UNTAG SMDUNTAG SMD

MOTIVASI JURNAL MAHASISWA PSIKOLOGIMOTIVASI JURNAL MAHASISWA PSIKOLOGI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan loyalitas terhadap intensi turnover karyawan. Data diperoleh dari buku, jurnal, media elektronik, dan wawancara. Penelitian dilakukan terhadap 80 karyawan PT. Eramart Group Samarinda, Kalimantan Timur, menggunakan teknik probability sampling dan kuesioner. Analisis data menggunakan teknik regresi dengan program SPSS 16 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dapat diterima. Kompensasi berpengaruh negatif terhadap intensi turnover (r = -0,568), yang berarti semakin tinggi kompensasi, semakin rendah intensi turnover. Loyalitas juga berpengaruh negatif terhadap intensi turnover (r = -0,345), yang berarti semakin tinggi loyalitas, semakin rendah intensi turnover. Kombinasi kompensasi dan loyalitas berpengaruh negatif terhadap intensi turnover (r = -0,463), yang berarti semakin tinggi kompensasi dan loyalitas, semakin rendah intensi turnover. Kontribusi efektif penelitian ini terhadap kompensasi dan loyalitas terhadap intensi turnover karyawan di PT. Eramart Group Samarinda adalah 46,3%.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh negatif antara kompensasi dan loyalitas terhadap intensi turnover karyawan di PT.Semakin tinggi kompensasi yang diberikan, semakin rendah intensi turnover karyawan.Selain itu, semakin tinggi loyalitas karyawan, semakin rendah pula intensi turnover mereka.Secara bersama-sama, kompensasi dan loyalitas memiliki pengaruh negatif yang cukup kuat terhadap intensi turnover.

Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan perlu memperhatikan tidak hanya kompensasi finansial, tetapi juga kompensasi non-finansial seperti menciptakan suasana kerja yang harmonis dan nyaman. Karyawan juga perlu meningkatkan kepuasan kerja dengan menciptakan lingkungan yang positif dan menjaga kebersihan tempat kerja. Penelitian selanjutnya dapat menggali variabel lain yang mempengaruhi intensi turnover, mengingat kompensasi dan loyalitas hanya menjelaskan 46,3% dari varians tersebut. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengaruh budaya perusahaan, kepemimpinan, atau keseimbangan kerja-hidup terhadap intensi turnover karyawan. Selain itu, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak responden dari berbagai tingkatan jabatan untuk meningkatkan validitas hasil penelitian. Terakhir, penelitian dapat dilakukan secara longitudinal untuk mengamati perubahan intensi turnover karyawan dari waktu ke waktu dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya secara dinamis.

Read online
File size156.48 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test