IJBLEIJBLE

International Journal of Business, Law, and EducationInternational Journal of Business, Law, and Education

Penelitian ini mengkaji reinterpretasi dan pengembangan manajemen risiko yang efektif dalam regulasi peer-to-peer lending Indonesia berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40 Tahun 2024, yang menggantikan kerangka regulasi sebelumnya tahun 2022. Penelitian ini bertujuan menangani ambiguitas yang terus-menerus dalam mendefinisikan “manajemen risiko yang efektif, yang dapat menyebabkan implementasi tidak konsisten di antara penyedia platform. Dengan menggunakan metode yuridis normatif dan analisis komparatif kerangka regulasi internasional, penelitian ini mengidentifikasi elemen kunci manajemen risiko yang relevan untuk layanan keuangan digital. Temuan menunjukkan bahwa meskipun regulasi yang diperbarui menekankan tata kelola dan kontrol risiko, regulasi tersebut masih tidak memiliki indikator teknis yang jelas serta standar operasional yang dapat diukur, sehingga membatasi efektivitas pelaksanaannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan standar hukum yang lebih rinci serta pedoman operasional untuk meningkatkan kepastian hukum, memperkuat perlindungan konsumen, dan mendukung stabilitas sistem keuangan dalam ekosistem fintech yang terus berkembang.

Analisis menunjukkan bahwa ketentuan “implementasi manajemen risiko yang efektif dalam POJK No.40/2024 masih normatif tidak memadai karena tidak mencakup definisi yang jelas, indikator terukur, dan standar operasional yang diperlukan untuk konsistensi pelaksanaan, sehingga menimbulkan ambiguitas interpretatif serta melemahkan kepastian hukum dan efektivitas pengawasan.Akibatnya, peran manajemen risiko sebagai komponen inti tata kelola perusahaan yang baik tereduksi, menghambat transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan pemangku kepentingan.Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan revisi POJK No.40/2024 melalui penyusunan regulasi pelaksanaan yang lebih rinci, pedoman teknis dengan indikator risiko objektif, kerangka manajemen risiko standar, kewajiban pengungkapan, serta penguatan mekanisme supervisi melalui alat evaluasi terukur dan audit periodik untuk meningkatkan kepastian hukum, tata kelola, dan stabilitas sistem keuangan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi (1) bagaimana penerapan indikator risiko yang lebih terperinci memengaruhi kinerja operasional dan tingkat kegagalan platform peer-to-peer lending di Indonesia, sehingga memberikan bukti empiris tentang efektivitas regulasi yang diperketat; (2) melakukan studi komparatif antara Indonesia dan negara-negara yang telah mengadopsi kerangka regulasi berbasis prinsip seperti Financial Conduct Authority di Inggris, untuk menilai dampak regulasi terhadap perlindungan konsumen dan stabilitas sistem keuangan; serta (3) mengembangkan model penilaian risiko berbasis kecerdasan buatan yang dapat mengintegrasikan data alternatif dan algoritma pembelajaran mesin dalam proses kredit, serta menguji implikasi regulasi terkait transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan. Kombinasi ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis bagi regulator, penyedia platform, dan akademisi dalam menciptakan ekosistem fintech yang lebih aman, adil, dan berkelanjutan.

  1. Reinterpretation and Development of Effective Risk Management in Indonesian Peer-to-Peer Lending | International... doi.org/10.56442/ijble.v7i1.1445Reinterpretation and Development of Effective Risk Management in Indonesian Peer to Peer Lending International doi 10 56442 ijble v7i1 1445
  2. The roles of alternative data and machine learning in fintech lending: Evidence from the LendingClub... doi.org/10.1111/fima.12295The roles of alternative data and machine learning in fintech lending Evidence from the LendingClub doi 10 1111 fima 12295
  3. 0. loading academic.oup.com/economicpolicy/article/34/100/761/57098130 loading academic oup economicpolicy article 34 100 761 5709813
  4. THE INFLUENCE OF ASSESSMENT, SELF-EFICATION THROUGH STUDENT LEARNING OUTCOMES IN INDONESIAN LANGUAGE... doi.org/10.21009/jisae.061.04THE INFLUENCE OF ASSESSMENT SELF EFICATION THROUGH STUDENT LEARNING OUTCOMES IN INDONESIAN LANGUAGE doi 10 21009 jisae 061 04
Read online
File size318.95 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test