UNTAG SMDUNTAG SMD

KURVA MAHASISWAKURVA MAHASISWA

Drainase adalah cara pembuangan kelebihan air yang tidak diinginkan dan penanggulangan akibatnya. Tujuan drainase adalah membuang air permukaan, menurunkan dan menjaga permukaan air agar tidak terjadi genangan. Perencanaan saluran drainase meliputi analisis hidrologi, perhitungan hidrolika, dan gambar rencana. Analisis hidrologi didasarkan pada curah hujan, topografi, karakteristik daerah aliran, dan frekuensi banjir rencana untuk menentukan debit air yang harus ditampung. Kemudian, dimensi drainase direncanakan berdasarkan perhitungan hidrolika. Hasil perhitungan debit rancangan periode ulang 2, 5, dan 10 tahun menghasilkan penampang saluran drainase berbentuk persegi dengan dimensi lebar dasar 200 cm, tinggi penampang basah 100 cm, dan tinggi jagaan 60 cm. Pemeliharaan saluran drainase penting untuk menjaga aliran air dan mengurangi kerusakan jalan.

Penelitian ini menghasilkan besaran debit banjir rancangan maksimum untuk periode ulang 2, 5, dan 10 tahun, yaitu 1,727 m³/detik, 2,042 m³/detik, dan 2,250 m³/detik.Dimensi saluran drainase ekonomis yang direkomendasikan untuk menampung debit banjir rancangan 10 tahun hingga tahun 2027 adalah lebar dasar 2,0 m, tinggi air 1,0 m, dan tinggi jagaan 0,60 m dengan penampang berbentuk persegi.Perlu dilakukan pemeliharaan berkala terhadap saluran drainase agar berfungsi secara maksimal dan mencegah kerusakan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh perubahan tata guna lahan di daerah aliran sungai terhadap debit air limpasan. Hal ini penting untuk mengantisipasi potensi peningkatan risiko banjir akibat berkurangnya area resapan air. Selain itu, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model drainase perkotaan yang terintegrasi dengan sistem informasi geografis (SIG) untuk mempermudah pemantauan dan evaluasi kinerja sistem drainase secara real-time. Terakhir, perlu dilakukan penelitian mengenai penerapan teknologi ramah lingkungan seperti bioretensi dan permeable pavement dalam sistem drainase perkotaan untuk meningkatkan kapasitas infiltrasi air hujan dan mengurangi beban pada saluran drainase konvensional. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengelolaan sumber daya air perkotaan yang berkelanjutan dan mengurangi risiko bencana banjir di masa depan.

Read online
File size395.04 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test