UNYUNY

Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya DiscourseSungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya Discourse

Asmat adalah salah satu suku terbesar yang mendiami Papua. Suku Asmat terbagi menjadi dua wilayah, yaitu pesisir dan pedalaman. Masyarakat Asmat cenderung menjadi nelayan atau pemburu. Selain kedua profesi tersebut, pemahat kayu merupakan profesi lain dari suku ini. Keunikan dan nilai budaya yang tinggi pada seni ukir kayu suku ini sudah sangat terkenal. Seiring perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi mengakibatkan banyak masuknya budaya asing. Masuknya budaya asing ke Indonesia membawa pengaruh yang sangat cepat dalam berbagai lini kehidupan masyarakat. Oleh karena itu penting untuk memperkenalkan budaya asli Indonesia kepada generasi ini agar mereka mengenal suku-suku yang ada di Indonesia, diperlukan sarana pendidikan sebagai upaya untuk memperkenalkan budaya suku-suku yang ada di Indonesia dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak-anak, ilustrasi yang menarik dan menggugah. Alat edukasi yang digunakan adalah buku ilustrasi budaya Suku Asmat.

Desain buku ilustrasi tentang Suku Asmat bertujuan untuk melestarikan budaya Suku Asmat melalui media buku, yang ditujukan pada anak-anak sebagai upaya memperkenalkan budaya sejak dini.Media pendidikan berupa buku ilustrasi membantu anak-anak mengenali dan memahami warisan budaya ini.Berdasarkan observasi, banyak buku yang menggambarkan kehidupan suku-suku di Indonesia untuk anak sekolah dasar.namun, buku-buku ini dominan menampilkan suku besar seperti Jawa, Bali, dan Sasak.Tidak ada buku anak-anak yang mengilustrasikan suku-suku di Papua, khususnya Suku Asmat.Oleh karena itu, diperlukan sumber daya pendidikan yang memperkenalkan budaya berbagai suku Indonesia dalam bahasa yang dipahami anak-anak, disertai ilustrasi yang menarik dan menggugah.Sumber pendidikan ini adalah Buku Ilustrasi Budaya Suku Asmat.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan buku ilustrasi untuk suku-suku lain di Indonesia yang belum memiliki karya serupa. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi dampak buku ini terhadap kesadaran budaya anak-anak dan perilaku mereka terhadap keberagaman budaya. Riset juga dapat mengeksplorasi versi digital buku ini untuk meningkatkan aksesibilitas dan interaktivitas. Penelitian lebih lanjut perlu mempelajari efektivitas metode pengajaran berbasis buku ilustrasi dalam konteks pendidikan formal. Studi ini juga dapat mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung pembelajaran budaya melalui buku ini. Penelitian tambahan dapat fokus pada adaptasi buku ini untuk berbagai usia dan lingkungan pendidikan. Selain itu, peneliti dapat mengkaji pengaruh buku ini terhadap minat baca anak-anak di daerah terpencil. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi kualitas desain visual dan konten buku dalam konteks pendidikan budaya. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan strategi pemasaran dan distribusi buku ini ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

  1. Pola Asuh Orang Tua Milenial dalam Mendidik Anak Generasi Alpha di Era Transformasi Digital | Jurnal... doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4557Pola Asuh Orang Tua Milenial dalam Mendidik Anak Generasi Alpha di Era Transformasi Digital Jurnal doi 10 31004 basicedu v7i1 4557
  2. Hubungan Minat Membaca dengan Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Kelas III SD Karanggayam | Literasi:... doi.org/10.21927/literasi.2021.12(1).1-11Hubungan Minat Membaca dengan Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Kelas III SD Karanggayam Literasi doi 10 21927 literasi 2021 12 1 1 11
Read online
File size964.81 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test