YWNRYWNR

Manajemen Bisnis dan Keuangan KorporatManajemen Bisnis dan Keuangan Korporat

Lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan kompetitif menuntut UMKM untuk memiliki informasi yang akurat dalam menentukan biaya produksi dan harga jual. Penelitian ini bertujuan menganalisis perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing dan variable costing untuk menentukan harga jual Kripik Pisang Chelsilo. Metode yang dipakai adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data langsung dari catatan keuangan dan aktivitas produksi UMKM. Perhitungan awal UMKM menghasilkan biaya Rp65.376 per kilogram dengan harga jual Rp80.000 per kilogram. Dengan metode full costing, biaya naik menjadi Rp74.820 per kilogram, sedangkan dengan variable costing menjadi Rp68.485 per kilogram. Penetapan harga jual menggunakan metode mark‑up menghasilkan harga Rp89.784 per kilogram (mark‑up 20%) untuk full costing dan Rp82.866 per kilogram (mark‑up 21%) untuk variable costing. Temuan ini menekankan pentingnya metode alokasi biaya yang akurat untuk meningkatkan keputusan penetapan harga dan profitabilitas UMKM.

Perhitungan harga pokok produksi UMKM Chelsilo yang sederhana (Rp65.376/kg) tidak mencakup semua komponen biaya penting, sehingga berbeda dengan hasil full costing (Rp74.Metode full costing menghasilkan harga jual tertinggi (Rp89.784/kg, mark‑up 20%) dibandingkan variable costing (Rp82.Temuan menegaskan pentingnya penerapan metode akuntansi biaya yang lengkap untuk UMKM guna menetapkan harga jual yang akurat, meningkatkan profitabilitas, dan memperkuat daya saing.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas analisis dengan memasukkan komponen biaya tidak langsung lainnya, seperti depresiasi aset dan biaya overhead variabel, serta menguji variasi musiman pada beberapa UMKM di sektor makanan ringan untuk menilai dampaknya terhadap harga pokok produksi dan profitabilitas; selanjutnya, pengembangan dan evaluasi sebuah perangkat keputusan berbasis perangkat lunak yang dapat membantu UMKM secara otomatis mengalokasikan biaya dan menentukan harga jual yang optimal, sehingga mempermudah penerapan metode full costing dan variable costing; terakhir, dilakukan studi longitudinal pada UMKM yang telah mengadopsi metode full costing selama beberapa tahun untuk mengevaluasi perubahan profitabilitas, daya saing pasar, dan keberlanjutan usaha serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghalang dalam implementasi jangka panjang.

  1. Analisis penerapan penentuan harga jual menggunakan metode cost plus pricing dengan pendekatan full costing... doi.org/10.58784/mbkk.351Analisis penerapan penentuan harga jual menggunakan metode cost plus pricing dengan pendekatan full costing doi 10 58784 mbkk 351
  1. #daya saing#daya saing
  2. #daya saing umkm#daya saing umkm
Read online
File size342.67 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-1I5
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test