IJHPIJHP
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP)International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP)Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah gangguan pernapasan kronis dengan batasan aliran udara yang menetap dan rentan terhadap eksaserbasi akut, di mana kadar eosinofil darah telah diusulkan sebagai penanda inflamasi tipe 2 dan respons terhadap terapi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara karakteristik klinis-demografis pasien dengan eksaserbasi akut PPOK yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Waled dengan kadar eosinofil darah selama periode September 2023–September 2024. Penelitian ini merupakan studi observasional analitis kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilakukan pada 132 pasien rawat inap dengan eksaserbasi PPOK yang memenuhi kriteria inklusi berdasarkan rekam medis, termasuk diagnosis, hasil laboratorium eosinofil darah pertama kali, dan tanpa infeksi cacing aktif. Data dikumpulkan secara retrospektif dari rekam medis dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif univariat dan uji korelasi rangking Spearman dalam SPSS. Hasil menunjukkan bahwa 62,1% pasien adalah laki-laki, 68,9% berusia ≥60 tahun, 75,0% memiliki eosinofil normal (0–300 sel/μL), dan 25,0% memiliki eosinofil meningkat (>300 sel/μL). Uji statistik menemukan asosiasi yang signifikan tetapi lemah antara jenis kelamin laki-laki dan kadar eosinofil darah (p = 0,023, rs = 0,198), sedangkan tidak ditemukan asosiasi yang signifikan antara usia atau riwayat pekerjaan dengan kadar eosinofil. Hasil menunjukkan bahwa di rumah sakit rujukan regional ini, eosinofil meningkat lebih umum pada pasien laki-laki dengan eksaserbasi akut PPOK, sedangkan usia dan pekerjaan tidak menunjukkan asosiasi yang signifikan. Kesimpulan studi ini menekankan kebutuhan akan studi prospektif yang lebih besar untuk mengklarifikasi peran eosinofil sebagai penanda keparahan dan respons terhadap terapi di daerah berpenghasilan rendah-menengah.
Berdasarkan hasil penelitian, hubungan antara karakteristik pasien dengan eksaserbasi akut PPOK yang dirawat dan kadar eosinofil darah menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah laki-laki (62,1%), lansia (68,9%), dan sebagian besar memiliki riwayat kerja sebagai pekerja konstruksi, ibu rumah tangga, dan pekerjaan lain (wiraswasta, pensiunan, dan tidak bekerja).Pada tingkat eosinofil, sebagian besar pasien memiliki kadar eosinofil darah dalam rentang normal (0–300 μL, 75,0%), sedangkan 25,0% mengalami peningkatan eosinofil >300 μL.Analisis bivariat menggunakan uji rangking Spearman menunjukkan hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dan kadar eosinofil darah (p = 0,023, rs = 0,198), meskipun kekuatan korelasi sangat lemah, sedangkan tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara usia dan riwayat pekerjaan dengan kadar eosinofil darah (p = 0,235 dan p = 0,416).Temuan ini sesuai dengan literatur yang menunjukkan bahwa eosinofil darah lebih tinggi pada laki-laki daripada perempuan, dan dapat dipengaruhi oleh paparan rokok, debu, dan polusi udara, tetapi tidak secara konsisten terkait dengan usia atau jenis pekerjaan.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan:. . 1. Penelitian prospektif: Studi prospektif yang lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi dan mengklarifikasi hubungan antara eosinofil darah dan karakteristik pasien dengan eksaserbasi akut PPOK. Penelitian ini dapat dilakukan dengan desain kohort prospektif untuk menilai perubahan eosinofil darah dalam jangka waktu yang lebih lama dan hubungannya dengan eksaserbasi berulang.. . 2. Variabel klinis lebih dalam: Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel klinis yang lebih dalam, seperti indeks keparahan PPOK, riwayat asma, paparan cacing, dan penggunaan terapi ICS/steroid. Variabel-variabel ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang hubungan antara eosinofil darah dan respons terapi pada pasien PPOK.. . 3. Konteks lokal: Penelitian lokal di Rumah Sakit Umum Daerah Waled dapat memberikan data epidemiologis yang lebih akurat untuk konteks Indonesia. Studi ini dapat membentuk dasar untuk mengembangkan intervensi skrining, pendidikan, dan pencegahan pada populasi berisiko tinggi paparan debu dan rokok. Penelitian ini juga dapat membantu dalam mengembangkan protokol manajemen, meningkatkan kualitas layanan, dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengendalikan faktor risiko PPOK dan memantau eosinofil sebagai biomarker inflamasi.
