UNYUNY
Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya DiscourseSungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya DiscourseBatik merupakan budaya asli Indonesia yang masih dilestarikan. Ada banyak motif dan teknik pembuatan batik yang tercipta hingga saat ini, salah satunya adalah Batik Ciprat (batik dengan teknik ciprat). Giyanta merupakan salah satu rumah produksi Batik Ciprat yang berlokasi di Banjarnegara. Dalam bisnis batik, Giyanta mempunyai identitas visual yang masih kurang informatif dan menarik, sehingga kegiatan promosi dirasa masih belum maksimal. Penelitian ini menggunakan proses analisis dan perancangan sebagai bagian dari practise-based research ini. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi lapangan sebagai dasar pengembangan konsep dan menjadi acuan dalam perancangan identitas visual. Perancangan melalui analisis SWOT, target audiens, referensi, brainstorming, perancangan alternatif logo, pemilihan logo akhir dan filosofinya, keputusan warna dan tipografi, serta perancangan desain pendukung. Dengan terciptanya desain ini akan membuka peluang untuk meningkatkan nilai dan citra merek UMKM Batik Ciprat Giyanta Banjarnegara di benak masyarakat.
Batik Ciprat Giyanta adalah sebuah UMKM di Gumiwang, Banjarnegara yang khusus memproduksi Batik Ciprat.Batik ini dibedakan oleh motif abstrak yang dibuat melalui teknik penyemprotan lilin panas.Para pengrajin di balik desain batik unik ini adalah individu dengan disabilitas dari komunitas Giyanta, membuat usaha ini menjadi jalur menjanjikan untuk pengembangan kreativitas inklusif.Namun, Batik Ciprat Giyanta masih kurang memiliki logo yang dirancang dengan baik dan informatif yang dapat merepresentasikan merek Giyanta secara jelas.Oleh karena itu, diperlukan desain identitas visual baru untuk meningkatkan kesadaran merek, membuatnya lebih dikenal oleh publik, dan secara efektif menyampaikan pesannya.Desain proyek ini mengintegrasikan konsep sosial, mempertimbangkan berbagai bentuk, warna, dan tipografi untuk menciptakan identitas visual yang sesuai dengan audiens target.Pemilihan bentuk dimulai dengan huruf awal nama merek, Giyanta, yang direpresentasikan oleh huruf g, dikombinasikan dengan bentuk-bentuk lain yang dikembangkan.Selain logogram, telah dibuat logotype untuk mendukung logogram.Logotype menggunakan font sans serif untuk memberikan ciri modern dan elegan, dengan bentuk yang terinspirasi dari pola Batik Ciprat Giyanta.Pemilihan warna adalah aspek penting dalam membangun identitas visual.Identitas visual menggunakan warna-warna yang menonjol dan mencolok, mencerminkan penggunaan warna-warna cerah yang khas pada Batik Giyanta.Penyesuaian ini memastikan bahwa identitas visual dapat merespons karakteristik inheren dari Batik Ciprat.Beberapa media pendukung yang diperkaya dengan supergrafis memainkan peran signifikan dalam menarik perhatian audiens dan membangun koneksi.Media ini juga berfungsi sebagai alat promosi untuk menciptakan citra merek yang positif dalam komunitas.
Untuk meningkatkan daya saing Batik Ciprat Giyanta, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi pemasaran digital yang lebih inovatif, seperti mengintegrasikan teknologi augmented reality (AR) untuk memperlihatkan proses pembuatan batik secara interaktif. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi potensi kolaborasi dengan desainer muda lokal untuk menciptakan motif baru yang relevan dengan tren generasi muda, sekaligus memperkuat identitas budaya. Terakhir, studi lanjutan bisa mengevaluasi dampak sosial dari keberadaan UMKM Giyanta terhadap partisipasi komunitas disabilitas dalam ekonomi kreatif, dengan tujuan mengidentifikasi tantangan dan peluang inklusivitas dalam industri tekstil tradisional.
