IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO
At-Tafasir: Journal of Quranic Studies and Contextual TafsirAt-Tafasir: Journal of Quranic Studies and Contextual TafsirArtikel ini mengkaji krisis ekologi di era digital sebagai konsekuensi dari pesatnya perkembangan teknologi, khususnya peningkatan limbah elektronik (e-waste), jejak karbon, dan polusi digital. Penanganan isu-isu ini tidak hanya memerlukan solusi teknis dan kebijakan publik, tetapi juga kerangka etis dan spiritual yang berakar pada nilai-nilai Al-Quran. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif kepustakaan yang berfokus pada kerangka maqasid al-syariah, khususnya prinsip hifz al-biah (pemeliharaan lingkungan), serta menganalisis ayat-ayat Al-Quran melalui Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Temuan menunjukkan bahwa Al-Quran menekankan peran manusia sebagai khalifah fi al-ardh, yang diamanahi untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan mencegah degradasi ekologi. Etika Qurani memberikan fondasi moral untuk penggunaan teknologi yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan adil. Artikel ini mengusulkan konsep Minimalisme Digital Islami sebagai solusi preventif dan transformatif untuk menumbuhkan kesadaran ekologis digital yang selaras dengan maqasid al-syariah. Dengan demikian, kemajuan teknologi seharusnya tidak mengancam keberlanjutan lingkungan, melainkan berfungsi sebagai sarana untuk mencapai harmoni antara manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual Islam.
Penelitian ini menegaskan bahwa etika Qurani, khususnya melalui konsep Minimalisme Digital Islami, berkontribusi penting dalam mengembangkan paradigma teknologi berkelanjutan berbasis maqasid syariah untuk mengatasi krisis ekologis digital.Al-Quran menempatkan manusia sebagai khalifah di bumi dengan amanah menjaga keseimbangan alam, yang menuntut penggunaan teknologi secara bijak, adil, dan berkelanjutan, bukan hanya sebagai solusi teknis melainkan juga moral dan spiritual.Dengan demikian, penerapan nilai-nilai Qurani dan Minimalisme Digital Islami menjadi strategi preventif untuk mengurangi dampak negatif digitalisasi, seperti e-waste dan jejak karbon, sekaligus memperkuat harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas.
Melihat kompleksitas krisis ekologis digital yang diuraikan dalam penelitian ini, riset lanjutan dapat berfokus pada pengembangan solusi yang lebih konkret dan terukur. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi empiris yang menguji efektivitas implementasi konsep Minimalisme Digital Islami dalam skala komunitas. Penelitian ini dapat merancang sebuah intervensi berbasis kurikulum atau program edukasi yang mengajarkan praktik minimalisme digital sesuai dengan nilai-nilai Qurani, kemudian mengukur dampaknya terhadap pengurangan limbah elektronik (e-waste), jejak karbon individu, serta perubahan perilaku konsumsi teknologi di kalangan umat Muslim. Misalnya, bagaimana penerapan disiplin digital yang didasari *maqasid syariah* secara nyata mempengaruhi siklus penggantian gawai atau penggunaan energi internet. Kedua, karena dampak polusi digital terhadap kesehatan manusia ditekankan, studi lebih lanjut dapat menelaah secara mendalam bagaimana kerangka bioetika Islam, terutama prinsip *hifz al-nafs* (menjaga jiwa), dapat memberikan panduan etis untuk merumuskan kebijakan publik yang efektif dalam mitigasi risiko kesehatan akibat paparan teknologi. Ini bisa melibatkan analisis kasus atau perbandingan kebijakan di berbagai wilayah, melihat bagaimana prinsip *hifz al-nafs* dapat menginspirasi regulasi yang lebih kuat untuk melindungi kesehatan masyarakat dari dampak digitalisasi. Ketiga, mengingat pentingnya kesadaran ekologis digital, sebuah studi pengembangan kurikulum dapat merancang dan menguji efektivitas modul pendidikan literasi ekologis digital yang terintegrasi dengan ajaran *maqasid al-syariah* untuk berbagai jenjang pendidikan. Kurikulum ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman mendalam tentang tanggung jawab manusia sebagai *khalifah fil-ardh* dalam mengelola teknologi, serta mendorong perilaku digital yang bijak dan berkelanjutan sejak usia dini.
