HAMZANWADIHAMZANWADI

Edumatic: Jurnal Pendidikan InformatikaEdumatic: Jurnal Pendidikan Informatika

Pertumbuhan pariwisata yang terkonsentrasi di negara-negara berkembang tidak secara otomatis menghasilkan hasil yang adil secara spasial, karena keuntungan ekonomi tetap berkonsentrasi di node dominan sementara desa sekitarnya tetap secara struktural terpinggirkan. Studi ini memperkenalkan pengelompokan K-Means longitudinal yang dikombinasikan dengan peta peralihan untuk melacak mobilitas ekonomi desa di Gianyar Regency, Bali antara 2021–2023. Data dari 70 desa dianalisis menggunakan Indeks Rand Terkoreksi, tabel peralihan, dan indeks ketidaksetaraan multiplikatif untuk memastikan stabilitas kelompok dan interpretasi spasial. Hasil menunjukkan percepatan bifurkasi spasial, dengan 72,9% desa transisi diklasifikasikan ulang ke tingkat pinggiran pada 2023 dan ketidaksetaraan fasilitas pariwisata meningkat dari 20,03 hingga 54,62 kali di antara tingkatan. Mobilitas ke atas ke tingkat pusat sepenuhnya tidak ada selama periode observasi. Temuan ini memvalidasi asumsi konsersi dalam Teori Pusat Pertumbuhan dan kerangka trickling-down Hirschman melalui jalur mekanistik yang berbeda: pertumbuhan pusat meningkatkan ambang batas viabilitas komersial yang secara struktural menghalangi masuknya area pinggiran, sementara dominasi backwash beroperasi sebagai keadaan stabil potensial daripada pra-persyaratan untuk penyebaran. Respons kebijakan harus berbeda berdasarkan tingkat, dengan desa pusat memerlukan redistribusi investasi, desa transisi memerlukan integrasi rantai pasok, dan desa pinggiran memerlukan penyamaan infrastruktur yang dipimpin pemerintah sebagai prasyarat untuk partisipasi ekonomi.

Studi ini menunjukkan bahwa pembangunan yang didorong pariwisata di Gianyar Regency (2021–2023) memperkuat polarisasi spasial alih-alih mempromosikan pertumbuhan inklusif, karena hierarki desa menjadi lebih kaku dan aktivitas pariwisata tetap terkonsentrasi di pusat yang sudah ada.Dengan menggabungkan pengelompokan K-Means longitudinal dan analisis ketidaksetaraan, studi ini memperluas penilaian ketidaksetaraan regional dari pengukuran statis menjadi identifikasi trajektori spasial dinamis, menunjukkan bagaimana pengembangan pariwisata mononodal memperkuat divergensi kumulatif dan kunci spasial jangka panjang.Temuan ini menekankan pentingnya strategi pembangunan yang berbeda, termasuk reorientasi investasi di area pariwisata inti, hubungan ekonomi yang lebih kuat untuk desa transisi, dan perbaikan infrastruktur di area pinggiran.

Berdasarkan temuan studi ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang dampak investasi infrastruktur pada desa pinggiran yang berfokus pada peningkatan aksesibilitas digital dan layanan keuangan untuk mengurangi ketidaksetaraan. Kedua, analisis efektivitas integrasi rantai pasok untuk desa transisi, dengan mengeksplorasi bagaimana keterkaitan dengan operasi pariwisata pusat dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Ketiga, penelitian tentang peran keterhubungan digital dalam memperkuat inklusi ekonomi di wilayah pariwisata mononodal, dengan mengevaluasi bagaimana pengembangan infrastruktur BTS dapat mengurangi polarisasi. Saran-saran ini mengembangkan temuan studi yang ada dengan menitikberatkan pada solusi berbasis bukti yang sesuai dengan dinamika ekonomi lokal.

  1. The Impact and Spatial Spillover Effects of Tourism Development on Urban Welfare: Empirical Evidence... doi.org/10.3390/systems12050174The Impact and Spatial Spillover Effects of Tourism Development on Urban Welfare Empirical Evidence doi 10 3390 systems12050174
  2. Demand-Based Product Classification Using K-Means with Intermittency Metrics | Edumatic: Jurnal Pendidikan... e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/edumatic/article/view/34435Demand Based Product Classification Using K Means with Intermittency Metrics Edumatic Jurnal Pendidikan e journal hamzanwadi ac index php edumatic article view 34435
  3. Mapping Tourism-Driven Regional Inequality Through Village Clustering: Evidence from Gianyar Regency,... e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/edumatic/article/view/34857Mapping Tourism Driven Regional Inequality Through Village Clustering Evidence from Gianyar Regency e journal hamzanwadi ac index php edumatic article view 34857
  4. Chapter 3: The Place of Path Dependence in an Evolutionary Perspective on the Economic Landscape in:... elgaronline.com/view/book/9781849806497/book-part-9781849806497-10.xmlChapter 3 The Place of Path Dependence in an Evolutionary Perspective on the Economic Landscape in elgaronline view book 9781849806497 book part 9781849806497 10 xml
Read online
File size802.35 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test