STIEPANCASETIASTIEPANCASETIA

KINDAIKINDAI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh: Kompetensi Penyidik dan Responsivitas terhadap Kualitas Pelayanan melalui Penanganan Perkara sebagai variabel intervening. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kausalitas kuantitatif, dengan Populasi penyidik pada Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan sebanyak 120 orang dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling, dan jumlah sampel sebanyak 64 orang penyidik yang menangani perkara. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan partial least square menggunakan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kompetensi Penyidik berpengaruh signifikan terhadap Penanganan Perkara; Responsivitas Penyidik berpengaruh signifikan terhadap Penanganan Perkara; Kompetensi Penyidik tidak berpengaruh terhadap Kualitas Pelayanan; Responsivitas Penyidik berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Pelayanan; Penanganan Perkara tidak berpengaruh terhadap Kualitas Pelayanan; Penanganan perkara tidak memediasi pengaruh Kompetensi Penyidik terhadap Kualitas Pelayanan dan Penanganan perkara tidak memediasi pengaruh Responsivitas Penyidik terhadap Kualitas Pelayanan.

Kompetensi penyidik berpengaruh signifikan terhadap penanganan perkara, sehingga peningkatan kompetensi dapat memperbaiki proses investigasi.Responsivitas penyidik berpengaruh signifikan baik terhadap penanganan perkara maupun kualitas pelayanan, menunjukkan bahwa respons cepat dan tepat meningkatkan kepuasan publik.Penanganan perkara tidak memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pelayanan dan tidak berperan sebagai variabel mediasi antara kompetensi atau responsivitas penyidik dengan kualitas pelayanan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana ketersediaan sumber daya manusia dan teknologi informasi di Direktorat Reserse Kriminal Umum memengaruhi kualitas pelayanan publik, dengan menjawab pertanyaan: apakah peningkatan staffing dan sistem digital mempercepat penyelesaian kasus? Selanjutnya, penting untuk menyelidiki dampak program pelatihan berkelanjutan serta sertifikasi khusus bagi penyidik terhadap peningkatan kompetensi dan responsivitas, sehingga dapat diketahui apakah pendidikan berkelanjutan meningkatkan efektivitas penanganan perkara. Akhirnya, penelitian dapat meneliti efektivitas sistem insentif atau penghargaan bagi penyidik berprestasi dalam memperbaiki motivasi kerja dan kecepatan penanganan kasus, dengan mengevaluasi apakah reward berbasis kinerja menurunkan tingkat keluhan masyarakat. Semua penelitian ini disarankan menggunakan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif dan melibatkan responden masyarakat sebagai penerima layanan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.

  1. #pemanfaatan teknologi#pemanfaatan teknologi
  2. #pengaruh kompetensi#pengaruh kompetensi
Read online
File size525.05 KB
Pages23
Short Linkhttps://juris.id/p-17M
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test