UNYUNY
Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya DiscourseSungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya DiscoursePenelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan proses kreatif karya ilustrasi digital Dessy Rachma; 2) mendeskripsikan perjalanan kesenimanan Dessy Rachma; dan 3) mendeskripsikan strategi pemasaran karya Dessy Rachma. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif untuk menjabarkan secara mendetail hasil penelitian sehingga hasil akhir dari penelitian ini merupakan sebuah analisis dan pembahasan hasil penelitian berdasarkan beberapa teori kesenian. Pengumpulan sumber data dilakukan dengan teknik triangulasi yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan member check (pengecekan data penilitian kepada pemberi data). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses kreatif Dessy Rachma dalam berkarya menggunakan media dan teknik digital serta karakteristik karya yang ditonjolkan adalah tentang feminisme dengan penggunaan warna-warna neon seperti dalam gaya cyber art; 2) perjalanan kesenimanan Dessy Rachma dimulai sejak di perguruan tinggi, dilanjutkan hingga studi lanjut S-2, dan kini sudah banyak memasarkan karya-karya digitalnya di pasar crypto art; 3) strategi pemasaran karya dilakukan dengan memasarkan karyanya di sebuah platfrom crypto art bernama Teia.art yang tidak hanya dijadikan media pemasaran, namun juga wadah pengarsipan karya dan media meningkatkan personal branding-nya.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik tiga kesimpulan utama mengenai karya ilustrasi digital Dessy Rachma.Pertama, dalam hal karya seni, Dessy Rachma berfokus pada tema feminisme dan eksplorasi kekuatan perempuan dalam tiga karyanya, yaitu Behave Your Anger, The Spear, dan YOU Jessy Jeanne.Ia menggambarkan perempuan cerdas dengan gaya dan kekuatan unik, menggunakan alat digital seperti iPad, kamera, dan aplikasi Procreate.Teknik digital yang digunakan meliputi layering untuk pengeditan terpisah dan efek khusus seperti glitch, penggelapan, flare, dan kilatan cahaya.Analisis formal mengungkapkan perhatian yang teliti terhadap detail, proporsi yang baik, dan warna neon, menciptakan gaya visual cyber art.Ia juga menggunakan garis bebas dan simbol visual seperti bunga, kupu-kupu, dan makeup tebal untuk menyampaikan pesan feminis dan keindahan fantastis.Karya-karya Dessy Rachma dapat dilihat sebagai representasi objek alami.Kedua, dari perspektif perjalanan seni, Dessy Rachma telah aktif menciptakan seni sejak masa kuliahnya.Selama studinya, ia mulai membangun branding sebagai seniman yang berpikir kritis dan kreatif, berfokus pada karya-karya yang menonjolkan tema feminisme, fantasi, dan teknologi.Ia memulai branding-nya dengan mengunggah karyanya di platform media sosial.Karier seninya semakin berkembang, meraih berbagai penghargaan, termasuk kesempatan untuk berkolaborasi dengan perancang busana terkenal Mel Ahyar.Selain itu, setelah memasuki pasar crypto art, Dessy Rachma dinominasikan dalam buku *100 WOMXN Artists To Follow in NFT Space* untuk tahun 2021-2022.Terakhir, mengenai strategi pemasaran, crypto art telah memainkan peran penting secara finansial bagi Dessy Rachma dan dalam pengembangan kariernya sebagai seniman digital.Secara finansial, platform ini memberikan peluang untuk mencapai harga karya seni yang tinggi dan memperoleh pendapatan bersih yang lebih besar karena tidak ada biaya untuk framing, packing, dan pengiriman seperti pada karya seni tradisional.Selain itu, karya-karya Dessy Rachma mendapatkan pengakuan tambahan melalui sistem royalti yang diterapkan dalam crypto art.Mengenai perlindungan karya seni, crypto art adalah media arsip yang aman untuk karya-karyanya, melindungi dari kerusakan fisik dan plagiarisme karena semua karyanya adalah digital dan ditokenisasi.Selain itu, mengenai karier seni, kehadiran Dessy Rachma di pasar crypto art telah meningkatkan branding-nya sebagai seniman digital, tercermin dalam peningkatan pengikut di Twitter dan Instagram setelah keterlibatannya di platform tersebut.
Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan berdasarkan judul, abstrak, dan kesimpulan artikel adalah:. . 1. Menganalisis lebih lanjut dampak crypto art pada perkembangan seni di Indonesia, khususnya dalam hal inovasi dan transformasi seni digital. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana crypto art menjadi katalisator untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekosistem seni di Indonesia, serta bagaimana seniman Indonesia dapat memanfaatkan platform crypto art untuk memasarkan karya-karya mereka secara efektif.. . 2. Meneliti strategi pemasaran yang digunakan oleh seniman digital Indonesia, termasuk Dessy Rachma, dalam memasarkan karya-karya mereka di pasar crypto art. Penelitian ini dapat fokus pada strategi-strategi unik yang diterapkan oleh seniman-seniman ini, seperti penggunaan platform Teia.art sebagai wadah pengarsipan dan peningkatan personal branding, serta bagaimana strategi-strategi tersebut dapat diadaptasi dan diterapkan oleh seniman-seniman lainnya.. . 3. Mempelajari lebih dalam tentang proses kreatif dan karakteristik karya seni digital, khususnya dalam konteks seni feminis dan fantasi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana seniman-seniman seperti Dessy Rachma menggunakan media dan teknik digital untuk mengekspresikan ide-ide dan pesan-pesan mereka, serta bagaimana elemen-elemen visual seperti warna neon, garis bebas, dan simbol-simbol visual dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan feminis dan menciptakan keindahan fantastis dalam karya seni digital.
