UNIVAL CILEGONUNIVAL CILEGON

SedantenSedanten

Perkembangan ekonomi modern dan lembaga keuangan syariah menuntut adaptasi akad fiqh muamalah klasik agar tetap relevan dan sesuai prinsip syariah. Wakālah dan kafālah merupakan dua akad yang banyak digunakan dalam praktik kontemporer sebagai instrumen pelimpahan kewenangan dan penjaminan. Penelitian ini bertujuan meninjau implementasi wakālah dan kafālah dalam praktik ekonomi modern dari perspektif fiqh muamalah serta mengidentifikasi tantangan kepatuhan syariah yang muncul. Metode yang digunakan adalah kualitatif multi-metode melalui kajian doktrinal, analisis dokumen, studi kasus, dan analisis komparatif. Data bersumber dari literatur fiqh klasik, fatwa DSN-MUI, regulasi nasional, serta praktik pada perbankan syariah, asuransi takaful, dan lembaga penjaminan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wakālah dan kafālah secara normatif tetap sah dan relevan, namun menghadapi tantangan berupa ketidakseragaman penerapan fatwa, ketidakjelasan tanggung jawab, penetapan ujrah, serta pengelolaan risiko. Oleh karena itu, diperlukan standarisasi akad, penguatan peran Dewan Pengawas Syariah, dan integrasi manajemen risiko berbasis maqāṣid al-syarīah.

Implementasi wakālah dan kafālah di era modern memperlihatkan bahwa kedua akad tersebut relevan dan dapat diadaptasi untuk memenuhi kebutuhan jasa keuangan syariah kontemporer.Namun, tantangan substantif muncul pada aspek kejelasan kontraktual, variasi penerapan fatwa, tata kelola risiko, dan praktik ujrah.Untuk menjaga kesesuaian fiqhiyah dan kelangsungan institusi, perlu sinkronisasi antara prinsip fiqh klasik, fatwa otoritatif, dan standar operasional praktis yang kuat.Dengan penguatan pengawasan syariah, standarisasi akad, dan manajemen risiko khusus untuk eksposur kafālah, kedua akad ini dapat terus menjadi instrumen yang sahih dan bermanfaat bagi pengembangan ekonomi syariah.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara implementasi wakalah dan kafalah di berbagai negara dengan sistem ekonomi dan hukum yang berbeda. Hal ini dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang tantangan dan peluang dalam penerapan akad-akad ini di era modern. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan model manajemen risiko syariah khusus untuk menangani eksposur kafālah, serta mengkaji lebih lanjut tentang peran dan kapasitas Dewan Pengawas Syariah dalam memastikan kepatuhan dan konsistensi penerapan akad-akad ini di lembaga keuangan syariah.

  1. DOI Name 10.62281 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 30z crossref email support... doi.org/10.62281DOI Name 10 62281 Values doi name values index type timestamp data hs serv 30z crossref email support doi 10 62281
Read online
File size190.66 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test