AN NADWAHAN NADWAH

Tarbiyatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniTarbiyatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi guru dalam pelaksanaan konseling untuk mengatasi masalah konsentrasi belajar anak usia dini di TK BKMT AN-NISA Kuala Tungkal. Konsentrasi belajar merupakan kemampuan penting yang berpengaruh terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah anak Kelompok B yang berjumlah 32 anak, dengan sampel 2 anak yang mengalami masalah konsentrasi belajar, yaitu Ais dan Fandi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru berperan penting dalam pelaksanaan konseling melalui pendekatan individual. Guru memberikan perhatian khusus, pendampingan intensif, arahan yang jelas, pembelajaran sambil bermain, serta komunikasi aktif dengan orang tua. Kompetensi pedagogik terlihat dari kemampuan guru memahami karakteristik anak dan menciptakan pembelajaran menarik. Kompetensi profesional terlihat dari kemampuan mengenali kesulitan konsentrasi dan memberikan penanganan tepat. Kompetensi sosial ditunjukkan melalui kerja sama dengan orang tua, sedangkan kompetensi kepribadian terlihat dari sikap sabar, lembut, dan penuh perhatian. Pendekatan individual menunjukkan adanya perubahan perilaku dan peningkatan konsentrasi belajar secara bertahap. Dengan demikian, kompetensi guru dalam pelaksanaan konseling efektif membantu mengatasi masalah konsentrasi belajar anak usia dini.

Kompetensi guru dalam pelaksanaan konseling melalui pendekahan individual sangat penting untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak usia dini.Pendekatan ini menunjukkan perubahan perilaku dan peningkatan konsentrasi secara bertahap.Kerja sama antara guru dan orang tua menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan anak.Kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian guru menjadi faktor utama keberhasilan penanganan masalah konsentrasi belajar anak.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian tentang dampak jangka panjang pendekatan individual terhadap perkembangan konsentrasi belajar anak usia dini. Kedua, analisis perbedaan efektivitas metode konseling berbasis teknologi dengan pendekatan tradisional dalam meningkatkan konsentrasi belajar. Ketiga, studi tentang peran edukasi orang tua dalam memperkuat konsentrasi belajar anak melalui komunikasi dan aktivitas bersama. Saran-saran ini mengembangkan temuan penelitian sebelumnya dengan fokus pada aspek yang belum terlalu dieksplorasi, seperti teknologi dan partisipasi orang tua.

  1. PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT... doi.org/10.26877/paudia.v6i2.2106PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT doi 10 26877 paudia v6i2 2106
  2. Bimbingan Konseling Pada Anak Usia Dini | Al Tahdzib: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. bimbingan... jurnal.staithawalib.ac.id/index.php/altahdzib/article/view/221Bimbingan Konseling Pada Anak Usia Dini Al Tahdzib Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini bimbingan jurnal staithawalib ac index php altahdzib article view 221
  3. Peningkatan Konsentrasi Anak Melalui Metode Eksperimen Membuat Balon Mengembang Tanpa Ditiup Pada Kelompok... doi.org/10.30829/raudhah.v12i1.3289Peningkatan Konsentrasi Anak Melalui Metode Eksperimen Membuat Balon Mengembang Tanpa Ditiup Pada Kelompok doi 10 30829 raudhah v12i1 3289
  4. Pelatihan Mengenal Kesulitan Belajar Spesifik Pada Guru Pendidikan Anak Usia Dini | Jurnal Ilmiah Pengabdian... doi.org/10.57248/jilpi.v2i2.360Pelatihan Mengenal Kesulitan Belajar Spesifik Pada Guru Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Ilmiah Pengabdian doi 10 57248 jilpi v2i2 360
Read online
File size180.04 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test