- Caffeine Intoxication: Unregulated, Over-the-Counter Sale of Potentially Deadly Supplements | Cureus.... doi.org/10.7759/cureus.21045Caffeine Intoxication Unregulated Over the Counter Sale of Potentially Deadly Supplements Cureus doi 10 7759 cureus 21045
- Blood eosinophil count in the general population: typical values and potential confounders | European... doi.org/10.1183/13993003.01874-2019Blood eosinophil count in the general population typical values and potential confounders European doi 10 1183 13993003 01874 2019
| File size | 351.93 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JOMPARNDJOMPARND Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat memperbaiki status kesehatan anak dan menjadi model intervensi kesehatan berbasis komunitas di daerah serupa.Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat memperbaiki status kesehatan anak dan menjadi model intervensi kesehatan berbasis komunitas di daerah serupa.
JOMPARNDJOMPARND Kegiatan ini berupa sosialisasi partisipatif dan disambut baik oleh anak-anak serta tokoh masyarakat setempat. Hasilnya, anak-anak berhasil membuat produkKegiatan ini berupa sosialisasi partisipatif dan disambut baik oleh anak-anak serta tokoh masyarakat setempat. Hasilnya, anak-anak berhasil membuat produk
JOMPARNDJOMPARND Oleh karena itu dirasa perlu bagi pelaku UMKM untuk memperoleh tambahan pengetahuan dan pelatihan terkait kewirausahaan dan digital marketing agar lebihOleh karena itu dirasa perlu bagi pelaku UMKM untuk memperoleh tambahan pengetahuan dan pelatihan terkait kewirausahaan dan digital marketing agar lebih
JOMPARNDJOMPARND Peserta dari kegiatan ini ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Peranap Riau sebanyak 18 orang ibu hamil Trimester III dengan kehamilanPeserta dari kegiatan ini ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Peranap Riau sebanyak 18 orang ibu hamil Trimester III dengan kehamilan
JOMPARNDJOMPARND Dalam mengikuti kegiatan abdimas ini warga masyarakat cukup antusias. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil isian kuisioner kepuasan mitra terhadap pelaksanaanDalam mengikuti kegiatan abdimas ini warga masyarakat cukup antusias. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil isian kuisioner kepuasan mitra terhadap pelaksanaan
JOMPARNDJOMPARND Peningkatan penggunaan obat, seperti antibiotik, dapat menyebabkan resistensi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terutamaPeningkatan penggunaan obat, seperti antibiotik, dapat menyebabkan resistensi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama
JOMPARNDJOMPARND Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam membuat CV secara efektif dan praktis melalui website CVCEPAT. Kegiatan sosialisasiKegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam membuat CV secara efektif dan praktis melalui website CVCEPAT. Kegiatan sosialisasi
JOMPARNDJOMPARND Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, memberdayakan pelaku UMKM lokal, dan menciptakan peluang ekonomi baru berbasis potensiKegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, memberdayakan pelaku UMKM lokal, dan menciptakan peluang ekonomi baru berbasis potensi
Useful /
IJHPIJHP Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran digital terintegrasi dan manajemen reputasi online untuk meningkatkan loyalitas pasien dan menanggulangiTemuan ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran digital terintegrasi dan manajemen reputasi online untuk meningkatkan loyalitas pasien dan menanggulangi
E JOURNALLPPMUNSAE JOURNALLPPMUNSA Pengkajian awal menunjukkan gejala sesak napas, batuk berdahak, dan kelemahan yang diamati melalui gerakan dada dan perut saat bernapas. Diagnosa utamaPengkajian awal menunjukkan gejala sesak napas, batuk berdahak, dan kelemahan yang diamati melalui gerakan dada dan perut saat bernapas. Diagnosa utama
JOMPARNDJOMPARND Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan UTD PMI Lampung, pemeriksaan kesehatan calon pendonor, serta sosialisasi pentingnya donor darah dan perilakuMetode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan UTD PMI Lampung, pemeriksaan kesehatan calon pendonor, serta sosialisasi pentingnya donor darah dan perilaku
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Penelitian ini mengisi kesenjangan dalam literatur tentang pendidikan inovatif di Irak dan memberikan gambaran yang berdasarkan bukti tentang pengalamanPenelitian ini mengisi kesenjangan dalam literatur tentang pendidikan inovatif di Irak dan memberikan gambaran yang berdasarkan bukti tentang pengalaman