IAIN LANGSAIAIN LANGSA
Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-UndanganAl-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-UndanganMaqasid al-Shariah sebagai kerangka dasar dari tujuan-tujuan syariah, menawarkan prinsip-prinsip universal yang tetap sangat relevan dalam menghadapi tantangan hukum kontemporer. Artikel ini mengkaji penerapan maqasid al-shariah dalam sistem hukum modern, dengan fokus khusus pada perlindungan hak digital dan privasi—isu yang semakin mendesak di era transformasi digital. Secara khusus, studi ini mengeksplorasi bagaimana tujuan menjaga akal (ḥifẓ al-aql) dan menjaga harta (ḥifẓ al-māl) beririsan dengan regulasi perlindungan data dan privasi di lingkungan digital saat ini. Dengan menggunakan metodologi kualitatif yang berbasis pada studi pustaka dan analisis hukum, artikel ini menemukan bahwa maqasid al-shariah menawarkan kerangka etis yang kokoh, mampu melindungi kepentingan individu maupun kolektif secara seimbang, sembari tetap menjunjung nilai-nilai spiritual dan moral. Studi ini juga menyoroti tantangan dalam mengintegrasikan maqasid al-shariah dengan sistem hukum sekuler, terutama di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi yang pesat. Temuan menunjukkan bahwa memasukkan maqāṣid al-sharīʿah ke dalam regulasi privasi digital dapat menjadi pendekatan strategis untuk membangun sistem hukum yang lebih inklusif, adaptif, dan adil. Oleh karena itu, artikel ini menyimpulkan dengan menekankan pentingnya mengelaborasi implikasi kebijakan dari kerangka ini guna meningkatkan relevansi praktis dan kontribusi akademiknya. Pada akhirnya, maqasid al-shariah terbukti relevan dan aplikatif sebagai fondasi etis dalam menghadapi tantangan hukum di era digital.
Analisis maqāṣid al-sharīʿah dalam kerangka sistem hukum kontemporer menyoroti potensinya yang signifikan untuk berkontribusi pada perlindungan hak-hak digital dan privasi di era modern.Maqāṣid al-sharīʿah menawarkan landasan normatif dan etis yang sangat adaptif terhadap perubahan teknologi dan masyarakat, selaras dengan perhatian utama dunia digital saat ini, khususnya seputar perlindungan data, martabat daring, kepemilikan intelektual, dan akses informasi.Integrasi maqāṣid al-sharīʿah ke dalam kerangka hukum kontemporer dapat memberikan dimensi etika tambahan, memastikan bahwa hukum tidak hanya efisien dan dapat ditegakkan, tetapi juga sadar secara moral dan bermanfaat secara sosial.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa area utama untuk memperdalam pemahaman dan penerapan Maqāṣid al-Sharīʿah dalam konteks hak digital. Pertama, studi komparatif mendalam antara prinsip-prinsip Maqāṣid al-Sharīʿah dan kerangka hukum perlindungan data internasional, seperti GDPR, dapat mengidentifikasi titik temu dan perbedaan, serta potensi harmonisasi. Kedua, penelitian empiris diperlukan untuk mengkaji efektivitas implementasi kebijakan dan regulasi yang terinspirasi oleh Maqāṣid al-Sharīʿah dalam melindungi privasi dan hak digital di negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim. Ketiga, eksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana prinsip-prinsip Maqāṣid al-Sharīʿah dapat diadaptasi untuk mengatur teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI) dan blockchain, dengan mempertimbangkan isu-isu seperti bias algoritmik dan anonimitas data, akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kerangka etika digital yang inklusif dan berkelanjutan.
