E JOURNALLPPMUNSAE JOURNALLPPMUNSA
Jurnal Kesehatan SamawaJurnal Kesehatan SamawaAsma merupakan penyakit pernapasan kronis heterogen yang ditandai dengan inflamasi saluran napas serta gejala periodik berupa sesak napas, batuk, dan keterbatasan aliran udara ekspirasi. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada dua pasien asma yang menjalani terapi diaphragmatic breathing di IGD RSUD Sumbawa. Hasil pengkajian awal menunjukkan keluhan sesak napas, batuk berdahak, dan kelemahan pada kedua pasien. Setelah diberikan terapi diaphragmatic breathing sebanyak tiga sesi dalam satu hari, terdapat peningkatan signifikan pada saturasi oksigen (SpO2 meningkat dari 94-95% menjadi 98%) serta penurunan gejala sesak napas dan kelelahan. Evaluasi menunjukkan terapi ini efektif memperkuat otot diafragma, meningkatkan efisiensi paru, menurunkan kerja pernapasan, serta menambah kenyamanan pasien. Kesimpulannya, penerapan terapi diaphragmatic breathing dapat menjadi intervensi non-farmakologis yang bermanfaat dalam meningkatkan saturasi oksigen dan mengurangi gejala pada pasien asma, sehingga direkomendasikan sebagai terapi suportif dalam asuhan keperawatan pasien asma di fasilitas kesehatan.
Berdasarkan hasil studi kasus asuhan keperawatan pada Ny.S dengan penerapan diaphragmatic breathing di ruang IGD RSUD Sumbawa, dapat disimpulkan bahwa teknik ini efektif dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien asma.Pengkajian awal menunjukkan gejala sesak napas, batuk berdahak, dan kelemahan yang diamati melalui gerakan dada dan perut saat bernapas.Diagnosa utama yang ditemukan adalah bersihan jalan napas tidak efektif akibat asma.Intervensi dengan terapi diaphragmatic breathing membantu memperkuat otot diafragma, meningkatkan efisiensi paru, serta mengurangi kerja pernapasan dan kebutuhan oksigen.Implementasi terapi secara bertahap menunjukkan penurunan gejala sesak dan batuk serta peningkatan kenyamanan pasien.Evaluasi pada pertemuan pertama menegaskan bahwa intervensi ini dapat mengurangi nyeri, sesak napas, gangguan tidur, dan tingkat stres, sehingga menjadi terapi suportif yang bermanfaat bagi pasien asma.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak pasien asma dan mengukur efek jangka panjang dari terapi diaphragmatic breathing. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efek terapi ini pada berbagai tingkat keparahan asma dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak terapi diaphragmatic breathing pada kualitas hidup pasien asma, termasuk aspek fisik, emosional, dan sosial. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam pengembangan strategi perawatan asma yang komprehensif dan efektif.
| File size | 219.72 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Terapi ini sudah dikenal oleh terapis maupun tenaga kesehatan namun pada beberapa rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ROM ExerciseTerapi ini sudah dikenal oleh terapis maupun tenaga kesehatan namun pada beberapa rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ROM Exercise
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan 2 kali pertemuan dalam seminggu selama 4 minggu, Ada Perubahan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas melaluiBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan 2 kali pertemuan dalam seminggu selama 4 minggu, Ada Perubahan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas melalui
JURNALBIKESJURNALBIKES Dukungan dan peran positif dari keluarga akan membuat individu dengan skizofrenia mampu melakukan aktualisasi diri secara maksimal, mandiri, dan produktif.Dukungan dan peran positif dari keluarga akan membuat individu dengan skizofrenia mampu melakukan aktualisasi diri secara maksimal, mandiri, dan produktif.
MALAHAYATIMALAHAYATI Penilaian berdasarkan diagnosis holistik secara in-depth interview, observasi dan lembar isian pasien. Pasien An. M, laki-laki, berusia 9 tahun, keluhanPenilaian berdasarkan diagnosis holistik secara in-depth interview, observasi dan lembar isian pasien. Pasien An. M, laki-laki, berusia 9 tahun, keluhan
JURNALBIKESJURNALBIKES Oleh karena itu, penting bagi profesional kesehatan untuk memberikan dukungan psikologis dan intervensi yang mendorong strategi koping adaptif guna meningkatkanOleh karena itu, penting bagi profesional kesehatan untuk memberikan dukungan psikologis dan intervensi yang mendorong strategi koping adaptif guna meningkatkan
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Tidak hanya itu, pasien mengatakan dapat mengalihkan fokus mereka dari suara halusinasi ke suara musik yang didengarnya, apalagi bila pasien mau mengikutiTidak hanya itu, pasien mengatakan dapat mengalihkan fokus mereka dari suara halusinasi ke suara musik yang didengarnya, apalagi bila pasien mau mengikuti
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Ketidakpatuhan diet pada akhirnya dapat memperburuk kondisi pasien dan dapat menimbulkan komplikasi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatifKetidakpatuhan diet pada akhirnya dapat memperburuk kondisi pasien dan dapat menimbulkan komplikasi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif
URECOLURECOL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efek samping kemoterapi pada pasien kanker serviks di Asia Tenggara dengan menggunakan metode literatur review.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efek samping kemoterapi pada pasien kanker serviks di Asia Tenggara dengan menggunakan metode literatur review.
Useful /
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Hasil penelitian ini diperoleh bahwa mayoritas pengetahuan masyarakat baik yaitu sebanyak 126 responden (82,4%) namun mayoritas masyarakat tidak melakukanHasil penelitian ini diperoleh bahwa mayoritas pengetahuan masyarakat baik yaitu sebanyak 126 responden (82,4%) namun mayoritas masyarakat tidak melakukan
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest, dengan populasi 604 pasien diabetes mellitus dan sampel sebanyakPenelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest, dengan populasi 604 pasien diabetes mellitus dan sampel sebanyak
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE APD (P-Value=0,004) dengan hygiene dan sanitasi. Diharapkan kepada karyawan untuk bisa lebih fokus dalam memperhatikan proses produksi roti, dan juga lebihAPD (P-Value=0,004) dengan hygiene dan sanitasi. Diharapkan kepada karyawan untuk bisa lebih fokus dalam memperhatikan proses produksi roti, dan juga lebih
UKWKUKWK Setelah mengetahui situasi dan kondisi persaingan yang semakin ketat antar perusahaan dimana perusahaan tetap menginginkan bagaimana mempertahankan konsumennyaSetelah mengetahui situasi dan kondisi persaingan yang semakin ketat antar perusahaan dimana perusahaan tetap menginginkan bagaimana mempertahankan konsumennya