Q2LIIQ2LII
JURNAL LANTERA ILMIAH KEPERAWATANJURNAL LANTERA ILMIAH KEPERAWATANDiabetes Melitus adalah penyakit yang disebabkan oleh kurangnya produksi insulin oleh pankreas atau tubuh yang tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan oleh pankreas secara efektif (Maryunani, 2013). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan deskripsi Manajemen Perawatan Luka dalam Perawatan Keperawatan untuk Pasien Diabetes Mellitus dengan Luka Diabetes. Metode penelitian ini adalah jenis penulisan ilmiah menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi masalah perawatan keperawatan pada dua pasien Diabetes Mellitus dengan Luka Diabetes. Perawatan Keperawatan Diabetes Mellitus dengan Luka Diabetes dilakukan pada tanggal 24-28 Agustus 2020. Perawatan Luka dilakukan menggunakan cairan NaCl selama 3 hari pada pagi dan sore hari. Berdasarkan kesimpulan, catatan perkembangan kepada kedua pasien penatalaksanaan perawatan luka pada pasien Diabetes Melitus dengan Luka Diabetes, hasil evaluasi keperawatan Tn. T dan Ny. M masalah nyeri teratasi. Sedangkan masalah kerusakan integritas jaringan pada Tn. T dan Ny. M masalah teratasi sebagian.
Berdasarkan Asuhan Keperawatan yang telah dilakukan pada Tn.T pada tanggal 24-26 Agustus 2020 dan Ny.M pada tanggal 26-28 Agustus 2020 pada kasus Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum di Ruang Penyakit Dalam RSUD Palembang Bari tahun 2020, maka dapat diketahui hal-hal sebagai berikut.M mengalami Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum.T pada betis kaki sebelah kanan dengan luka ke 1 berdiameter lebar 6 cm, panjang 9 cm, kedalaman 3 cm, dan luka ke 2 berdiameter lebar 3 cm, panjang 4 cm, dan kedalaman 4 cm.Luka ganggren stadium 5 dan infeksi stadium 3.M terdapat di jempol kaki kiri dengan berdiameter lebar 2 cm, panjang 5 cm, dan kedalaman 1 cm.Luka tampak kotor dan berwarna hitam, luka ganggren stadium 5 dan infeksi stadium 3.Masalah keperawatan yang sama muncul pada kasus Tn.Nyeri berhubungan dengan Luka Ganggren atau Ulkus Diabetes Melitus, Kerusakan Jaringan Integritas berhubungan dengan Ulkus Diabetes Melitus, dan Resiko Infeksi berhubungan dengan Ulkus Diabetes Melitus.Sedangkan muncul masalah keperawatan yang berbeda pada kasus Tn.Intoleransi Aktivitas berhubungan dengan adanya luka pada kaki, dan Nutrisi Kurang dari kebutuhan Tubuh berhubungan dengan Anoreksia.Untuk mengatasi masalah keperawatan yang muncul tersebut maka disusunlah rencana Asuhan Keperawatan sesuai dengan teori dan kasus yang ditemukan pada Tn.Implementasi keperawatan yang telah dilakukan sesuai dengan Intervensi yang telah disusun dan disesuaikan dengan kondisi Tn.Setelah dilakukan Asuhan Keperawatan selama 3 hari pada Tn.M Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum di Ruang Penyakit Dalam selama 3 hari didapatkan bahwa luka sudah memperlihatkan adanya sedikit perbaikan.Pada kedua pasien luka tampak sedikit kemerahan.Diameter lebar, panjang dan kedalaman mengalami perubahan yang sedikit.Stadium ganggren dan stadium infeksi skala 3.M pada pasien Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum dapat dilaksanakan dan masalah teratasi sebagian.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka pada pasien Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum, seperti faktor usia, malnutrisi, dan kondisi imun. 2. Meneliti efektivitas dan manfaat dari berbagai metode perawatan luka, seperti penggunaan NaCl dan sulfadianizine silver cream, dalam mempercepat proses penyembuhan luka dan mencegah infeksi. 3. Mengembangkan strategi intervensi keperawatan yang komprehensif untuk menangani masalah nyeri, kerusakan integritas jaringan, dan resiko infeksi pada pasien Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum, dengan mempertimbangkan aspek fisik, nutrisi, dan psikologis pasien.
