SARIPEDIATRISARIPEDIATRI

Sari PediatriSari Pediatri

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara usia 6 bulan sampai 12 tahun. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan metode potong lintang (cross-sectional) menggunakan data sekunder dari studi South East Asian Nutrition Surveys II (SEANUTS II). Subjek penelitian adalah anak usia 6 bulan sampai 12 tahun di 46 kabupaten dari 34 provinsi Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status nutrisi tidak normal dan gangguan tidur ditemukan cukup tinggi, tetapi tidak ditemukan hubungan statistik yang signifikan antara usia 6 bulan sampai 12 tahun.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi hubungan antara gangguan tidur dengan kategori status nutrisi tertentu yang lebih spesifik menggunakan sampel yang lebih merata.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami lebih dalam faktor-faktor budaya dan sosial yang memengaruhi pola tidur dan kebiasaan makan anak Indonesia. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan kausal antara status nutrisi pada masa kanak-kanak dini dengan gangguan tidur di kemudian hari. Ketiga, penelitian intervensi yang menggabungkan edukasi gizi dan peningkatan kebiasaan tidur yang sehat dapat dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas tidur dan status nutrisi anak Indonesia. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi status nutrisi dan gangguan tidur, serta pengembangan intervensi yang tepat sasaran, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan tumbuh kembang anak Indonesia secara optimal.

  1. JMIR Formative Research - Gender Differences in Adolescent Sleep Disturbance and Treatment Response to... doi.org/10.2196/22498JMIR Formative Research Gender Differences in Adolescent Sleep Disturbance and Treatment Response to doi 10 2196 22498
Read online
File size160.81 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test