UIKAUIKA

Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada MasyarakatAbdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat

Pendidikan vokasi memerlukan implementasi pembelajaran yang aman sesuai standar, terutama di area keterampilan berisiko tinggi seperti kuliner yang membutuhkan penerapan unsur keselamatan dan kesehatan kerja. Namun, pembelajaran elemen ini di sekolah vokasi saat ini masih didominasi metode ceramah dengan media presentasi dasar tanpa demonstrasi praktis langsung. Hal ini menyebabkan kesulitan siswa dalam memahami tahapan prosedur pembersihan peralatan pengolahan makanan yang memerlukan akurasi dan perlakuan beragam. Ketidakhadiran media demonstratif menghambat pencapaian kompetensi praktis. Sebagai solusi, penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berupa tutorial video tentang prosedur pembersihan peralatan pengolahan makanan menggunakan model pengembangan khusus. Produk yang dikembangkan telah melalui serangkaian uji kelayakan oleh ahli materi, media, dan bahasa, serta diuji langsung pada siswa. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa media tutorial video yang dikembangkan terbukti sangat layak dan efektif digunakan sebagai sumber pembelajaran pendukung, berhasil membantu siswa memahami materi prosedural secara lebih jelas, sistematis, dan menarik.

Penelitian ini berhasil mengembangkan media pembelajaran berbasis tutorial video untuk prosedur pembersihan peralatan pengolahan makanan dalam mata pelajaran K3.Media yang dikembangkan melalui model DDD-E menunjukkan kelayakan sangat tinggi berdasarkan uji kelayakan teoritis dan empiris.Hasil uji kelayakan teoritis mencapai 93,33% (ahli materi), 100% (ahli media), dan 98,18% (ahli bahasa).Uji kelayakan empiris menunjukkan 91,39% (ujian individual), 98,15% (kelompok kecil), dan 95,40% (ujian lapangan).Media ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap prosedur pembersihan peralatan pengolahan makanan secara sistematis dan menarik.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan media tutorial video yang mencakup berbagai aspek K3 di bidang kuliner, bukan hanya prosedur pembersihan peralatan. Kedua, penelitian perlu mengeksplorasi integrasi elemen interaktif seperti kuis atau simulasi virtual untuk meningkatkan partisipasi siswa. Ketiga, studi lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas media pembelajaran ini dalam kondisi offline atau dengan keterbatasan akses internet. Penelitian-penelitian ini akan memperkaya pendekatan pembelajaran vokasi dan meningkatkan kompetensi siswa secara holistik.

  1. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO YOUTUBE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMK KELAS XI TKR | Journal of Vocational... doi.org/10.26740/jvte.v6n1.p1-9PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO YOUTUBE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMK KELAS XI TKR Journal of Vocational doi 10 26740 jvte v6n1 p1 9
  2. Pemanfaatan Media Pembelajaran Vidio Tutorial Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X di SMKN 1 Dua Koto... doi.org/10.57255/jemast.v3i02.145Pemanfaatan Media Pembelajaran Vidio Tutorial Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X di SMKN 1 Dua Koto doi 10 57255 jemast v3i02 145
Read online
File size299.35 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test