STPKAKSTPKAK

PastoraliaPastoralia

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan di kampus STIPAS Keuskupan Agung Kupang, yang ditandai dengan banyaknya sampah berserakan seperti daun-daunan, plastik, tisu, dan kertas di area kampus. Sebagai tanggapan, penelitian ini menggunakan panduan dari Ensiklik Laudato Si karya Paus Fransiskus yang menekankan pentingnya menjaga bumi sebagai rumah bersama dari kerusakan yang diakibatkan oleh tindakan manusia yang tidak bertanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kajian pustaka. Informan penelitian terdiri dari dosen, pegawai, dan mahasiswa STIPAS. Penelitian ini bertujuan untuk memahami tingkat kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan, faktor pendukung dan penghambat, serta upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepedulian tersebut berdasarkan prinsip-prinsip Laudato Si. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan para informan meningkat setelah mempelajari konsep dalam Laudato Si. Tindakan konkret seperti pengelolaan sampah, penghematan energi, dan partisipasi dalam kegiatan lingkungan telah dilakukan. Implementasi nilai-nilai Laudato Si di kampus juga menghasilkan perubahan kebijakan dan perilaku, seperti pengurangan sampah dan pelibatan aktif mahasiswa dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan nilai-nilai Laudato Si untuk meningkatkan kesadaran lingkungan mahasiswa, dengan dukungan dari kebijakan kampus dan kerja sama semua pihak.

Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Laudato Si memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, khususnya dalam komunitas pendidikan seperti di STIPAS Keuskupan Agung Kupang.Implementasi nilai-nilai tersebut terbukti mampu mendorong mahasiswa untuk mengambil tindakan konkret dalam menjaga kebersihan lingkungan kampus, seperti pengelolaan sampah, pengurangan penggunaan plastik, dan partisipasi dalam kegiatan penghijauan.Namun, hambatan seperti kurangnya fasilitas pendukung, rendahnya partisipasi beberapa mahasiswa, dan belum terintegrasinya nilai-nilai lingkungan ke dalam kebijakan kampus menjadi tantangan yang perlu diatasi.Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, dosen, pegawai, dan pihak kampus untuk membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan di lingkungan kampus untuk meningkatkan efisiensi dan partisipasi mahasiswa. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak pendidikan ekologi berbasis agama dalam memperkuat kesadaran lingkungan secara berkelanjutan. Terakhir, penelitian juga bisa mengevaluasi integrasi prinsip Laudato Si ke dalam kurikulum pendidikan tinggi untuk menciptakan pola pikir generasi muda yang lebih responsif terhadap isu lingkungan global.

  1. PENDEKATAN HOLISTIK DALAM SOSIALISASI EKOLOGI EKARISTI BAGI SISWA SEMINARI MENENGAH BALIDE, DILI-TIMOR... doi.org/10.38048/jailcb.v5i3.3977PENDEKATAN HOLISTIK DALAM SOSIALISASI EKOLOGI EKARISTI BAGI SISWA SEMINARI MENENGAH BALIDE DILI TIMOR doi 10 38048 jailcb v5i3 3977
Read online
File size650.04 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test