MAHARDIKAMAHARDIKA
Jurnal Kesehatan MahardikaJurnal Kesehatan MahardikaHipertensi adalah penyebab kematian dan kecacatan pertama di dunia. Orang dengan hipertensi mengalami berbagai gejala, tidak hanya gejala fisiologis tetapi juga gangguan psikologis. Salah satu gangguan yang sering terjadi adalah ansietas. Pasien berpikir penyakit ini sebagai ancaman kematian. Intervensi untuk mengatasi ansietas adalah terapi hipnosis lima jari yang dapat memberikan ketenangan sehingga dapat menurunkan ansietas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan hipnosis lima jari terhadap penderita ansietas. Metode yang digunakan adalah study kasus. Responden yang diambil berjumlah 2 orang ditentukan berdasarkan karakteristik tertentu. Intervensi ini dilakukan 1 kali dalam sehari selama tiga hari perawatan dan satu hari evaluasi. Hasilnya, kedua responden mengalami penurunan kecemasan dari skor 21 menjadi 4 dan dari skor 26 menjadi 14 berdasarkan skala HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi hipnosis lima jari dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien yang mengalami hipertensi.
Penurunan tingkat kecemasan yang muncul setelah dilakukannya tindakan hipnosis lima jari setelah tiga hari.Y, tingkat ansietas dengan skor 21 termasuk dalam tingkat ansietas sedang.Setelah dilakukan penerapan terapi hipnosis lima jari selama tiga hari, didapatkan hasil Ny.Y mengalami perubahan tingkat ansietas, yaitu mengalami penurunan skor menjadi 4 yang berarti tidak terdapat kecemasan.E, sebelum dilakukan prosedur hipnosis lima jari, didapatkan hasil tingkat ansietas 26 termasuk dalam tingkat ansietas sedang.Setelah dilakukan penerapan hipnosis lima jari selama tiga hari berturut-turut, didapatkan penurunan pada Ny.E dengan hasil skor 14 yang berarti tingkat kecemasan ringan.Hal ini selaras dengan penelitian Syakuri (2019) bahwa terjadi penurunan grade hipertensi dan penurunan tingkat ansietas setelah dilakukan terapi hipnosis lima jari.Penelitian ini sejalan juga dengan penelitian yang dilakukan setelah dilakukan terapi hipnosis lima jari pada 22 responden, didapatkan hasil terjadi penurunan kecemasan.Didukung oleh teori (Triyo, 2014) pasien yang mengalami kecemasan dapat diatasi dengan terapi hipnosis lima jari.Menurut Aisyah (2019) teknik hipnosis lima jari dapat menurunkan kecemasan, ini merupakan teknik menghipnosis diri sendiri.Diperkuat dengan pendapat Inayati and Aini (2023) hipnosis lima jari bertujuan untuk pemograman diri sendiri, menghilangkan ansietas dengan melibatkan saram parasimpatis yang akan menurunkan kerja jantung.Dapat penulis simpulkan bahwa terapi hipnosis lima jari berpengaruh dalam penurunan hipertensi dan tingkat kecemasan pasien.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan terapi hipnosis lima jari dengan menambahkan teknik-teknik relaksasi lainnya untuk meningkatkan efektivitas penurunan ansietas pada pasien hipertensi. 2. Melakukan penelitian dengan sampel yang lebih besar dan beragam untuk menguji efektivitas terapi hipnosis lima jari dalam menurunkan ansietas pada pasien hipertensi di berbagai wilayah. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas terapi hipnosis lima jari, seperti karakteristik pasien, tingkat ansietas awal, dan faktor-faktor psikologis lainnya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam memahami dan mengatasi ansietas pada pasien hipertensi, serta mengembangkan terapi non-farmakologis yang efektif.