- Framing an Islamic Vision of Intellectual Property: Maqasid - Based Approach | UMRAN - Journal of Islamic... jurnalumran.utm.my/index.php/umran/article/view/220Framing an Islamic Vision of Intellectual Property Maqasid Based Approach UMRAN Journal of Islamic jurnalumran utm my index php umran article view 220
- The Concept of Structural Legal Aid in Combating Corruption from the Maqashid Shariah Perspective | Hidayat... doi.org/10.33650/at-turas.v11i1.7616The Concept of Structural Legal Aid in Combating Corruption from the Maqashid Shariah Perspective Hidayat doi 10 33650 at turas v11i1 7616
- The Maqasid Al Shariah and the Sustainability Paradigm: Literature Review and Proposed Mutual Framework... doi.org/10.26710/jafee.v5i2.854The Maqasid Al Shariah and the Sustainability Paradigm Literature Review and Proposed Mutual Framework doi 10 26710 jafee v5i2 854
| File size | 410.11 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UVAYABJMUVAYABJM Namun, dalam kerangka ekonomi Islam, tolok ukur keberhasilan bisnis mencakup dimensi spiritual dan sosial, yang terwujud dalam konsep keberkahan. ArtikelNamun, dalam kerangka ekonomi Islam, tolok ukur keberhasilan bisnis mencakup dimensi spiritual dan sosial, yang terwujud dalam konsep keberkahan. Artikel
STIE TDNSTIE TDN Dengan rata-rata tingkat pengungkapan kedua indikator tersebut sebesar 87,5%, penelitian menyarankan agar BSI terus memperkuat kualitas dan kelengkapanDengan rata-rata tingkat pengungkapan kedua indikator tersebut sebesar 87,5%, penelitian menyarankan agar BSI terus memperkuat kualitas dan kelengkapan
STAI MUSADDADIYAHSTAI MUSADDADIYAH Berdasarkan uji T yang telah dilakukan menunjukan bahwa variabel aksesibilitas Bank Emok memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel minat masyarakatBerdasarkan uji T yang telah dilakukan menunjukan bahwa variabel aksesibilitas Bank Emok memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel minat masyarakat
STAI MUSADDADIYAHSTAI MUSADDADIYAH Negara wajib menjamin kemudahan beribadah, kesejahteraan, dan kebutuhan pokok rakyat. Bantuan Sosial Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan upayaNegara wajib menjamin kemudahan beribadah, kesejahteraan, dan kebutuhan pokok rakyat. Bantuan Sosial Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan upaya
STAI MUSADDADIYAHSTAI MUSADDADIYAH Sementara ini berlangsung, akan sulit untuk menerima pernyataan ini jika yang dimaksud adalah tujuan, nilai, dan pengaturan sistem produksi. Yusuf QardhawiSementara ini berlangsung, akan sulit untuk menerima pernyataan ini jika yang dimaksud adalah tujuan, nilai, dan pengaturan sistem produksi. Yusuf Qardhawi
UnwahasUnwahas Dari 50 responden yang diteliti, status asma diketegorikan terkendali partial (50%), terkendali total (14%), dan tidak terkendali (36%). Kualitas hidupDari 50 responden yang diteliti, status asma diketegorikan terkendali partial (50%), terkendali total (14%), dan tidak terkendali (36%). Kualitas hidup
IAISYAICHONAIAISYAICHONA Dengan demikian, tradisi merantau dapat dipahami sebagai model ekonomi moral berbasis komunitas yang sejalan dengan cita-cita ekonomi Islam menumbuhkanDengan demikian, tradisi merantau dapat dipahami sebagai model ekonomi moral berbasis komunitas yang sejalan dengan cita-cita ekonomi Islam menumbuhkan
POLITEKNIKACEHPOLITEKNIKACEH Akuntabilitas Keuangan juga berpengaruh secara signifikan terhadap Pengelolaan Dana DPRK Banda Aceh. Lebih lanjut, Transparansi Anggaran dan AkuntabilitasAkuntabilitas Keuangan juga berpengaruh secara signifikan terhadap Pengelolaan Dana DPRK Banda Aceh. Lebih lanjut, Transparansi Anggaran dan Akuntabilitas
Useful /
UVAYABJMUVAYABJM Peneliti menetapkan fokus penelitian, memilih informan sebagai sumber data, menilai kualitas data, melakukan analilis data, memahami dan menafsirkan data,Peneliti menetapkan fokus penelitian, memilih informan sebagai sumber data, menilai kualitas data, melakukan analilis data, memahami dan menafsirkan data,
UVAYABJMUVAYABJM Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penulis mengkaji dinamika ketenagakerjaan dalam sektor pendidikan, khususnya menyangkut kesejahteraan dan kepastianMelalui pendekatan deskriptif kualitatif, penulis mengkaji dinamika ketenagakerjaan dalam sektor pendidikan, khususnya menyangkut kesejahteraan dan kepastian
UVAYABJMUVAYABJM Sebuah pembaruan yang ideal dapat terjadi apabila terdapat faktor-faktor pendukung yang melatarbelakangi suatu pembaruan. Pembaruan kurikulum memilikiSebuah pembaruan yang ideal dapat terjadi apabila terdapat faktor-faktor pendukung yang melatarbelakangi suatu pembaruan. Pembaruan kurikulum memiliki
LAPANLAPAN Tindakan Indonesia untuk mengintersepsi pesawat tersebut sebelum melepaskannya kembali menjadi subjek penelitian menarik dalam hukum udara, karena isuTindakan Indonesia untuk mengintersepsi pesawat tersebut sebelum melepaskannya kembali menjadi subjek penelitian menarik dalam hukum udara, karena isu