POLTEKBANGPLGPOLTEKBANGPLG

Journal of Airport Engineering Technology (JAET)Journal of Airport Engineering Technology (JAET)

Rendahnya kemampuan bahasa Inggris teknis, terutama komunikasi radiotelefoni, tetap menjadi tantangan utama bagi para siswa penerbangan. Keterampilan ini merupakan persyaratan inti bagi petugas Apron Movement Control (AMC) untuk memastikan operasi darat yang efektif dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti efek pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris penerbangan siswa AMC. Pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest satu kelompok diterapkan. Peserta terdiri dari 48 siswa dari kelas MBU 03 di Politeknik Penerbangan Palembang. Data dikumpulkan melalui penilaian pretest dan posttest dan dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji sampel berpasangan T-test. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi siswa, seperti yang ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari 215,52 (pretest) menjadi 435,83 (posttest). Uji korelasi (r = 0,721; sig = 0,000) dan uji t (sig = 0,000 < 0,05) mengonfirmasi efek signifikan dari implementasi CTL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL secara efektif meningkatkan kompetensi bahasa Inggris penerbangan dengan menghubungkan materi instruksional dengan konteks operasional otentik. Penelitian ini memperkenalkan integrasi inovatif CTL dalam pembelajaran bahasa Inggris penerbangan untuk operasi AMC, menawarkan model yang berkonteks dan relevan industri untuk pendidikan penerbangan vokasional.

Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan CTL secara signifikan meningkatkan kompetensi bahasa Inggris penerbangan petugas AMC, seperti yang ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari 215,52 menjadi 435,83, korelasi yang kuat (r = 0,721), dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05).Hasil ini menunjukkan bahwa CTL secara efektif meningkatkan kompetensi bahasa Inggris penerbangan dengan menyediakan pengalaman belajar yang bermakna dan berbasis konteks yang terkait erat dengan situasi lapangan nyata.Berdasarkan hasil ini, disarankan agar institusi pendidikan vokasional mengadopsi pendekatan CTL sebagai strategi pembelajaran inti untuk bahasa Inggris dan mata pelajaran teknis lainnya, sehingga meningkatkan relevansi instruksi dengan praktik industri.Instruktur juga dianjurkan untuk memasukkan simulasi operasional otentik dan skenario komunikasi ke dalam pelajaran mereka untuk memperkuat kompetensi praktis dan kesiapan siswa untuk lingkungan profesional.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan studi dengan menerapkan CTL pada kompetensi bahasa Inggris penerbangan yang lebih luas, menggunakan ukuran sampel yang lebih besar, dan memasukkan kelompok kontrol untuk meningkatkan generalisasi temuan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak CTL pada aspek-aspek lain dari kompetensi bahasa Inggris penerbangan, seperti kemampuan komunikasi non-verbal dan pemahaman budaya. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut terhadap pengembangan model pembelajaran yang efektif dan relevan industri untuk pendidikan penerbangan vokasional.

  1. Efektifitas Model Blended Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP | Supermat : Jurnal Pendidikan... doi.org/10.33627/sm.v6i2.919Efektifitas Model Blended Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Supermat Jurnal Pendidikan doi 10 33627 sm v6i2 919
  2. The relationship between the zero-violence program in improving cadet parenting patterns at BPSDM transportation... doi.org/10.29210/020243666The relationship between the zero violence program in improving cadet parenting patterns at BPSDM transportation doi 10 29210 020243666
Read online
File size357.6 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test