UNRIYOUNRIYO

International Journal of Informatics and ComputationInternational Journal of Informatics and Computation

Stunting tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penilaian risiko awal dan akurat untuk mendukung strategi pencegahan yang efektif. Penelitian ini mengusulkan dan mengevaluasi sistem pakar fuzzy berbasis Mamdani untuk menilai risiko stunting pada balita dengan mengintegrasikan enam faktor penentu utama: panjang lahir, keragaman diet, asupan protein, status imunisasi, riwayat penyakit menular, dan praktik pemberian ASI. Sistem ini memodelkan ketidakpastian dan keanggotaan parsial melalui fuzzifikasi, inferensi berbasis aturan menggunakan operator minimum, dan defuzzifikasi berbasis centroid untuk menghasilkan skor risiko stunting kuantitatif dan tingkat risiko kategoris. Kami mengimplementasikan prototipe sistem pakar fuzzy dan memvalidasi perilakunya menggunakan kasus hipotetis representatif dan himpunan kecil data anonim nyata dari seorang ahli gizi puskesmas lokal. Dasar aturan fuzzy pertama diverifikasi untuk memastikan konsistensi logis dan output intuitif di bawah kondisi input ekstrem. Hasil eksperimental menunjukkan bahwa sistem ini dengan benar mengklasifikasikan semua kasus yang dinilai sesuai dengan penilaian ahli, mencapai kesepakatan 100% dalam penugasan kategori risiko. Untuk kasus ilustratif, sistem menghasilkan skor risiko 80 (Risiko Tinggi) untuk anak dengan beberapa faktor buruk dan 17,62 (Risiko Rendah) untuk anak dengan kondisi nutrisi dan kesehatan yang baik. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem pakar fuzzy Mamdani yang diusulkan dapat secara efektif menangani ketidakpastian dalam penilaian risiko stunting dan menyediakan output yang dapat diinterpretasi serta halus yang cocok untuk dukungan keputusan. Pendekatan ini menunjukkan potensi kuat untuk membantu tenaga kesehatan dalam skrining awal dan prioritas intervensi. Pekerjaan masa depan akan fokus pada validasi klinis skala besar, optimasi fungsi keanggotaan menggunakan data empiris, dan peluncuran sistem di platform berbasis web atau mobile untuk mendukung program pencegahan stunting yang praktis.

Penelitian ini menerapkan sistem pakar fuzzy berbasis Mamdani untuk menilai risiko stunting dengan mengintegrasikan enam variabel input utama.panjang lahir, keragaman diet, asupan protein, status imunisasi, riwayat penyakit menular, dan praktik pemberian ASI.Sistem ini berhasil membedakan antara kasus risiko tinggi dan rendah, dengan output yang sesuai dengan penilaian oleh ahli manusia.Kelebihan pendekatan fuzzy adalah kemampuannya menangani kasus batas dengan menghasilkan skor risiko halus daripada klasifikasi biner.Hasil eksperimen menunjukkan bahwa sistem ini dapat secara efektif menangani ketidakpastian dan memberikan hasil yang tepat untuk pengambilan keputusan dalam pencegahan stunting.Namun, sistem memiliki keterbatasan seperti ketergantungan pada kelengkapan dan akurasi dasar aturan dan fungsi keanggotaan.Pekerjaan masa depan harus fokus pada ekspansi cakupan aturan dan validasi menggunakan dataset yang lebih besar.

Pertama, penelitian lanjutan dapat menguji sistem ini pada dataset klinis yang lebih besar untuk mengukur metrik kinerja seperti akurasi, sensitivitas, dan spesifisitas. Kedua, optimasi fungsi keanggotaan dapat dilakukan dengan pendekatan berbasis data dan konsensus ahli untuk meningkatkan sensitivitas terhadap tingkat risiko menengah. Ketiga, integrasi sistem ke platform berbasis web atau mobile dapat memfasilitasi penggunaan real-time oleh tenaga kesehatan dan ahli gizi, sehingga memperkuat deteksi dini dan strategi intervensi yang ditargetkan untuk pencegahan stunting.

  1. Analysis of Determinan of Stunting Prevalence among Stunted Toddlers in Indonesia | Pitoyo | Populasi.... doi.org/10.22146/jp.75796Analysis of Determinan of Stunting Prevalence among Stunted Toddlers in Indonesia Pitoyo Populasi doi 10 22146 jp 75796
  2. Association Between Breastfeeding and Child Stunting in Mexico | Annals of Global Health. association... doi.org/10.5334/aogh.2836Association Between Breastfeeding and Child Stunting in Mexico Annals of Global Health association doi 10 5334 aogh 2836
Read online
File size746.6 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test