STIK SAMSTIK SAM

Prosiding Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan SamarindaProsiding Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Rumah sakit merupakan unit layanan kesehatan bagi masyarakat, salah satu bagian pentingnya adalah Instalasi Farmasi yang bertanggung jawab atas proses pengelolaan obat. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menentukan sistem pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat IV Samarinda dan menilai kecocokannya dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72 Tahun 2016. Hasil temuan menunjukkan bahwa belum sepenuhnya efektif, dengan persentase perencanaan 50 %, pengadaan 75 %, penyimpanan 86 %, pendistribusian 100 %, dan pengendalian 100 % belum sesuai standar.

Meskipun sebagian besar tahap masih berfungsi secara dasar, namun masih terdapat ketidaksesuaian dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72 Tahun 2016, terutama pada perencanaan.Perbaikan pada sistem perencanaan, pengadaan, penyimpanan, dan pengendalian diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan obat.

Untuk meningkatkan pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat IV Samarinda, perlu dipertimbangkan penelitian lebih lanjut mengenai penerapan sistem perencanaan berbasis data real-time, sehingga dapat mengurangi ketidaksesuaian lead time dan memperbaiki persentase pemenuhan perencanaan. Selanjutnya, studi eksperimental dapat dilakukan guna menguji efektivitas sistem manajemen inventori kombinasi metode ABC dan EOQ dalam mengoptimalkan persediaan obat sehingga mengurangi kekurangan, kelebihan, maupun stok expired. Terakhir, kajian kebijakan mendalam tentang mekanisme pengendalian dan pemusnahan obat dapat membantu merancang prosedur yang lebih standar dan sistematis, termasuk pelatihan periodik bagi staf farmasi untuk memperkuat praktik pengendalian kualitas dan keamanan pasien.

Read online
File size61.36 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test