STIK SAMSTIK SAM

Prosiding Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan SamarindaProsiding Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Penelitian ini membandingkan biaya terapi antihipertensi antara candesartan dan amlodipin pada pasien hipertensi rawat jalan di RS “X Kota Samarinda tahun 2020. Metode analisis farmakoekonomi yang digunakan adalah Cost Minimization Analysis (CMA) dengan perhitungan rata‑rata biaya obat, biaya lain, biaya administrasi, biaya pemeriksaan spesialis, dan biaya pelayanan poliklinik. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata‑rata total biaya terapi bagi pasien yang menggunakan amlodipin sebesar Rp 190.008, sedangkan bagi pasien yang menggunakan candesartan sebesar Rp 221.940. Perbedaan ini signifikan secara statistik (p < 0,05) menunjukkan bahwa amlodipin memiliki biaya paling minimal dibandingkan candesartan.

Berbasis pada analisis Cost Minimization, amlodipin terbukti memiliki biaya terapinya yang paling rendah dibandingkan candesartan pada pasien hipertensi rawat jalan di RS “X Kota Samarinda.

1. Studi longitudinal untuk menilai dampak biaya jangka panjang dan kepatuhan obat pengobatan hipertensi dengan amlodipin dan candesartan di berbagai daerah. 2. Uji intervensi acak yang memadukan gaya hidup sehat dan perbandingan biaya dengan dua drug ini untuk menilai pengaruh kombinasi terapi pada hasil kesehatan pasien. 3. Analisis perspektif pasien mengenai persepsi nilai dan kepuasan terhadap kebijakan subsidi obat antihipertensi yang berbeda guna memandu keputusan kebijakan publik.

Read online
File size88.56 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test