| File size | 417.12 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
JQWHJQWH Kesimpulan: Pengetahuan tidak berhubungan dengan perilaku tes HIV dan ada hubungan antara sikap ibu hamil terhadap pemeriksaan HIV. Pengetahuan tidak berhubunganKesimpulan: Pengetahuan tidak berhubungan dengan perilaku tes HIV dan ada hubungan antara sikap ibu hamil terhadap pemeriksaan HIV. Pengetahuan tidak berhubungan
JQWHJQWH Penyembuhan luka lebih cepat terjadi pada kelompok yang diberikan rebusan daun binahong dibanding kelompok kontrol. Hal ini didukung oleh kandungan fitokimiaPenyembuhan luka lebih cepat terjadi pada kelompok yang diberikan rebusan daun binahong dibanding kelompok kontrol. Hal ini didukung oleh kandungan fitokimia
JQWHJQWH Data dianalisis dengan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai P=0,000, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap tingkat pengetahuanData dianalisis dengan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai P=0,000, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap tingkat pengetahuan
JQWHJQWH Di Desa Belambangan pada tahun 2021 didapatkan 473 wanita usia subur (WUS) dan yang mengalami keputihan sebanyak 37 orang. Mengetahui efektivitas rebusanDi Desa Belambangan pada tahun 2021 didapatkan 473 wanita usia subur (WUS) dan yang mengalami keputihan sebanyak 37 orang. Mengetahui efektivitas rebusan
JQWHJQWH Kecemasan pada kehamilan merupakan reaksi emosional yang terjadi pada ibu hamil terkait dengan kekhawatiran terhadap kesejahteraan diri dan janinnya, keberlangsunganKecemasan pada kehamilan merupakan reaksi emosional yang terjadi pada ibu hamil terkait dengan kekhawatiran terhadap kesejahteraan diri dan janinnya, keberlangsungan
JQWHJQWH Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dan instrumen penelitian menggunakan lembar observasi skala nyeri Bourbanis. Data dianalisis menggunakanTeknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dan instrumen penelitian menggunakan lembar observasi skala nyeri Bourbanis. Data dianalisis menggunakan
JQWHJQWH Penelitian Quasi Eksperimen yang bersifat two group pretest – posttest dengan kelompok intervensi 20 responden dan kelompok non-intervensi 20 responden.Penelitian Quasi Eksperimen yang bersifat two group pretest – posttest dengan kelompok intervensi 20 responden dan kelompok non-intervensi 20 responden.
JQWHJQWH Analisa data menggunakan Uji chi-square serta Kolmogorov Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 18 orang responden (52,9%) mempunyai pengetahuanAnalisa data menggunakan Uji chi-square serta Kolmogorov Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 18 orang responden (52,9%) mempunyai pengetahuan
Useful /
Q2LIIQ2LII Hal ini menunjukkan bahwa akses informasi dari berbagai sumber, termasuk media dan program pemerintah, berperan penting dalam meningkatkan pengetahuanHal ini menunjukkan bahwa akses informasi dari berbagai sumber, termasuk media dan program pemerintah, berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan
IAINSORONGIAINSORONG Sebagai model, Kiai merupakan panutan dalam setiap tingkah-laku dan tindak-tanduknya. Sebagai terapis, Kiai memiliki pengaruh terhadap kepribadian danSebagai model, Kiai merupakan panutan dalam setiap tingkah-laku dan tindak-tanduknya. Sebagai terapis, Kiai memiliki pengaruh terhadap kepribadian dan
UPBUPB Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan rasa percaya diri peserta dalam mengembangkan produk dan layanan yang relevan denganHasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan rasa percaya diri peserta dalam mengembangkan produk dan layanan yang relevan dengan
UPBUPB 000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi ini ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih rendah dibandingkan standar usia sebayanya. Di Kabupaten Mempawah,000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi ini ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih rendah dibandingkan standar usia sebayanya. Di Kabupaten Mempawah,