STT KADESISTT KADESI

Jurnal Teologi (JUTEOLOG)Jurnal Teologi (JUTEOLOG)

Di era digital, perkembangan gadget telah berdampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan umat manusia. Gadget juga memberi dampak negatif pada kehidupan rohani orang percaya, terutama di kalangan jemaat Gen-Z GKII Pintu Elok Nanga Pinoh Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus untuk menggambarkan secara sistematis dan faktual mengenai dampak positif dan negatif gadget terhadap spiritualitas jemaat Gen-Z berdasarkan Kolose 2:6–8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget berdampak secara positif untuk kegiatan rohani Gen-Z, serta dampak negatif bagi kehidupan akademis, moral, sosial dan rohani Gen-Z. Peneliti juga menemukan pendeta (Gembala Sidang) dan Badan Pengurus Jemaat (BPJ), guru dan orang tua perlu memiliki pemahaman dan strategi pelayanan rohani yang menyasar kebutuhan serta pergumulan rohani Gen-Z di era digital.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa gadget dapat menjadi alat yang mendukung pertumbuhan rohani jika digunakan dengan bijaksana.Gadget memungkinkan jemaat untuk tetap terhubung dengan firman Tuhan dan sesama umat percaya, bahkan ketika tidak dapat hadir secara fisik di gereja.Oleh karena itu, dengan pemanfaatan yang bijak, gadget dapat memperkuat iman dan mendekatkan individu kepada Tuhan.Pemimpin gereja, guru, dan orang tua perlu membantu generasi muda menghindari dampak negatif penggunaan gadget yang berlebihan, serta berkontribusi pada gereja lokal dan masyarakat Kristen dalam menghadapi era digital secara bijaksana.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai strategi pelayanan yang efektif untuk membimbing Gen-Z dalam menggunakan gadget secara bijak dan bertanggung jawab, dengan mempertimbangkan konteks budaya dan sosial yang spesifik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model disipulasi digital yang relevan bagi Gen-Z, yang menggabungkan penggunaan teknologi dengan praktik-praktik spiritual tradisional. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari penggunaan gadget terhadap perkembangan iman dan karakter spiritual Gen-Z, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat melindungi mereka dari pengaruh negatif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi gereja dan keluarga dalam membimbing Gen-Z untuk menjadi generasi yang beriman, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan bijaksana. Dengan demikian, gereja dapat terus relevan dan efektif dalam mewartakan Injil kepada generasi muda di era digital.

  1. Teologi Misi Bagi Gerakan Misi dan Komunikasi Kristen Pasca Pandemi Covid-19 | Jurnal Teologi Kontekstual... journal.sttsimpson.ac.id/index.php/JTKI/article/view/377Teologi Misi Bagi Gerakan Misi dan Komunikasi Kristen Pasca Pandemi Covid 19 Jurnal Teologi Kontekstual journal sttsimpson ac index php JTKI article view 377
  2. Youth key persons’ digital discipleship process during the pandemic and post-pandemic era | Darmawan... doi.org/10.4102/hts.v80i1.9673Youth key personsAo digital discipleship process during the pandemic and post pandemic era Darmawan doi 10 4102 hts v80i1 9673
Read online
File size661.22 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test