UnwahasUnwahas

Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikJurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik

Asma adalah kondisi saluran udara pernafasan menyempit, meradang dan menghasilkan lendir berlebih yang dapat berdampak pada kualitas hidup penderita. Pengendalian asma yang suboptimal dikaitkan dengan peningkatan biaya pengobatan dan perawatan serta penurunan kualitas hidup. Penelitian bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pengendalian asma dengan kualitas hidup pasien asma di Rumah Sakit Umum Daerah ST. Studi potong lintang melibatkan 50 penderita asma Rumah Sakit Umum Daerah ST berusia 18-65 tahun. Kuesioner Tes Pengendalian Asma (ACT), dan kualitas hidup asma dewasa (Mini-AQLQ) digunakan. Uji Spearman Rank digunakan untuk menghitung kekuatan asosiasi (CI : 95%). Dari 50 responden yang diteliti, status asma diketegorikan terkendali partial (50%), terkendali total (14%), dan tidak terkendali (36%). Kualitas hidup buruk teramati pada responden dengan asma tidak terpengendalian, sedangkan kualitas hidup baik teramati pada responden asma terkendali sebagian (p <0,001). Ada hubungan antara pengendalian asma dengan kualitas hidup responden (rho = 0,832). Pengobatan yang tepat akan meningkatkan pengendalian asma dan memperbaiki kualitas hidup pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum ST. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi faktor risiko, efek psikologis, dan skrining perilaku pada pasien asma yang tidak terkendali.

Penelitian ini membuktikan bahwa kualitas hidup pasien asma berhubungan dengan tingkat pengendalian penyakit.Pengobatan yang tepat dapat meningkatkan status pengendalian asma dan meningkatkan kualitas hidup pasien yang dirawat di RS Umum ST.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi faktor risiko, efek psikologis, dan skrining perilaku pada pasien asma yang tidak terkontrol.

Penelitian selanjutnya sebaiknya meneliti bagaimana faktor psikososial spesifik seperti stres, kecemasan, dan depresi memengaruhi pengendalian asma pada pasien dewasa di beberapa rumah sakit di berbagai daerah Indonesia, dengan menggunakan pendekatan campuran antara kuesioner standar dan wawancara mendalam untuk mengidentifikasi mekanisme mediasi; selanjutnya, penting untuk mengevaluasi dampak paparan produk pembersih rumah tangga, khususnya penggunaan pemutih dan semprotan pembersih, terhadap kontrol asma dan kualitas hidup, serta menguji apakah intervensi edukasi mengenai praktik pembersihan yang aman dapat meningkatkan kontrol asma pada wanita; terakhir, pengembangan dan pengujian program manajemen diri berbasis aplikasi seluler yang mengintegrasikan pelacakan gejala secara real‑time, pengingat obat, dan umpan balik personalisasi perlu dilakukan dalam uji coba terkontrol secara random untuk menilai efektivitasnya dalam meningkatkan skor ACT dan Mini‑AQLQ.

  1. #analisis kualitatif#analisis kualitatif
  2. #standar pelayanan#standar pelayanan
Read online
File size675.86 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-WU
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test