- Perlindungan Hukum Ilustrasi Digital Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta... doi.org/10.14710/nts.v14i2.43787Perlindungan Hukum Ilustrasi Digital Berdasarkan Undang Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta doi 10 14710 nts v14i2 43787
- The festive character of cyber art | Intellect. festive character cyber art intellect skip content navigate... intellectdiscover.com/content/journals/10.1386/tear.8.3.255_1The festive character of cyber art Intellect festive character cyber art intellect skip content navigate intellectdiscover content journals 10 1386 tear 8 3 255 1
| File size | 583.34 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pelaksanaan loka karya sebagai strategi utama, melibatkan praktisi tari sebagai narasumberPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pelaksanaan loka karya sebagai strategi utama, melibatkan praktisi tari sebagai narasumber
UNUSIDAUNUSIDA Artikel ini bertujuan menganalisis simbol dalam lukisan Konoha 1 karya Yos Suprapto, yang menggambarkan ketimpangan kekuasaan dan ketidakadilan sosialArtikel ini bertujuan menganalisis simbol dalam lukisan Konoha 1 karya Yos Suprapto, yang menggambarkan ketimpangan kekuasaan dan ketidakadilan sosial
UNYUNY Penelitian ini mengkaji bagaimana mahasiswa seni rupa Universitas Negeri Yogyakarta berinteraksi dengan masyarakat melalui Program Penguatan KapasitasPenelitian ini mengkaji bagaimana mahasiswa seni rupa Universitas Negeri Yogyakarta berinteraksi dengan masyarakat melalui Program Penguatan Kapasitas
UNYUNY Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya bagi perancang dan pengelola ruang publik untuk mempertimbangkan preferensi ini dalam menciptakan ruangImplikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya bagi perancang dan pengelola ruang publik untuk mempertimbangkan preferensi ini dalam menciptakan ruang
UNYUNY Wawancara dan kuesioner mengungkapkan bahwa remaja dari keluarga broken home sering menunjukkan sikap acuh tak acuh, kurang antusias terhadap kehidupan,Wawancara dan kuesioner mengungkapkan bahwa remaja dari keluarga broken home sering menunjukkan sikap acuh tak acuh, kurang antusias terhadap kehidupan,
UNYUNY Penggunaan ruang putih dalam tata letak buku ini membantu menciptakan pengalaman membaca yang nyaman dan fokus, mengarahkan perhatian pembaca ke kontenPenggunaan ruang putih dalam tata letak buku ini membantu menciptakan pengalaman membaca yang nyaman dan fokus, mengarahkan perhatian pembaca ke konten
UNYUNY Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa buku cerita bergambar Rempah Kita untuk anak usia 7–12 tahun berhasil dikembangkan dengan mempertimbangkan nilaiHasil penelitian ini menunjukkan bahwa buku cerita bergambar Rempah Kita untuk anak usia 7–12 tahun berhasil dikembangkan dengan mempertimbangkan nilai
UNYUNY Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan karakter melalui kegiatan magang di Studio Subandi Giyanto pada siswa SMK. Pendidikan karakterPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan karakter melalui kegiatan magang di Studio Subandi Giyanto pada siswa SMK. Pendidikan karakter
Useful /
ITBSEMARANGITBSEMARANG Hal ini membuktikan bahwa S-LUCY smart switch dapat bekerja secara efisien dan tepat. Pengujian power supply menunjukkan tegangan output yang stabil denganHal ini membuktikan bahwa S-LUCY smart switch dapat bekerja secara efisien dan tepat. Pengujian power supply menunjukkan tegangan output yang stabil dengan
UNYUNY Sementara tantangan dari dosen, yaitu keterbatasan sebagai pengajar baik dari sisi motivasi, waktu, urusan administratif, serta kurangnya dukungan danSementara tantangan dari dosen, yaitu keterbatasan sebagai pengajar baik dari sisi motivasi, waktu, urusan administratif, serta kurangnya dukungan dan
STAIDHISTAIDHI Program mencakup perencanaan, sosialisasi, dan praktik pembuatan puding. Setelahnya, kuesioner akan dikumpulkan untuk mengevaluasi dampak program. ProgramProgram mencakup perencanaan, sosialisasi, dan praktik pembuatan puding. Setelahnya, kuesioner akan dikumpulkan untuk mengevaluasi dampak program. Program
PPMSCHOOLPPMSCHOOL Kemampuan dan kemauan yang dimiliki oleh karyawan menjadi kontribusi paling besar bagi suatu perusahaan. Perusahaan diharapkan dapat mengelola tenaga kerjaKemampuan dan kemauan yang dimiliki oleh karyawan menjadi kontribusi paling besar bagi suatu perusahaan. Perusahaan diharapkan dapat mengelola tenaga kerja