UNYUNY

Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya DiscourseSungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya Discourse

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan batik smock produksi Home Industry Galbita Gallery. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini difokuskan pada perbandingan teknik smock di kain dengan batik kombinasi teknik smock. Pengumpulan data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini yaitu Home Industry Galbita Gallery dan objek penelitian yaitu batik smock di Home Industry Galbita Gallery. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri disertai dengan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi, serta menggunakan alat bantu rekam suara, kamera, dan buku catatan. Teknik pemeriksaan keabsahan data diperoleh dengan triangulasi. Analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: terdapat proses pembuatan batik smock di Home Industry Galbita Gallery dengan cara menggabungkan 2 teknik yaitu teknik smock dan teknik batik cap. Teknik smock dan batik kombinasi smock menghasilkan kain dengan keunikan dan nilai estetika berbeda. Teknik smock menawarkan tekstur tiga dimensi yang elegan, sementara kombinasi smock dan batik menciptakan kain dengan dimensi dan warna yang lebih kaya dan artistik. Keduanya dihargai dalam dunia tekstil dan fashion karena keunikan dan nilai tambahnya yang tinggi.

Berdasarkan diskusi dan penelitian tentang Batik Smock di Home Industry Galbita Gallery di Banaran Village, Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah, dapat disimpulkan bahwa Galbita Gallery adalah usaha rumah tangga batik di Sukoharjo, Jawa Tengah, yang didirikan oleh Bambang Purwowidodo dan dinamai berdasarkan tiga anaknya.Perusahaan ini berhasil mengekspor batik ke Amerika Serikat selama tiga tahun hingga terhenti karena pandemi Covid-19.Proses produksi batik smock di Home Industry Galbita Gallery menggabungkan dua teknik.Teknik smock dan kombinasi smock-batik menghasilkan kain dengan keunikan dan nilai estetika yang berbeda.Teknik smock menawarkan tekstur tiga dimensi yang elegan, sementara kombinasi smock dan batik menciptakan kain dengan dimensi dan warna yang lebih kaya dan artistik.Kedua teknik ini sangat dihargai dalam industri tekstil dan fashion karena keunikan dan nilai tambahnya yang tinggi.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak penggunaan bahan pewarna alami terhadap keunikan dan daya tahan warna pada batik smock. Selain itu, studi tentang makna budaya dan simbolisme motif batik smock dalam konteks masyarakat Banaran Village juga layak dieksplorasi. Terakhir, penelitian dapat membandingkan efisiensi dan keuntungan ekonomi antara teknik smock murni dengan kombinasi smock-batik dalam industri tekstil lokal.

  1. Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village, Sukoharjo, Central Java | Sungging:... doi.org/10.21831/sungging.v3i1.74846Batik Smock at The Galbita Gallery Home Industry in Banaran Village Sukoharjo Central Java Sungging doi 10 21831 sungging v3i1 74846
Read online
File size937.13 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test