| File size | 692.16 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
6262 Hambatan-hambatan ini menghambat adopsi penuh inovasi dan strategi digital. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi dengan memperkaya konsep inovasiHambatan-hambatan ini menghambat adopsi penuh inovasi dan strategi digital. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi dengan memperkaya konsep inovasi
UNYUNY Dengan metode Pre-factum dan Practice-Led Research, kisah Ibu Ruswo, tokoh perempuan Yogyakarta yang berperan dalam organisasi perempuan dan logistik perang,Dengan metode Pre-factum dan Practice-Led Research, kisah Ibu Ruswo, tokoh perempuan Yogyakarta yang berperan dalam organisasi perempuan dan logistik perang,
UNYUNY Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas XI IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1. ) Partisipasi peserta didik dalam pembelajaranSubjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas XI IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1. ) Partisipasi peserta didik dalam pembelajaran
UNYUNY (4) Melalui proses penciptaan, peneliti menyadari bahwa setiap aspek seni merupakan hasil refleksi mendalam, peneliti dapat mengekspresikan diri dan menyampaikan(4) Melalui proses penciptaan, peneliti menyadari bahwa setiap aspek seni merupakan hasil refleksi mendalam, peneliti dapat mengekspresikan diri dan menyampaikan
UNYUNY Masyarakat Asmat cenderung menjadi nelayan atau pemburu. Selain kedua profesi tersebut, pemahat kayu merupakan profesi lain dari suku ini. Keunikan danMasyarakat Asmat cenderung menjadi nelayan atau pemburu. Selain kedua profesi tersebut, pemahat kayu merupakan profesi lain dari suku ini. Keunikan dan
UNYUNY (3) Motif isian yang digunakan pada batik wayang kayu sangat beragam, disesuaikan dengan bagian pada batik wayang kayu. (4) Warna pada batik wayang kayu(3) Motif isian yang digunakan pada batik wayang kayu sangat beragam, disesuaikan dengan bagian pada batik wayang kayu. (4) Warna pada batik wayang kayu
UNYUNY Proses produksi batik smock di Home Industry Galbita Gallery menggabungkan dua teknik. Teknik smock dan kombinasi smock-batik menghasilkan kain denganProses produksi batik smock di Home Industry Galbita Gallery menggabungkan dua teknik. Teknik smock dan kombinasi smock-batik menghasilkan kain dengan
UNYUNY Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa deskriptif kuantitatif danPengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa deskriptif kuantitatif dan
Useful /
PELNIPELNI Peningkatan skor Braden pada kedua responden menunjukkan penurunan risiko dekubitus dari kategori sedang menjadi ringan. Intervensi ini dapat direkomendasikanPeningkatan skor Braden pada kedua responden menunjukkan penurunan risiko dekubitus dari kategori sedang menjadi ringan. Intervensi ini dapat direkomendasikan
UNYUNY Kedua, konstruksi warna; pola desain ini diambil dan diterapkan pada kaver-kaver yang mengaggap bahwa warna putih dapat menjadi identitas sebuah penerbitan.Kedua, konstruksi warna; pola desain ini diambil dan diterapkan pada kaver-kaver yang mengaggap bahwa warna putih dapat menjadi identitas sebuah penerbitan.
UNYUNY Pengembangan desain karakter mobile game Tapel Saga menjadi bentuk aktualisasi budaya tradisi yang dapat menjadi referensi kreatifitas visual dalam memperluasPengembangan desain karakter mobile game Tapel Saga menjadi bentuk aktualisasi budaya tradisi yang dapat menjadi referensi kreatifitas visual dalam memperluas
UNYUNY Motif isian pada batik wayang kayu sangat beragam, mencakup motif tradisional dan inovasi khas Jino Batik seperti motif rantai, kuncup melati, bludri,Motif isian pada batik wayang kayu sangat beragam, mencakup motif tradisional dan inovasi khas Jino Batik seperti motif rantai, kuncup melati, bludri,