UNRIYOUNRIYO

International Journal of Informatics and ComputationInternational Journal of Informatics and Computation

Perkembangan teknologi informasi telah meningkatkan permintaan mekanisme keamanan data yang tidak hanya menyediakan perlindungan kriptografi yang kuat tetapi juga menyembunyikan keberadaan informasi sensitif. Studi ini mengusulkan skema keamanan berlapis yang mengintegrasikan kriptografi dan steganografi untuk melindungi pesan rahasia. Proses dimulai dengan mengenkripsi plaintext menggunakan algoritma AES-256, di mana kunci enkripsi dihasilkan dari fungsi hash SHA-256 256-bit. Hasil ciphertext kemudian disisipkan ke dalam media digital menggunakan metode steganografi EOF. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa SHA-256 selalu menghasilkan output 32-byte yang cocok untuk generasi kunci yang aman, sementara AES-256 secara efektif mengubah plaintext menjadi ciphertext melalui mekanisme padding berbasis blok, memastikan kerahasiaan data sebelum penyisipan. Selain itu, metode EOF berhasil menyembunyikan ciphertext dalam berbagai jenis file tanpa mengubah penampilan visual atau fungsi intinya, meskipun ukuran file meningkat proporsional terhadap pesan yang disisipkan. Dengan demikian, integrasi SHA-256, AES-256, dan steganografi EOF memberikan pendekatan yang efektif dan praktis untuk keamanan data berlapis.

Integrasi SHA-256, AES-256, dan steganografi EOF menciptakan skema keamanan data berlapis yang efektif.Fungsi hash SHA-256 menghasilkan output 32-byte yang konsisten, menjadi dasar yang andal untuk generasi kunci AES-256.Proses enkripsi AES-256 mengubah plaintext menjadi ciphertext menggunakan mekanisme padding berbasis blok, meningkatkan kerahasiaan data.Metode EOF menyisipkan pesan terenkripsi ke berbagai jenis file tanpa mengubah penampilan visual atau fungsi intinya, meskipun ukuran file meningkat proporsional.Proses ekstraksi dan dekripsi berhasil memulihkan pesan asli, membuktikan sistem beroperasi secara akurat dan konsisten.Keterbatasan utama metode EOF dapat diminimalkan melalui integrasi kriptografi, memastikan konten tetap terlindungi bahkan jika data tersembunyi terdeteksi.Pendekatan berlapis memperkuat kerahasiaan dan meningkatkan ketangguhan model keamanan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriptografi dan steganografi dapat saling melengkapi dalam membangun mekanisme perlindungan data yang praktis dan aman.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma kriptografi lain seperti AES-128 atau RSA dalam integrasi dengan metode steganografi EOF untuk membandingkan efektivitas keamanan. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan pendekatan steganografi berbasis file struktur yang lebih kompleks untuk meningkatkan ketahanan terhadap analisis statistik. Riset juga dapat fokus pada pengujian skala besar dengan variasi ukuran pesan yang lebih besar dan format media yang lebih beragam untuk mengevaluasi skalabilitas dan aplikabilitas nyata sistem. Penelitian ini juga dapat mengevaluasi dampak penggunaan hash function alternatif seperti SHA-3 atau BLAKE2 pada keamanan dan keandalan sistem steganografi. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan metode deteksi steganografi yang lebih canggih untuk menguji ketahanan sistem terhadap ancaman forensik digital. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi kombinasi steganografi EOF dengan teknik enkripsi berbasis quantum untuk meningkatkan keamanan data di masa depan.

Read online
File size709.8 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test