UnmulUnmul

JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMULJURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL

Pemetaan geologi ini dilaksanakan untuk mengetahui keadaan geologi daerah Tebru Paser Damai yang meliputi satuan morfologi, satuan batuan, struktur geologi dan potensi gerakan tanah yang ada. Penelitian geologi ini dilaksanakan dengan metode penelitian lapangan/survei dengan menggunakan sistem pemetaan geologi permukaan. Geomorfologi daerah penelitian terdiri dari morfologi pedataran denudasional, perbukitan denudasional, perbukitan vulkanik dengan aliran pola sungai dendritik dan stadia daerah termasuk dewasa. Stratigrafi daerah penelitian terbagi menjadi 3 (tiga) satuan batuan yaitu satuan batuan breksi vulkanik yang beranggotakan breksi vulkanik, tuff dan basal, satuan batulempung beranggotakan batulempung dengan sisipan batupasir dan batubara, satuan batupasir beranggotakan batupasir dengan sisipan batulempung dan batubara. Struktur geologi yang berkembang di daerah penelitian terdiri dari struktur perlipatan, struktur kekar dan Sesar Geser Sungai Tebru. Gerakan tanah yang terjadi pada daerah penelitian adalah: 1) longsoran tanah, longsoran tanah banyak terdapat pada area bekas lahan tambang batubara; 2) jatuhan batuan, jatuhan batuan pada batuan breksi vulkanik yang gampang mengalami pelapukan; 3) luncuran, luncuran terjadi di sepanjang badan jalan pada batulempung yang bersisipan dengan batupasir; 4) rayapan, gerakannya sangat lambat dan hampir tidak dapat dilihat, tetapi akibat dari rayapan tersebut akan nampak dengan jelas, misalkan miringnya tiang listrik atau telepon.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa daerah Tebru Paser Damai memiliki geomorfologi berupa pedataran denudasional, perbukitan denudasional, dan perbukitan vulkanik dengan aliran sungai dendritik.Stratigrafi daerah terbagi menjadi tiga satuan batuan, yaitu breksi vulkanik, batulempung, dan batupasir.Struktur geologi yang dominan adalah perlipatan, kekar, dan sesar geser Sungai Tebru, dengan adanya gerakan tanah seperti longsoran, jatuhan batuan, luncuran, dan rayapan.

Berdasarkan hasil penelitian, penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak aktivitas tambang terhadap potensi gerakan tanah di daerah Tebru Paser Damai. Selain itu, studi tentang efektivitas teknik reklamasi dalam mencegah longsoran tanah di area bekas tambang batubara perlu dilakukan. Selanjutnya, penelitian mengenai keterkaitan jenis batuan dengan stabilitas lereng dapat dikembangkan untuk memperkuat rekomendasi mitigasi bencana.

Read online
File size897.3 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test