perbedaan atau hubungan yang signifikan antara karakteristik responden jenis kelamin dan usia dengan kecerdasan emosional remaja.Terdapat perbedaan atau hubungan yang signifikan antara perilaku phubbing dengan kecerdasan emosional remaja.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak phubbing pada perkembangan sosial dan prestasi remaja. Selain itu, dapat juga diteliti bagaimana pengaruh intensitas penggunaan smartphone terhadap perilaku phubbing dan kecerdasan emosional remaja. Terakhir, penelitian tentang strategi intervensi untuk mengurangi perilaku phubbing dan meningkatkan kecerdasan emosional remaja juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya.

  1. Determinants of phubbing, which is the sum of many virtual addictions: A structural equation model in:... doi.org/10.1556/2006.4.2015.005Determinants of phubbing which is the sum of many virtual addictions A structural equation model in doi 10 1556 2006 4 2015 005
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s40429-015-0054-yClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s40429 015 0054 y
Read online
File size351.43 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test