PRINPRIN
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatNusantara: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatAsma adalah suatu penyakit heterogen ditandai dengan inflamasi kronik saluran napas. Penyakit ini ditegakkan berdasarkan riwayat gejala pernapasan seperti mengi, sesak, rasa berat di dada dan batuk yang bervariasi dalam waktu dan intensitas, disertai keterbatasan aliran udara ekspirasi. Tujuan kegiatan ini adalah mampu memahami tentang penyakit asma dan pemberian inhalasi uap sederhana untuk mengetahui efektifitas bersihan jalan nafas setelah pemberian terapi inhalasi (UAP) pada pasien asma. Pendidikan kesehatan tentang asma dan inhalasi uap sederhana dapat meningkatkan pengetahuan warga desa Kampung Baru untuk berupaya semaksimal mungkin dapat mengobati asma dengan menggunakan obat tradisional. Penyuluhan kesehatan pada warga ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menggunakan obat tradisional secara sederhana.
Pendidikan kesehatan tentang asma dan inhalasi uap sederhana dapat meningkatkan pengetahuan warga desa Kampung Baru untuk berupaya semaksimal mungkin dapat meminimalkan terjadinya asma yang berulang.Penyuluhan kesehatan pada warga ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan inhalasi uap sederhana dalam pencegahan masalah asma.
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat dikembangkan penelitian lanjutan dengan mengevaluasi efektivitas jangka panjang penggunaan inhalasi uap sebagai terapi tambahan untuk mengelola asma. Selanjutnya, penelitian dapat membandingkan efektivitas metode pengobatan tradisional seperti inhalasi uap dengan pengobatan modern dalam mengurangi frekuensi serangan asma. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh program pendidikan kesehatan berbasis komunitas terhadap kesadaran dan perilaku masyarakat dalam mencegah serta mengelola asma secara mandiri. Penelitian ini juga dapat mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pendidikan kesehatan, seperti partisipasi aktif masyarakat dan ketersediaan sumber daya lokal. Dengan demikian, diperlukan inovasi dalam pendekatan pengajaran dan penerapan metode pengobatan yang sesuai dengan konteks budaya dan kebutuhan masyarakat setempat.
| File size | 1.96 MB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
E JOURNALLPPMUNSAE JOURNALLPPMUNSA Evaluasi menunjukkan terapi ini efektif memperkuat otot diafragma, meningkatkan efisiensi paru, menurunkan kerja pernapasan, serta menambah kenyamananEvaluasi menunjukkan terapi ini efektif memperkuat otot diafragma, meningkatkan efisiensi paru, menurunkan kerja pernapasan, serta menambah kenyamanan
STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA Sulawesi Selatan merupakan salah satu dari lima belas propinsi yang ada di Indonsesia dengan jumlah kasus DBD terbanyak selama periode 2008-2017. KasusSulawesi Selatan merupakan salah satu dari lima belas propinsi yang ada di Indonsesia dengan jumlah kasus DBD terbanyak selama periode 2008-2017. Kasus
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Nilai p value penelitian ini menunjukkan nilai p value < α (0,05) yang berarti dapat disimpulkan ada pengaruh edukasi tentang tuberculosis berbasis whatsappNilai p value penelitian ini menunjukkan nilai p value < α (0,05) yang berarti dapat disimpulkan ada pengaruh edukasi tentang tuberculosis berbasis whatsapp
POLTEKMUPOLTEKMU Salah satu faktor risiko yang dapat mempengaruhi masalah kesehatan masyarakat yaitu kebersihan masyarakat dan pola hidup yang kurang sehat. MasyarakatSalah satu faktor risiko yang dapat mempengaruhi masalah kesehatan masyarakat yaitu kebersihan masyarakat dan pola hidup yang kurang sehat. Masyarakat
ITSCIENCEITSCIENCE Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang kanker dapat disimpulkan. Kegiatan berlangsung secara lancar dengan sambutan antusiasmeBerdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang kanker dapat disimpulkan. Kegiatan berlangsung secara lancar dengan sambutan antusiasme
ITSCIENCEITSCIENCE Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengertian sampah, karakteristik sampah, serta pengelolaan dan perencanaan pembuanganKegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengertian sampah, karakteristik sampah, serta pengelolaan dan perencanaan pembuangan
ITSCIENCEITSCIENCE Setelah penentuan lokasi kegiatan, dilakukan penjajakan kesediaan pelaksanaan kegiatan dengan pengiriman surat permohonan pelaksanaan kegiatan pengabdianSetelah penentuan lokasi kegiatan, dilakukan penjajakan kesediaan pelaksanaan kegiatan dengan pengiriman surat permohonan pelaksanaan kegiatan pengabdian
POLTEKKES KEMENKES BENGKULUPOLTEKKES KEMENKES BENGKULU Penatalaksanaan yang tepat diantaranya membuat fungsi paru mendekati nilai normal, mencegah kekambuhan penyakit hingga mencegah kematian. Penelitian menunjukkanPenatalaksanaan yang tepat diantaranya membuat fungsi paru mendekati nilai normal, mencegah kekambuhan penyakit hingga mencegah kematian. Penelitian menunjukkan
Useful /
POLTEKMUPOLTEKMU Petani dapat terpapar oleh pestisida melalui kulit, pernafasan, dan pencernaan. Permasalahan yang dihadapi adalah masih rendahnya pengetahuan petani terhadapPetani dapat terpapar oleh pestisida melalui kulit, pernafasan, dan pencernaan. Permasalahan yang dihadapi adalah masih rendahnya pengetahuan petani terhadap
POLTEKMUPOLTEKMU Hal ini menunjukkan target UHC belum tercapai. Pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan pengetahuan masyarakat pekerja sektor informal tentangHal ini menunjukkan target UHC belum tercapai. Pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan pengetahuan masyarakat pekerja sektor informal tentang
POLTEKKES KEMENKES BENGKULUPOLTEKKES KEMENKES BENGKULU Konsumsi buah pada remaja di daerah rural yang berhubungan signifikan adalah persepsi citra tubuh (p=0,016), sedangkan pada remaja di daerah urban yangKonsumsi buah pada remaja di daerah rural yang berhubungan signifikan adalah persepsi citra tubuh (p=0,016), sedangkan pada remaja di daerah urban yang
POLTEKKES KEMENKES BENGKULUPOLTEKKES KEMENKES BENGKULU Hasil uji statistik bivariat variabel Kepatuhan diet p=0,001 OR=15,343, CI =3,327-67,636, dan variabel kepatuhan minum obat p=0,035, OR=4,038, CI: 1,061-15,370.Hasil uji statistik bivariat variabel Kepatuhan diet p=0,001 OR=15,343, CI =3,327-67,636, dan variabel kepatuhan minum obat p=0,035, OR=4,038, CI: 1,061-15,370.