POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3

JKEPJKEP

Hemodialisa memberikan efek yang negative bagi psikologis dan fisik pasien sehingga selain dapat menyebabkan gangguan hemodinamik, pasien akan cenderung mengalami gangguan tidur. Gangguan tidur yang buruk akan berpengaruh pada kualitas tidur dan proses penyembuhan penyakit. Sebagai seorang perawat, perawat dapat memberikan terapi nonfarmakologi berupa kombinasi terapi relaksasi dan spiritual yaitu terapi spiritual emosional freedom technique (SEFT) dan mendengarakan surah Ar-Rahman. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisa efektifitas kombinasi SEFT dan mendengarkan murottal Al-Quran terhadap kualitas tidur pasien dengan gangguan hemodinamik di ruangan Hemodialisa Rumah Sakit Haji Medan. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan onegroup pre-post. Penelitian dilakukan pada 35 pasien di ruangan hemodialisa yang memiliki gangguan hemodinamik dengan Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Intervensi dilakukan sebanyak 1 kali intervensi selama 1 siklus SEFT dan 30 menit mendengarkan murottal Al Quran surah Ar Rahman dengan menggunakan video animasi dan headset pada pasien setelah SEFT dilakukan. Sebelum dan sesudah intervensi dilakukan pretest dan posttest untuk menilai kualitas tidur pasien dengan menggunakan kuisioner PSQI (Pittsburg Sleep Quality Sleep). Analisa data dengan menggunakan SPSS dengan analisa univariat, Analisa bivariat dengan uji t paired t-test untuk menganalisa efektifitas dari intervensi. Pasien hemodialisa di RS Haji Medan mayoritas berjenis kelamin laki-laki, berusia pada dewasa madya (41-60 Tahun) dengan 21 responden (60,0 %), memiliki suku Batak 17 responden (48,6%), pendidikan terakhir Sarjana sebanyak 20 responden (57,1 %), bekerja sebanyak 20 responden (57.1 %), dan lama hemodialisa >1 Tahun sebanyak 25 responden (71,4%). Kualitas tidur meningkat sebelum dan sesudah intervensi. Berdasarkan uji paired t test diperoleh nilai p value 0,000. Sehingga Kombinasi SEFT dan mendengarkan murottal Al Quran efektif terhadap Kualitas tidur pasien dnegan gangguan hemodinamik di ruangan hemodialisa RS Haji Medan.

Pasien hemodialisa di RS Haji Medan mayoritas berjenis kelamin laki-laki, berusia pada dewasa madya (41-60 Tahun) dengan 21 responden (60,0 %), memiliki suku Batak 17 responden (48,6%), pendidikan terakhir Sarjana sebanyak 20 responden (57,1 %), bekerja sebanyak 20 responden (57.1 %), dan lama hemodialisa >1 Tahun sebanyak 25 responden (71,4%).Kualitas tidur meningkat sebelum dan sesudah intervensi.Berdasarkan uji paired t test diperoleh nilai p value 0,000.Kombinasi SEFT dan mendengarkan murottal Al Quran efektif terhadap peningkatan kualitas tidur pasien hemodialisa RS Haji Medan.

Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas kombinasi SEFT dan murottal Al-Quran pada populasi pasien hemodialisa dengan usia lebih tua atau kondisi penyakit berbeda untuk memastikan generalisasi hasil. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari intervensi ini terhadap kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan. Terakhir, studi lanjutan bisa membandingkan efektivitas kombinasi SEFT dan murottal dengan terapi lain seperti meditasi atau aromaterapi untuk menemukan pendekatan terbaik dalam meningkatkan kualitas tidur pasien hemodialisa.

Read online
File size336.09 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test