UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi KeislamanIntelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi KeislamanPendidikan lingkungan di Madrasah Aliyah selama ini lebih banyak menekankan aspek pengetahuan ekologis, sementara integrasi nilai-nilai teologis Islam sebagai dasar pembentukan kesadaran dan tanggung jawab lingkungan siswa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses internalisasi nilai-nilai ekoteologi melalui kegiatan kokurikuler dalam membentuk eco-civic culture siswa pada konteks Madrasah Aliyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di MAN 2 Kota Kediri. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan pimpinan madrasah, guru, pembina kokurikuler, dan siswa. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan tiga proses yang saling berkaitan, yaitu: (1) internalisasi nilai-nilai ekoteologi menjadi fondasi kesadaran ekologis siswa melalui pengintegrasian konsep khalifah, amanah, mizan, dan islah dalam budaya madrasah; (2) eco-civic culture dibentuk melalui partisipasi aktif dan tanggung jawab kolektif siswa dalam kegiatan pelestarian lingkungan; dan (3) habituasi serta keteladanan warga madrasah memperkuat transformasi nilai ekoteologi menjadi perilaku ekologis yang berkelanjutan. Temuan ini memperkaya kajian pendidikan lingkungan Islam dengan menunjukkan peran sinergis nilai keagamaan, kegiatan kokurikuler, dan budaya sekolah dalam membentuk kewargaan ekologis siswa.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan eco-civic culture di Madrasah Aliyah merupakan hasil dari proses internalisasi nilai-nilai ekoteologi yang berlangsung melalui kegiatan kokurikuler, diperkuat oleh partisipasi dan tanggung jawab kolektif, serta dikokohkan melalui habituasi dan keteladanan warga madrasah.Temuan empiris mengungkap bahwa nilai-nilai Islam, seperti khalifah, amanah, mizan, dan islah, tidak hanya dipahami sebagai ajaran normatif, tetapi diimplementasikan dalam berbagai aktivitas keseharian sehingga membentuk kesadaran ekologis dan perilaku peduli lingkungan siswa.Hal tersebut menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan di madrasah akan lebih bermakna apabila nilai-nilai keagamaan diintegrasikan dengan pengalaman belajar, pembiasaan, dan partisipasi aktif dalam kehidupan sekolah.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: . . 1. Mengembangkan model pendidikan lingkungan berbasis kokurikuler yang mengintegrasikan nilai-nilai ekoteologi dan budaya sekolah dalam membentuk eco-civic culture. Model ini dapat diterapkan di berbagai madrasah dan lembaga pendidikan Islam untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku ramah lingkungan siswa.. . 2. Melakukan penelitian komparatif atau longitudinal untuk mengkaji implementasi nilai-nilai ekoteologi dalam berbagai konteks madrasah atau lembaga pendidikan lainnya. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan eco-civic culture.. . 3. Meneliti dampak jangka panjang dari internalisasi nilai-nilai ekoteologi terhadap perubahan perilaku ekologis siswa. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode mixed methods untuk mengkaji hubungan antara nilai-nilai keagamaan, pengalaman partisipatif, dan perilaku ramah lingkungan siswa dalam jangka waktu yang lebih lama.
