Yogya UMBYogya UMB
JSH: Journal of Sport and HealthJSH: Journal of Sport and HealthPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan aktivitas fisik serta pengaruh IMT terhadap aktivitas fisik pada siswa kelas XII IPA 3 Mambusao National High School. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan subjek penelitian berjumlah 34 siswa. IMT diukur menggunakan rumus IMT berdasarkan standar WHO, sedangkan aktivitas fisik diukur menggunakan instrumen Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) WHO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status IMT siswa terdiri dari kategori obesitas tingkat II sebanyak 7 siswa, obesitas tingkat I 3 siswa, berisiko obesitas 2 siswa, kategori normal 15 siswa, dan kategori kurus 7 siswa. Sementara itu, tingkat aktivitas fisik siswa berada pada kategori tinggi sebanyak 24 siswa (70%), kategori sedang 5 siswa (15%), dan kategori rendah 5 siswa (15%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat aktivitas fisik yang tinggi meskipun terdapat variasi status IMT. Oleh karena itu, pemantauan status gizi dan peningkatan aktivitas fisik perlu terus dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan siswa.
Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap aktivitas fisik pada siswa Mambusao National High School, dapat ditarik beberapa simpulan sebagai berikut.(1) Distribusi IMT siswa bervariasi, di mana mayoritas siswa berada pada kategori normal, diikuti oleh siswa kurus, obesitas I, obesitas II, dan risiko obesitas (overweight).Variasi ini menunjukkan adanya perbedaan status gizi dan kondisi fisik di kalangan siswa.(2) Tingkat aktivitas fisik siswa mayoritas tergolong tinggi, dengan sebagian kecil siswa berada pada kategori sedang hingga rendah.Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa aktif secara fisik, baik melalui kegiatan sekolah, olahraga, maupun aktivitas sehari-hari.(3) Terdapat hubungan antara IMT dan tingkat aktivitas fisik, di mana siswa dengan IMT normal cenderung memiliki aktivitas fisik yang tinggi, sedangkan siswa dengan IMT obesitas atau kurus memiliki kecenderungan aktivitas fisik sedang hingga rendah.Temuan ini mengindikasikan bahwa status massa tubuh dapat memengaruhi partisipasi dan intensitas aktivitas fisik pada siswa.(4) Variasi IMT dan aktivitas fisik menunjukkan pentingnya intervensi kesehatan, baik untuk meningkatkan aktivitas fisik siswa dengan IMT tidak normal maupun untuk menjaga kondisi fisik siswa yang sudah sehat agar tetap aktif.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi aktivitas fisik siswa, seperti beban akademik, ketersediaan fasilitas olahraga, dan kebiasaan sedentari. Kedua, penelitian dapat fokus pada intervensi kesehatan yang ditujukan untuk meningkatkan aktivitas fisik siswa dengan IMT tidak normal, serta strategi untuk menjaga kondisi fisik siswa yang sudah sehat agar tetap aktif. Ketiga, studi komparatif antara siswa dengan IMT normal dan siswa dengan IMT tidak normal dapat dilakukan untuk memahami perbedaan pola aktivitas fisik dan strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan aktivitas fisik secara keseluruhan.
| File size | 303.16 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UIADUIAD Data dikumpulkan melalui tes diagnostik tertulis yang valid dan wawancara klinis berbasis tugas, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data,Data dikumpulkan melalui tes diagnostik tertulis yang valid dan wawancara klinis berbasis tugas, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data,
UNSULBARUNSULBAR Namun, sosialisasi juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi siswa dalam mempelajari tenses, seperti kesulitan menempatkan bentuk kata kerjaNamun, sosialisasi juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi siswa dalam mempelajari tenses, seperti kesulitan menempatkan bentuk kata kerja
UNISSULAUNISSULA Siswa berkemampuan rendah mengalami miskonsepsi positif dan miskonsepsi teoretis pada materi definisi turunan, serta miskonsepsi klasifikasional pada materiSiswa berkemampuan rendah mengalami miskonsepsi positif dan miskonsepsi teoretis pada materi definisi turunan, serta miskonsepsi klasifikasional pada materi
ICJAMBIICJAMBI Data dianalisis menggunakan paired sample t-test untuk perbedaan dalam kelompok dan independent sample t-test untuk perbedaan antar kelompok. Hasil penelitianData dianalisis menggunakan paired sample t-test untuk perbedaan dalam kelompok dan independent sample t-test untuk perbedaan antar kelompok. Hasil penelitian
STKIP JBSTKIP JB Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hal-hal yang dideskripsikan dalam penelitian ini adalah jenis-jenis kesalahan yang dilakukanPenelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hal-hal yang dideskripsikan dalam penelitian ini adalah jenis-jenis kesalahan yang dilakukan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Uraian kerja yang jelas dan terstandarisasi berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja, karena memperjelas tugas dan tanggung jawab masing‑masingUraian kerja yang jelas dan terstandarisasi berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja, karena memperjelas tugas dan tanggung jawab masing‑masing
UMSBUMSB Kurikulum pembelajaran Bahasa Arab di pesantren menjadi dilema karena sumber belajar utama menggunakan Bahasa Arab, sehingga keberadaan kurikulum pembelajaranKurikulum pembelajaran Bahasa Arab di pesantren menjadi dilema karena sumber belajar utama menggunakan Bahasa Arab, sehingga keberadaan kurikulum pembelajaran
UCYUCY Dengan metode penelitian menggunakan diskriptif kwantitatif dengan persentase digambarkan menurut kriteria yang dilaksanakan dengan 2 siklus meliputi perencanaan,Dengan metode penelitian menggunakan diskriptif kwantitatif dengan persentase digambarkan menurut kriteria yang dilaksanakan dengan 2 siklus meliputi perencanaan,
Useful /
UIADUIAD Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre‑experimental berupa satu kelompok dengan format pre‑test – post‑test. PartisipanPenelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre‑experimental berupa satu kelompok dengan format pre‑test – post‑test. Partisipan
UIADUIAD Subjek penelitian terdiri dari guru, 39 siswa, pakar media, bahasa, materi, dan penulis. Data dikumpulkan melalui penilaian literasi sains, kuesioner tanggapanSubjek penelitian terdiri dari guru, 39 siswa, pakar media, bahasa, materi, dan penulis. Data dikumpulkan melalui penilaian literasi sains, kuesioner tanggapan
STKIP JBSTKIP JB Di samping itu, hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa kelas yang menggunakan pembelajaran Project Based Learning dengan masalah statistik sebesar 80,02% denganDi samping itu, hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa kelas yang menggunakan pembelajaran Project Based Learning dengan masalah statistik sebesar 80,02% dengan
STKIP JBSTKIP JB Populasi yang digunakan adalah pelanggan Rawon Sakinah Bangilan yang pernah membeli minimal dua kali untuk konsumsi pribadi dan pernah menu lainnya selainPopulasi yang digunakan adalah pelanggan Rawon Sakinah Bangilan yang pernah membeli minimal dua kali untuk konsumsi pribadi dan pernah menu lainnya selain