STPKAKSTPKAK

PastoraliaPastoralia

Lanjut usia atau lansia adalah tahap kehidupan yang dimulai pada usia sekitar 60 tahun ke atas. Secara biologis, penduduk lansia mengalami proses penuaan terus-menerus, ditandai dengan menurunnya daya tahan fisik dan rentannya terhadap penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Tahap ini ditandai oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Oleh karena itu, sikap penerimaan diri menjadi aspek penting dari kesejahteraan seseorang, terutama di usia lanjut. Penerimaan diri mengacu pada kemampuan untuk menerima dan mencintai diri sendiri, termasuk kekuatan, kelemahan, dan keterbatasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelaksanaan kegiatan kelompok kecil Evangelisasi dapat meningkatkan sikap penerimaan diri lansia di Panti Werdha Bhakti Luhur Tropodo, Sidoarjo, Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kelompok kecil Evangelisasi memberikan dampak positif dalam proses penerimaan diri lansia. Kegiatan ini membantu lansia menerima kelemahan dan keterbatasan, meningkatkan rasa percaya diri, serta memberikan dukungan emosional yang penting. Kegiatan kelompok kecil Evangelisasi berperan penting dalam mendukung lansia untuk lebih menerima diri mereka sendiri dan hidup dalam komunitas iman yang mendukung.

Lanjut usia merupakan fase kehidupan yang penuh tantangan dan perubahan, baik fisik, mental, maupun emosional.Partisipasi dalam kelompok kecil evangelisasi sangat bermanfaat bagi lansia.Melalui kegiatan rohani dan sosial yang terstruktur, lansia memiliki kesempatan untuk memperkuat iman, membangun hubungan baru, dan memperoleh dukungan emosional.Dalam kelompok kecil evangelisasi, lansia dapat berbagi pengalaman hidup, berbicara tentang tantangan, dan menerima dukungan dari sesama anggota kelompok.Kegiatan seperti doa bersama, belajar kitab suci, dan membagikan pengalaman memberikan mereka alat untuk menghadapi perubahan dan kehilangan dengan lebih tenang.Keterlibatan dalam kegiatan kelompok memberikan lansia rasa tujuan dan makna, yang penting dalam menghadapi proses penuaan.Mereka merasa dihargai dan berguna, yang berkontribusi pada peningkatan penerimaan diri dan harga diri.Dengan merasa diterima dan didukung, lansia lebih mampu menerima kondisi fisik dan situasi hidup mereka dengan positif, sehingga meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan program-program evangelisasi yang lebih inklusif dan terstruktur untuk lansia. Program-program ini dapat dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik lansia, seperti dukungan emosional, spiritual, dan sosial. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari kegiatan kelompok kecil evangelisasi pada kesejahteraan psikologis dan emosional lansia. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi pelayanan yang lebih efektif dan holistik untuk lansia, yang mencakup aspek spiritual, sosial, dan emosional.

  1. Peran Gereja Partikular Dalam Konteks Misi Evangelisasi Di Era Digital | Sapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral.... e-journal.stp-ipi.ac.id/index.php/sapa/article/view/363Peran Gereja Partikular Dalam Konteks Misi Evangelisasi Di Era Digital Sapa Jurnal Kateketik dan Pastoral e journal stp ipi ac index php sapa article view 363
Read online
File size585.96 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test