ITSKESICMEITSKESICME
Jurnal KeperawatanJurnal KeperawatanMahasiswa keperawatan tingkat akhir menghadapi berbagai tantangan dalam proses penyelesaian tugas akhir yang berpotensi berdampak pada self-efficacy atau keyakinan diri individu dalam menyelesaikan skripsi. Beberapa faktor yang berkaitan dengan self-efficacy dalam menyelesaikan skripsi mahasiswa di antaranya adalah dukungan sosial dan dukungan spiritual. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis korelasi dukungan sosial dan dukungan spiritual dengan self-efficacy mahasiswa dalam mengerjakan skripsi di ITKes Wiyata Husada Samarinda. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional terhadap 80 responden yang dipilih menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner dukungan sosial, Daily Spiritual Experience Scale (DSES), dan kuesioner self-efficacy. Analisis data menggunakan uji Pearson Correlation dan Spearman Rank. Hasil menunjukkan nilai korelasi (r) antara dukungan sosial dengan self-efficacy sebesar 0,413 (korelasi sedang), dan antara dukungan spiritual dengan self-efficacy sebesar 0,323 (korelasi lemah), dengan nilai p < 0,05 pada kedua hubungan.
Terdapat hubungan positif dan signifikan antara dukungan sosial dan dukungan spiritual dengan self-efficacy mahasiswa dalam mengerjakan skripsi, meskipun kekuatan korelasi dukungan spiritual tergolong lemah.Semakin tinggi dukungan sosial dan spiritual yang diterima mahasiswa, semakin tinggi pula tingkat self-efficacy-nya.Namun, self-efficacy juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti pengalaman akademik, kemampuan koping, kondisi psikologis, dan partisipasi dalam kegiatan keagamaan.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh program bimbingan akademik berbasis peer support terhadap peningkatan self-efficacy mahasiswa keperawatan selama mengerjakan skripsi, untuk melihat apakah bentuk dukungan sosial yang terstruktur lebih efektif dibandingkan dukungan spontan. Kedua, penting untuk mengkaji peran frekuensi dan jenis praktik spiritual pribadi—seperti doa harian atau refleksi agama—terhadap ketahanan mental dan keyakinan diri mahasiswa, guna memahami lebih dalam mekanisme dukungan spiritual yang tidak bergantung pada keikutsertaan dalam kegiatan formal. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang kombinasi antara stres akademik, strategi koping, dan dukungan sosial-spiritual dalam memprediksi self-efficacy, sehingga dapat terbentuk model komprehensif yang menjelaskan interaksi berbagai faktor psikososial dalam konteks penyelesaian skripsi di kalangan mahasiswa keperawatan.
| File size | 309.69 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNRIUNRI Ketiga aktor ini tidak memiliki pola komunikasi yang baik bahkan komunikasi antara pemerintah dan swasta terputus. Hal ini sangat berdampak pada data PMIKetiga aktor ini tidak memiliki pola komunikasi yang baik bahkan komunikasi antara pemerintah dan swasta terputus. Hal ini sangat berdampak pada data PMI
ITEKES BALIITEKES BALI Hal ini disebabkan karena remaja laki-laki dalam pola perilaku cenderung berani melakukan perilaku yang beresiko seperti terlibat dalam kekerasan dan kriminalitas.Hal ini disebabkan karena remaja laki-laki dalam pola perilaku cenderung berani melakukan perilaku yang beresiko seperti terlibat dalam kekerasan dan kriminalitas.
ITEKES BALIITEKES BALI Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional menggunakan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan metode ConvinienceMetode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional menggunakan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan metode Convinience
ITEKES BALIITEKES BALI Hasil penelitian dengan menggunakan uji Spearman Rank didapatkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan tentang afasia dengan stres keluargaHasil penelitian dengan menggunakan uji Spearman Rank didapatkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan tentang afasia dengan stres keluarga
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelatif yang menggunakan pendekatan desain cross sectional. Populasi target dalamPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelatif yang menggunakan pendekatan desain cross sectional. Populasi target dalam
ITEKES BALIITEKES BALI Latar Belakang: Menurut data Indonesian Society for Special Needs Education (ISSE), terdapat lebih dari 2,6 juta anak berkebutuhan khusus usia sekolahLatar Belakang: Menurut data Indonesian Society for Special Needs Education (ISSE), terdapat lebih dari 2,6 juta anak berkebutuhan khusus usia sekolah
ITEKES BALIITEKES BALI Latar Belakang: Anak autis merupakan salah satu kelompok dalam kelompok anak dengan berkebutuhan khusus yaitu anak kurang mampu mengorganisasi sesuatu,Latar Belakang: Anak autis merupakan salah satu kelompok dalam kelompok anak dengan berkebutuhan khusus yaitu anak kurang mampu mengorganisasi sesuatu,
ITEKES BALIITEKES BALI Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Randomized Controlled Trial (RCT). Kelompok A mendapat TAP blok bilateral dengan levobupivacaineMetode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Randomized Controlled Trial (RCT). Kelompok A mendapat TAP blok bilateral dengan levobupivacaine
Useful /
UNRIUNRI Fenomena distrust terhadap manusia yang dipicu trauma, kekhawatiran privasi, dan pengalaman penilaian sosial mendorong preferensi curhat ke platform AIFenomena distrust terhadap manusia yang dipicu trauma, kekhawatiran privasi, dan pengalaman penilaian sosial mendorong preferensi curhat ke platform AI
UNRIUNRI Pendidikan inklusif di Kota Yogyakarta merupakan bagian integral dari upaya pemerintah dalam mewujudkan hak pendidikan yang setara bagi semua anak, termasukPendidikan inklusif di Kota Yogyakarta merupakan bagian integral dari upaya pemerintah dalam mewujudkan hak pendidikan yang setara bagi semua anak, termasuk
ITEKES BALIITEKES BALI Namun, domain tindakan dalam penggunaan kondom dan alat menoreh kulit masih rendah atau berada dalam kategori kurang. Sementara itu, domain pengetahuanNamun, domain tindakan dalam penggunaan kondom dan alat menoreh kulit masih rendah atau berada dalam kategori kurang. Sementara itu, domain pengetahuan
ITEKES BALIITEKES BALI Data dianalsis dengan menggunakan Rank Spearman. Mayoritas responden mempunyai tingkat pengetahuan yang tinggi dan tingkat motivasi baby spa yang tinggi.Data dianalsis dengan menggunakan Rank Spearman. Mayoritas responden mempunyai tingkat pengetahuan yang tinggi dan tingkat motivasi baby spa yang tinggi.