| File size | 452.7 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
UMYUMY Konversi hutan menjadi semak, lahan kering, atau kebun meningkatkan erosi, sementara reboisasi menurunkan tingkat erosi meski curah hujan meningkat. HasilKonversi hutan menjadi semak, lahan kering, atau kebun meningkatkan erosi, sementara reboisasi menurunkan tingkat erosi meski curah hujan meningkat. Hasil
UNRIYOUNRIYO Integrasi SHA-256, AES-256, dan steganografi EOF menciptakan skema keamanan data berlapis yang efektif. Fungsi hash SHA-256 menghasilkan output 32-byteIntegrasi SHA-256, AES-256, dan steganografi EOF menciptakan skema keamanan data berlapis yang efektif. Fungsi hash SHA-256 menghasilkan output 32-byte
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Kerusakan lingkungan yang semakin marak terjadi telah menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan hidup manusia dan alam. Fenomena ini tidak hanya berdampakKerusakan lingkungan yang semakin marak terjadi telah menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan hidup manusia dan alam. Fenomena ini tidak hanya berdampak
ISKIISKI Di satu sisi terdapat masalah pelestarian nilai tradisional, sementara di sisi lain muncul tekanan modernisasi. Selain itu, Debus yang sering dikaitkanDi satu sisi terdapat masalah pelestarian nilai tradisional, sementara di sisi lain muncul tekanan modernisasi. Selain itu, Debus yang sering dikaitkan
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Oleh karena itu, integrasi pendidikan karakter Islam ke dalam kurikulum pembelajaran digital dan ekosistem menjadi sangat penting. Tujuannya adalah membentukOleh karena itu, integrasi pendidikan karakter Islam ke dalam kurikulum pembelajaran digital dan ekosistem menjadi sangat penting. Tujuannya adalah membentuk
UMMUMM Hasil yang diharapkan adalah tersusunnya model strategi gamifikasi digital yang kontekstual dan aplikatif, mampu meningkatkan keterlibatan wisatawan, memperpanjangHasil yang diharapkan adalah tersusunnya model strategi gamifikasi digital yang kontekstual dan aplikatif, mampu meningkatkan keterlibatan wisatawan, memperpanjang
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan perkawinan dapat dibenarkan secara syari karena mendatangkan kemaslahatan umum, mencegah kerusakan sosial,Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan perkawinan dapat dibenarkan secara syari karena mendatangkan kemaslahatan umum, mencegah kerusakan sosial,
IAIQHIAIQH Dengan reformulasi kurikulum, metode pedagogis inovatif, teladan pendidik yang kuat, serta dukungan dari sekolah, keluarga, dan komunitas, pendidikan dapatDengan reformulasi kurikulum, metode pedagogis inovatif, teladan pendidik yang kuat, serta dukungan dari sekolah, keluarga, dan komunitas, pendidikan dapat
Useful /
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian ini mengkaji perilaku konsumtif mahasiswa penggemar K-Pop di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari PonorogoPenelitian ini mengkaji perilaku konsumtif mahasiswa penggemar K-Pop di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Oleh karena itu, manajemen konflik merupakan upaya terstruktur yang penting untuk mengarahkan, mengendalikan, dan menyelesaikan pertentangan agar menghasilkanOleh karena itu, manajemen konflik merupakan upaya terstruktur yang penting untuk mengarahkan, mengendalikan, dan menyelesaikan pertentangan agar menghasilkan
IAIQHIAIQH Pelaksanaan program didukung oleh koordinator tahfidz dan seorang guru pembimbing khusus yang profesional. Setiap siswa diwajibkan menambah hafalan baruPelaksanaan program didukung oleh koordinator tahfidz dan seorang guru pembimbing khusus yang profesional. Setiap siswa diwajibkan menambah hafalan baru
UIN MATARAMUIN MATARAM Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Islam menjadi fondasi yang kuat dalam membangun hubungan sosial yang harmonis antara komunitas Bugis dan Sasak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Islam menjadi fondasi yang kuat dalam membangun hubungan sosial yang harmonis antara komunitas Bugis dan Sasak.