UNUPASURUANUNUPASURUAN

Center of Education Journal (CEJou)Center of Education Journal (CEJou)

Kegiatan outbound merupakan salah satu metode inovatif untuk meningkatkan kompetensi calon guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), khususnya dalam aspek keterampilan motorik, kerja sama, dan kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landscape kompetensi 100 calon guru PJOK di STKIP PGRI Sumenep melalui pelaksanaan kegiatan outbound di Bumi Perkemahan Bedengan, Batu. Kegiatan dilaksanakan dalam kondisi lingkungan yang dinamis, termasuk hujan yang menambah tantangan fisik dan mental peserta. Outbound ini dirancang menggunakan permainan berbasis budaya lokal, yaitu Karapan Pesapean Challenge, untuk mengintegrasikan nilai budaya dalam pembelajaran. Metode penelitian melibatkan observasi, wawancara, dan evaluasi langsung terhadap pelaksanaan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan outbound secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik, komunikasi efektif, dan kemampuan kerja sama peserta. Selain itu, integrasi elemen budaya lokal memberikan pengalaman pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan calon guru, serta mendorong kreativitas mereka dalam mengembangkan modul ajar berbasis permainan tradisional. Penelitian ini merekomendasikan kegiatan outbound berbasis budaya sebagai bagian integral dari kurikulum untuk membekali calon guru PJOK dengan kompetensi yang holistik, relevan, dan berbasis nilai-nilai lokal. Implementasi kegiatan serupa diharapkan dapat memperkuat karakter dan keterampilan guru masa depan yang sesuai dengan kebutuhan generasi Z.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan outbound berbasis permainan tradisional, seperti Karapan Pesapean Challenge, memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan kompetensi calon guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di STKIP PGRI Sumenep.Desain kegiatan yang mengintegrasikan elemen kebudayaan lokal terbukti efektif dalam tidak hanya meningkatkan keterampilan motorik peserta, tetapi juga memperkuat kerja sama tim dan kemampuan kepemimpinan.Pengalaman dalam kondisi alam yang dinamis, seperti cuaca hujan, menambah dimensi tantangan yang berharga bagi ketahanan fisik dan mental peserta.Penelitian ini menyoroti perlunya pengembangan modul pembelajaran berbasis permainan tradisional untuk memperkaya pengetahuan calon guru tentang pembelajaran berbasis budaya, yang diharapkan dapat menawarkan pendekatan inovatif dalam pendidikan PJOK.

1. Mengembangkan modul pembelajaran berbasis permainan tradisional lokal seperti Karapan Pesapean untuk meningkatkan keterampilan motorik, kerja sama, dan pemahaman budaya calon guru PJOK. 2. Menerapkan kegiatan outbound secara rutin dalam program pendidikan calon guru sebagai sarana pembelajaran kontekstual yang memadukan aspek fisik, sosial, dan budaya. 3. Meneliti dampak jangka panjang penggunaan pendekatan budaya lokal dalam pembelajaran PJOK terhadap perkembangan karakter dan kompetensi guru di berbagai konteks pendidikan.

  1. Increased competency of registered dietitian nutritionists in physical examination skills after simulation-based... doi.org/10.3352/JEEHP.2020.17.40Increased competency of registered dietitian nutritionists in physical examination skills after simulation based doi 10 3352 JEEHP 2020 17 40
Read online
File size281.25 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test