STIK SAMSTIK SAM

Prosiding Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan SamarindaProsiding Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat dan mengevaluasi ketepatan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Loa Bakung Samarinda. Penelitian menggunakan metode deskriptif non-eksperimental dengan data retrospektif dari data resep pasien yang didiagnosis hipertensi. Sampel penelitian adalah pasien yang memiliki penyakit hipertensi dan menggunakan obat antihipertensi. Data kemudian dibandingkan dengan standar referensi JNC VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh pasien perempuan (51,33%), diikuti oleh laki-laki (48,66%). Karakteristik pasien berdasarkan usia menunjukkan bahwa mayoritas pasien berusia 61-70 tahun (42,78%). Penyakit lain yang paling banyak dialami oleh pasien adalah diabetes mellitus (33,8%). Penggunaan obat monoterapi antihipertensi yang paling banyak diresepkan adalah amlodipin (96,25%), diikuti oleh lisinopril (0,53%). Kombinasi antihipertensi yang digunakan adalah amlodipin dan candesartan (2,67%), serta captopril dan lisinopril (0,53%). Evaluasi penggunaan obat antihipertensi menunjukkan bahwa semua pasien (100%) tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat (99,46%), dan tepat dosis (100%).

Gambaran penggunaan obat antihipertensi monoterapi pada pasien hipertensi di Puskesmas Loa Bakung Samarinda menunjukkan bahwa terapi amlodipin digunakan pada 180 pasien (96,25%), sedangkan lisinopril digunakan pada 1 pasien (0,53%).Penggunanaan obat antihipertensi kombinasi terapi amlodipin dan candesartan digunakan pada 5 pasien (2,67%), serta kombinasi captopril dan lisinopril digunakan pada 1 pasien (0,53%).Penggunaan obat antihipertensi di Puskesmas Loa Bakung Samarinda pada periode Januari - Februari 2021 menunjukkan bahwa semua pasien (100%) tepat pasien, tepat indikasi (100%), tepat obat (99,46%), dan tepat dosis (100%).

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada evaluasi rasionalitas penggunaan obat antihipertensi. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode prospektif dan melibatkan wawancara dengan dokter dan pasien untuk menggali informasi mengenai kualitas pengobatan yang diberikan kepada pasien. Selain itu, penelitian juga dapat mengoptimalkan evaluasi dengan menggunakan metode pengumpulan data yang lebih komprehensif, seperti wawancara langsung dengan pasien dan dokter, serta analisis data yang lebih mendalam. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi pasien hipertensi.

Read online
File size75.51 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test