- Membentuk Kewarganegaraan Ekologis melalui Pendidikan Lingkungan berbasis Kegiatan Masyarakat | Jurnal... doi.org/10.21009/plpb.v24i01.31844Membentuk Kewarganegaraan Ekologis melalui Pendidikan Lingkungan berbasis Kegiatan Masyarakat Jurnal doi 10 21009 plpb v24i01 31844
- Ekologi dan Hadits: Analisis tentang Peran Manusia sebagai Khalifah di Bumi | Zenodo. ekologi hadits... zenodo.org/records/15427257Ekologi dan Hadits Analisis tentang Peran Manusia sebagai Khalifah di Bumi Zenodo ekologi hadits zenodo records 15427257
- Pengembangan Karakter Kewarganegaraan di Lingkungan Pendidikan | Collaborative: Journal of Community... naluriedukasi.com/index.php/cjcs/article/view/310Pengembangan Karakter Kewarganegaraan di Lingkungan Pendidikan Collaborative Journal of Community naluriedukasi index php cjcs article view 310
- Internalisasi Nilai Ekoteologi Berbasis Kokurikuler dalam Membentuk Eco-civic Cultur e Siswa Madrasah... ejournal.uit-lirboyo.ac.id/index.php/intelektual/article/view/9534Internalisasi Nilai Ekoteologi Berbasis Kokurikuler dalam Membentuk Eco civic Cultur e Siswa Madrasah ejournal uit lirboyo ac index php intelektual article view 9534
| File size | 690.28 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
UNWAHAUNWAHA Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan digital siswa, ditandai dengan kemampuan mereka membuat dokumen sederhana, mengaturHasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan digital siswa, ditandai dengan kemampuan mereka membuat dokumen sederhana, mengatur
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Hasil kegiatan menunjukkan siswa mampu memahami konsep dasar website dan menghasilkan website sederhana yang fungsional serta kreatif. Wix dinilai efektifHasil kegiatan menunjukkan siswa mampu memahami konsep dasar website dan menghasilkan website sederhana yang fungsional serta kreatif. Wix dinilai efektif
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Jika dilihat dari setiap indikator, kemampuan berpikir kreatif masih rendah pada indikator orisinalitas dan elaborasi. Hal ini dibuktikan dengan hasilJika dilihat dari setiap indikator, kemampuan berpikir kreatif masih rendah pada indikator orisinalitas dan elaborasi. Hal ini dibuktikan dengan hasil
UNWAHAUNWAHA Disimpulkan bahwa pengenalan konsep teknologi dengan pendekatan yang menyenangkan dan aplikatif sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda yang tidakDisimpulkan bahwa pengenalan konsep teknologi dengan pendekatan yang menyenangkan dan aplikatif sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak
STAINUPASTAINUPA Kesimpulannya perencanaan manajemen sarana dan prasarana pendidikan SMP Negri 4 Donorojo satap dalam meningkatkan minat belajar siswa mata pelajaran TIKKesimpulannya perencanaan manajemen sarana dan prasarana pendidikan SMP Negri 4 Donorojo satap dalam meningkatkan minat belajar siswa mata pelajaran TIK
UNPAKUNPAK Artinya, 59% siswa mahir membaca dan 41% siswa mendapat predikat semenjana dan medioker. Perlu adanya kerjasama dengan pendidikan formal/sekolah dasarArtinya, 59% siswa mahir membaca dan 41% siswa mendapat predikat semenjana dan medioker. Perlu adanya kerjasama dengan pendidikan formal/sekolah dasar
IAIHPANCORIAIHPANCOR Guru pendamping siswa kegiatan pelatihan juga sangat antusias dengan kegiatan ini dan berharap secara bertahap kemauan siswa untuk menghasilkan produk-produkGuru pendamping siswa kegiatan pelatihan juga sangat antusias dengan kegiatan ini dan berharap secara bertahap kemauan siswa untuk menghasilkan produk-produk
STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA Setelah mengikuti program ini, siswa dapat mengenal dan lancar membaca dan berhitung. Selain kelebihan program bimbingan belajar pada keterampilan membacaSetelah mengikuti program ini, siswa dapat mengenal dan lancar membaca dan berhitung. Selain kelebihan program bimbingan belajar pada keterampilan membaca
Useful /
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Penelitian ini mengidentifikasi strategi yang digunakan guru PAI untuk memperkuat Profil Pelajar Pancasila serta mengkaji hubungannya dengan pengembanganPenelitian ini mengidentifikasi strategi yang digunakan guru PAI untuk memperkuat Profil Pelajar Pancasila serta mengkaji hubungannya dengan pengembangan
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Penelitian ini mengkaji representasi, produksi, dan perdebatan seputar pesantren dalam ekosistem media digital, khususnya TikTok, YouTube, dan Instagram.Penelitian ini mengkaji representasi, produksi, dan perdebatan seputar pesantren dalam ekosistem media digital, khususnya TikTok, YouTube, dan Instagram.
IAIHPANCORIAIHPANCOR Mahasiswa juga dapat berperan aktif untuk menungankan ide dan kreatifitas mahasiswa itu sendiri dalam proses pembuatan konten itu sendiri yang mana ituMahasiswa juga dapat berperan aktif untuk menungankan ide dan kreatifitas mahasiswa itu sendiri dalam proses pembuatan konten itu sendiri yang mana itu
IAIHPANCORIAIHPANCOR Pada tahapan terakhir adalah lampiran yang berisikan lembar kerja siswa. Pada pengembangan modul ajar kurikulum merdeka terdapat beberapa strategi yangPada tahapan terakhir adalah lampiran yang berisikan lembar kerja siswa. Pada pengembangan modul ajar kurikulum merdeka terdapat beberapa strategi yang