UNYUNY

Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya DiscourseSungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya Discourse

Desain karakter menjadi bagian penting dalam video game, tidak hanya membutuhkan pemahaman desain namun juga pemahaman tentang sumber inspirasi, terutama jika bertujuan mempromosikan budaya tradisional seperti topeng Malangan. Tapel Saga mencoba menginterpretasikan aspek esoteris dari topeng Malangan dan urban legend ke dalam format mobile game. Representasi nilai kebudayaan tradisi ini dapat divisualkan dalam desain karakter dengan memperhatikan prinsip perancangan desain karakter dan selera target audience yaitu generasi muda. Kajian pustaka tentang topeng Malangan dan urban legend Malang tidak terlalu banyak, oleh karenanya data tentang topeng Malangan sebagian besar diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan praktisi maupun pemerhati yang ada di wilayah Malang khususnya Jabung. Karakter dalam mobile game diciptakan dengan menggunakan metode perancangan desain karakter yang memperhatikan prinsip desain seperti pemanfaatan bentuk dasar, karakteristik target audience, serta sumber inspirasi yaitu budaya tradisi. Pengembangan desain karakter mobile game Tapel Saga menjadi bentuk aktualisasi budaya tradisi yang dapat menjadi referensi kreatifitas visual dalam memperluas ide untuk perkembangan industri video game Indonesia yang saat ini sedang mengalami pertumbuhan signifikan.

The Malangan Masks possess philosophical value and contribute to character education, remaining relevant today by fostering a desire for learning, courage, and perseverance.The esoteric aspects of Malangan masks can be harnessed to generate ideas for media design that appeals to younger generations, such as mobile games.If these moral and spiritual values are well-packaged, the younger generation will be more inclined to appreciate and engage with local culture, which is equally fascinating as foreign cultures.The mobile game Tapel Saga attempts to introduce Malangan masks, mainly through its character designs.The esoteric aspects of Malangan masks are well-suited to be combined with urban legends and mystical elements in Javanese beliefs to develop the storyline and gameplay mechanics of Tapel Saga.The character design of the Malangan masks is crafted by adhering to design principles and incorporating cultural elements from Malangan masks and the Panji stories.These elements are not presented in raw form but are modernised to appeal to the young target audience.This approach aims to attract the younger generation to take pride in their local culture and inspire those looking to develop this topic further.In Tapel Saga, Inu, the main character, represents Panji Inu Kertapati, an essential figure in the Panji stories.Elements of Panji Inu Kertapati, such as the mask, colours, and the Wijaya Kusuma flower, are embedded in Inus character design symbols.The enemies Inu faces on his journey toward self-realisation are inspired by urban legends from Malang, such as genderuwo and kuntilanak, and are designed with modern elements.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan elemen budaya tradisional lainnya dalam desain game mobile untuk memperkuat identitas lokal. Penelitian juga bisa mempelajari dampak game seperti Tapel Saga terhadap kesadaran generasi muda tentang kebudayaan tradisional. Selain itu, studi tentang perbandingan antara topeng Malangan dengan tradisi serupa di daerah lain dapat memberikan wawasan baru tentang variasi dan evolusi seni masker di Indonesia. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan teknologi desain karakter yang lebih interaktif untuk meningkatkan pengalaman pemain. Selain itu, mempelajari preferensi audiens global terhadap cerita lokal bisa membantu ekspansi industri game Indonesia ke pasar internasional. Penelitian tentang hubungan antara mitos dan kepercayaan masyarakat modern juga relevan untuk memperkaya narasi game. Selanjutnya, studi tentang efektivitas pendekatan kreatif dalam mempromosikan budaya tradisional melalui media digital bisa menjadi arah penelitian yang menarik. Penelitian juga bisa menggabungkan seni visual tradisional dengan teknologi augmented reality untuk pengalaman imersif yang lebih dalam. Selain itu, mempelajari dinamika hubungan antara karakter dalam game dan nilai-nilai moral tradisional bisa memberikan perspektif baru dalam pendidikan budaya. Akhirnya, penelitian tentang pengaruh game berbasis budaya terhadap kebangkitan industri kreatif lokal dapat memberikan dasar untuk kebijakan dan inisiatif pengembangan industri.

  1. Wayang Topeng Malangan: Sebuah Kajian Historis Sosiologis | KAMAL | Resital: Jurnal Seni Pertunjukan.... journal.isi.ac.id/index.php/resital/article/view/450Wayang Topeng Malangan Sebuah Kajian Historis Sosiologis KAMAL Resital Jurnal Seni Pertunjukan journal isi ac index php resital article view 450
  2. Cerita Panji Antara Sejarah, Mitos, dan Legenda | Mudra Jurnal Seni Budaya. panji sejarah mitos legenda... jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/mudra/article/view/1585Cerita Panji Antara Sejarah Mitos dan Legenda Mudra Jurnal Seni Budaya panji sejarah mitos legenda jurnal isi dps ac index php mudra article view 1585
  3. Cerita Panji, Memory of The World, dan Pembelajaran Vocabulary di Perguruan Tinggi | Setiyono | Jurnal... Doi.Org/10.37729/Jpse.V6i1.6497Cerita Panji Memory of The World dan Pembelajaran Vocabulary di Perguruan Tinggi Setiyono Jurnal Doi Org 10 37729 Jpse V6i1 6497
Read online
File size571.4 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test