UNTAG SMDUNTAG SMD

JMA: JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSIJMA: JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan laporan keuangan UMKM Yoga Shop di Kelurahan Air Putih Samarinda dengan ketentuan SAK ETAP, khususnya dalam hal pengakuan dan pengukuran laporan keuangan dalam bentuk neraca dan laporan laba rugi. Pengujian kebenaran hipotesis menggunakan metode analisis komparatif untuk menguji pengakuan dan pengukuran laporan keuangan neraca dan laporan laba rugi yang disiapkan UMKM Yoga Shop di Kelurahan Air Putih Samarinda sesuai dengan SAK ETAP. Secara keseluruhan, analisis dan diskusi dapat disimpulkan bahwa pengakuan dan pengukuran dalam laporan keuangan pada UMKM Shop Yoga di kelurahan Air Putih Samarinda tidak sesuai dengan ketentuan SAK ETAP karena entitas tidak mengakui pos-pos aset tetap dalam penyajian neraca yang tidak mengakui akumulasi beban penyusutan dalam penyajian laporan laba rugi, serta pengukuran aset yang diukur berdasarkan biaya perolehan yang tidak dapat mengukur beban penyusutan aset tetap setiap tahun.

Berdasarkan analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pengakuan dalam penyajian neraca UMKM Toko Yoga di Kelurahan Air Putih Samarinda belum sesuai dengan penyajian neraca menurut SAK ETAP karena adanya perbedaan pengakuan aktiva.Pengukuran dalam penyajian laporan keuangan UMKM belum sesuai dengan standar pengukuran menurut SAK ETAP, khususnya pada aset tetap yang belum dilakukan pengukuran dengan baik.Penyajian yang kurang lengkap pada Laporan Neraca dan Laporan Laba Rugi UMKM Toko Yoga di Kelurahan Air Putih Samarinda harus diperbaiki agar dapat mempermudah pelaku bisnis dalam mengakui dan mengukur aset, kewajiban, penghasilan dan beban usahanya.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar UMKM meningkatkan pemahaman dan penerapan standar akuntansi keuangan (SAK ETAP) dalam penyusunan laporan keuangan, khususnya terkait pengakuan dan pengukuran aset tetap. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh penerapan SAK ETAP terhadap kinerja keuangan UMKM, dengan fokus pada analisis komparatif sebelum dan sesudah penerapan standar tersebut. Terakhir, penelitian dapat mengkaji efektivitas pelatihan akuntansi bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan mereka, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut, sehingga dapat dirumuskan strategi yang tepat untuk mengatasi tantangan tersebut dan mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia.

Read online
File size240.97 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test