UNYUNY

Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya DiscourseSungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya Discourse

Penelitian ini mengkaji bagaimana mahasiswa seni rupa Universitas Negeri Yogyakarta berinteraksi dengan masyarakat melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) di Desa Beji, Gunungkidul. Dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap empat mahasiswa. Hasil menunjukkan mahasiswa mampu menyesuaikan strategi pembelajaran seni dengan struktur sosial-budaya lokal melalui komunikasi informal, media kontekstual, dan pelibatan masyarakat lintas generasi dalam proses kreatif. Selain meningkatkan keterampilan teknis dan pedagogis, pengalaman ini memperluas kesadaran kultural mahasiswa serta mengubah peran mereka menjadi fasilitator seni. Proses menjembatani dunia akademik dengan realitas sosial sekaligus mengangkat identitas budaya lokal melalui praktik seni kolaboratif. Temuan merekomendasikan penguatan kurikulum berbasis komunitas dan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan dampak sosial pendidikan seni yang berkelanjutan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan seni rupa berbasis komunitas memberi kontribusi nyata dalam membangun keterlibatan mahasiswa seni rupa Universitas Negeri Yogyakarta dengan masyarakat.Mahasiswa menunjukkan kemampuan adaptif dalam menyesuaikan metode pembelajaran dengan struktur sosial dan budaya lokal masyarakat Desa Beji, Gunungkidul.Penyesuaian ini mencakup penggunaan komunikasi informal, penjadwalan yang sensitif terhadap ritme sosial desa, serta penggunaan media dan simbol visual yang relevan secara lokal.Temuan ini juga menegaskan bahwa keterlibatan langsung dalam seni komunitas memperdalam pemahaman mahasiswa tentang identitas budaya lokal.Melalui pengalaman interaktif dan reflektif, mahasiswa mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam praktik seni mereka dan mengembangkan sensitivitas budaya yang penting dalam peran mereka sebagai calon pendidik atau seniman berbasis masyarakat.Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya integrasi kurikulum yang lebih terbuka terhadap pembelajaran berbasis komunitas di pendidikan tinggi seni rupa.Dosen dan institusi pendidikan diharapkan mendorong model pembelajaran kontekstual yang partisipatif dan relevan dengan dinamika sosial.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang strategi adaptasi mahasiswa dalam menyesuaikan metode pembelajaran seni dengan konteks sosial-budaya lokal. Bagaimana mahasiswa dapat mengembangkan pendekatan yang sensitif dan efektif dalam berinteraksi dengan masyarakat, serta bagaimana mereka dapat menyesuaikan metode pembelajaran seni dengan struktur sosial dan budaya lokal. Kedua, penelitian dapat fokus pada model pelibatan komunitas dalam proyek seni. Bagaimana mahasiswa dapat melibatkan masyarakat lintas generasi dalam proses kreatif, dan bagaimana pengalaman ini dapat meningkatkan keterampilan teknis, pedagogis, dan kesadaran kultural mahasiswa. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi transformasi peran mahasiswa sebagai fasilitator seni yang berakar pada budaya lokal. Bagaimana mahasiswa dapat menjadi mediator budaya yang menjembatani identitas lokal dengan ekspresi seni kontemporer, dan bagaimana mereka dapat menggunakan seni sebagai sarana pemberdayaan, transformasi sosial, dan pelestarian identitas budaya.

  1. Masalah dan alternatif solusi penerapan Kurikulum Merdeka pada konsentrasi keahlian Seni Patung SMK Negeri... journal.uny.ac.id/index.php/sungging/article/view/66063Masalah dan alternatif solusi penerapan Kurikulum Merdeka pada konsentrasi keahlian Seni Patung SMK Negeri journal uny ac index php sungging article view 66063
  2. Manajemen Pembelajaran Seni Rupa Berbasis Kearifan Lokal dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Kelas VII di... doi.org/10.31764/telaah.v8i1.13368Manajemen Pembelajaran Seni Rupa Berbasis Kearifan Lokal dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Kelas VII di doi 10 31764 telaah v8i1 13368
  3. Analysis of the effectiveness of asset-based community development in Beiji Village, Yogyakarta | Sungging:... doi.org/10.21831/sungging.v3i2.77427Analysis of the effectiveness of asset based community development in Beiji Village Yogyakarta Sungging doi 10 21831 sungging v3i2 77427
  4. Pendidikan, Seni, dan Budaya: Entitas Lokal dalam Peradaban Manusia Masa Kini | Virtuoso: Jurnal Pengkajian... journal.unesa.ac.id/index.php/Virtuoso/article/view/14530Pendidikan Seni dan Budaya Entitas Lokal dalam Peradaban Manusia Masa Kini Virtuoso Jurnal Pengkajian journal unesa ac index php Virtuoso article view 14530
Read online
File size607.25 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test