- Efektivitas Terapi Hinosis Lima Jari Terhadap Ansietas Klien Hipertensi Di Puskesmas Rawasari Kota Jambi... ji.unbari.ac.id/index.php/ilmiah/article/view/678Efektivitas Terapi Hinosis Lima Jari Terhadap Ansietas Klien Hipertensi Di Puskesmas Rawasari Kota Jambi ji unbari ac index php ilmiah article view 678
- KORELASI LAMA MENDERITA HIPERTENSI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PENDERITA HIPERTENSI | Suciana | Jurnal Keperawatan... jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/595KORELASI LAMA MENDERITA HIPERTENSI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PENDERITA HIPERTENSI Suciana Jurnal Keperawatan jurnal stikescendekiautamakudus ac index php stikes article view 595
- Application Of Five Finger Hypnosis To Anxiety In Hypertension Patients In The Cikoneng Health Center... journal.mahardika.ac.id/index.php/jkm/article/view/164Application Of Five Finger Hypnosis To Anxiety In Hypertension Patients In The Cikoneng Health Center journal mahardika ac index php jkm article view 164
| File size | 215.64 KB |
| Pages | 6 |
| Short Link | https://juris.id/p-3kf |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Potensi kejadian interaksi obat tertinggi adalah pada tingkat keparahan ringan, yaitu interaksi antara metilprednisolon dan salbutamol yang diberikan kepadaPotensi kejadian interaksi obat tertinggi adalah pada tingkat keparahan ringan, yaitu interaksi antara metilprednisolon dan salbutamol yang diberikan kepada
STIKKUSTIKKU 150 calon jemaah haji dan sampel 101 orang yang diambil secara proportional random sampling. Analisis data meliputi univariat, bivariat (Chi-square), dan150 calon jemaah haji dan sampel 101 orang yang diambil secara proportional random sampling. Analisis data meliputi univariat, bivariat (Chi-square), dan
SPPSPP Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif, menggunakan kuesioner pengetahuan dan observasi praktik pembuatan makananMetode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif, menggunakan kuesioner pengetahuan dan observasi praktik pembuatan makanan
SPPSPP Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas Buerger Allen Exercise dalam menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus diPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas Buerger Allen Exercise dalam menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di
SPPSPP Langkah-langkah kegiatan dimulai dari survei masalah, kegiatan, dan evaluasi. Media yang digunakan dalam kegiatan ini adalah LCD, proyektor, dan soundLangkah-langkah kegiatan dimulai dari survei masalah, kegiatan, dan evaluasi. Media yang digunakan dalam kegiatan ini adalah LCD, proyektor, dan sound
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK Stroke merupakan penyakit yang memiliki ketergantungan tinggi dalam perawatan. Keselamatan pasien stroke adalah komponen penting yang digunakan untuk menilaiStroke merupakan penyakit yang memiliki ketergantungan tinggi dalam perawatan. Keselamatan pasien stroke adalah komponen penting yang digunakan untuk menilai
ITSCIENCEITSCIENCE Hal ini terjadi karena pankreas berhenti memproduksi hormon insulin (diabetes tipe 1), atau melalui kombinasi pankreas yang mengalami penurunan kemampuanHal ini terjadi karena pankreas berhenti memproduksi hormon insulin (diabetes tipe 1), atau melalui kombinasi pankreas yang mengalami penurunan kemampuan
UNIVMEDUNIVMED Uji chi-square juga digunakan untuk menilai perbedaan tertile CK dengan status hipertensi. HASIL Jumlah subjek dengan tertil tinggi lebih besar secaraUji chi-square juga digunakan untuk menilai perbedaan tertile CK dengan status hipertensi. HASIL Jumlah subjek dengan tertil tinggi lebih besar secara
Useful /
STIKKUSTIKKU Kemnakertrans Indonesia 2021 menyatakan bahwa 27,8% faktor kecelakaan kerja disebabkan faktor kelelahan. BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat 2022 angka kecelakaanKemnakertrans Indonesia 2021 menyatakan bahwa 27,8% faktor kecelakaan kerja disebabkan faktor kelelahan. BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat 2022 angka kecelakaan
UMJ PremiumUMJ Premium Mentoring telah efektif meningkatkan pemberdayaan mitra dalam manajemen pemasaran digital dan komunikasi bisnis. Program pemberdayaan yang dilakukan olehMentoring telah efektif meningkatkan pemberdayaan mitra dalam manajemen pemasaran digital dan komunikasi bisnis. Program pemberdayaan yang dilakukan oleh
UMJ PremiumUMJ Premium Metode kualitatif digunakan dengan wawancara dan observasi. Hasil menunjukkan delapan strategi komunikasi budaya: (1) penggunaan bahasa daerah, (2) kerjaMetode kualitatif digunakan dengan wawancara dan observasi. Hasil menunjukkan delapan strategi komunikasi budaya: (1) penggunaan bahasa daerah, (2) kerja
STIEPANCASETIASTIEPANCASETIA Responsivitas penyidik berpengaruh signifikan baik terhadap penanganan perkara maupun kualitas pelayanan, menunjukkan bahwa respons cepat dan tepat meningkatkanResponsivitas penyidik berpengaruh signifikan baik terhadap penanganan perkara maupun kualitas pelayanan, menunjukkan bahwa respons cepat dan tepat meningkatkan