UNDIKSHAUNDIKSHA
Jurnal Administrasi Pendidikan IndonesiaJurnal Administrasi Pendidikan IndonesiaPelaksanaan uraian tugas tenaga administrasi sekolah di bidang kesiswaan berperan penting dalam mendukung efektivitas layanan administrasi. Namun, implementasinya di Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Sijunjung belum banyak dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan uraian tugas tenaga administrasi sekolah bidang kesiswaan di Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Sijunjung berdasarkan aspek kejelasan tugas, tanggung jawab, dan wewenang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 76 tenaga administrasi sekolah, dengan sampel sebanyak 43 responden yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert dan dianalisis secara deskriptif menggunakan Tingkat Capaian Responden (TCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan uraian tugas tenaga administrasi sekolah bidang kesiswaan berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata 3,75 dan TCR sebesar 75,08%. Indikator tanggung jawab memperoleh capaian tertinggi (76,54%), diikuti kejelasan tugas (74,84%) dan wewenang (73,55%), yang seluruhnya berada pada kategori cukup. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan uraian tugas telah berjalan, namun masih memerlukan penguatan terutama pada aspek kejelasan pembagian tugas, tanggung jawab, dan wewenang agar sesuai dengan ketentuan Permendiknas Nomor 24 Tahun 2008. Hasil penelitian memberikan informasi empiris yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar evaluasi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi kesiswaan di sekolah.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan uraian tugas tenaga administrasi sekolah bidang kesiswaan di Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Sijunjung berada pada kategori cukup dengan Tingkat Capaian Responden (TCR) sebesar 75,08%.Ketiga indikator yang diteliti, yaitu kejelasan tugas, tanggung jawab, dan wewenang, seluruhnya berada pada kategori cukup, yang menunjukkan bahwa pelaksanaan uraian tugas telah berjalan, namun belum sepenuhnya optimal.Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan dalam kejelasan pembagian tugas, penegasan tanggung jawab, serta batas kewenangan agar pelaksanaan administrasi kesiswaan dapat mendukung layanan pendidikan secara lebih efektif, efisien, dan profesional.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem digital untuk mempermudah penyusunan dan pemantauan uraian tugas tenaga administrasi sekolah, terutama dalam mengintegrasikan teknologi informasi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang dampak pelatihan kompetensi teknis dan soft skill terhadap efektivitas pelaksanaan tugas tenaga administrasi, khususnya dalam menghadapi perubahan kebijakan pendidikan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung koordinasi dan pemberdayaan tenaga administrasi sekolah bidang kesiswaan.
- Peran Tenaga Administrasi Sekolah Dalam Layanan Administrasi di SMP Cokroaminoto Tamalanrea Makassar... ojs.unm.ac.id/EDUSTUDENT/article/view/31520Peran Tenaga Administrasi Sekolah Dalam Layanan Administrasi di SMP Cokroaminoto Tamalanrea Makassar ojs unm ac EDUSTUDENT article view 31520
- PELAKSANAAN TUPOKSI LAYANAN TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 MAKASSAR | Lestari | Jurnal Administrasi,... doi.org/10.26858/jak2p.v2i1.10155PELAKSANAAN TUPOKSI LAYANAN TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 MAKASSAR Lestari Jurnal Administrasi doi 10 26858 jak2p v2i1 10155
- Implementasi Tugas Kepala Tenaga Administrasi Sekolah dalam Pengarsipan di Sekolah Menengah Atas Negeri... ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/JAPKP/article/view/13952Implementasi Tugas Kepala Tenaga Administrasi Sekolah dalam Pengarsipan di Sekolah Menengah Atas Negeri ejournal uin suska ac index php JAPKP article view 13952
| File size | 209.29 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Metode: Studi observasional analitis ini menggunakan desain cross-sectional dengan data medis dan laboratorium retrospektif. Data dianalisis deskriptifMetode: Studi observasional analitis ini menggunakan desain cross-sectional dengan data medis dan laboratorium retrospektif. Data dianalisis deskriptif
UMKUMK Kehadiran berbagai jenis imagery ini menunjukkan bahwa bahasa dalam novel berfungsi tidak hanya sebagai alat untuk menyampaikan cerita, tetapi juga sebagaiKehadiran berbagai jenis imagery ini menunjukkan bahwa bahasa dalam novel berfungsi tidak hanya sebagai alat untuk menyampaikan cerita, tetapi juga sebagai
UMKUMK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana untuk menyampaikan pendapat, perasaan, dan respons terhadap berbagaiPenelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana untuk menyampaikan pendapat, perasaan, dan respons terhadap berbagai
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Skor berpikir kritis secara keseluruhan meningkat dari 60,3 (SD = 9,7) menjadi 73,5 (SD = 10,4), t(119) = 9,64, p < 0,001, d = 1,00, dengan peningkatanSkor berpikir kritis secara keseluruhan meningkat dari 60,3 (SD = 9,7) menjadi 73,5 (SD = 10,4), t(119) = 9,64, p < 0,001, d = 1,00, dengan peningkatan
ATMALUHURATMALUHUR Temuan ini juga berkontribusi pada pengembangan sistem dukungan keputusan dan layanan konseling untuk membimbing siswa dalam membuat pilihan jurusan yangTemuan ini juga berkontribusi pada pengembangan sistem dukungan keputusan dan layanan konseling untuk membimbing siswa dalam membuat pilihan jurusan yang
STIKKENDALSTIKKENDAL Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah kegiatan intrakurikuler wajib bagi calon guru untuk menerapkan teori ke praktik nyata di sekolah. Artikel iniPraktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah kegiatan intrakurikuler wajib bagi calon guru untuk menerapkan teori ke praktik nyata di sekolah. Artikel ini
IKHAFIIKHAFI Namun, keterbatasan kemampuan guru dan staf administrasi dalam menggunakan perangkat lunak ini masih menjadi tantangan di Sekolah Dasar Negeri 04 KotaNamun, keterbatasan kemampuan guru dan staf administrasi dalam menggunakan perangkat lunak ini masih menjadi tantangan di Sekolah Dasar Negeri 04 Kota
IDID Apabila mengacu dalam Peraturan Keprofesionalan guru tentang penguasaan IT tidak hanya digunakan sebagai respon perkembangan jaman tetapi juga sebagaiApabila mengacu dalam Peraturan Keprofesionalan guru tentang penguasaan IT tidak hanya digunakan sebagai respon perkembangan jaman tetapi juga sebagai
Useful /
INSIDAINSIDA Perasaan berkaitan dengan munculnya hati nurani, empatis, rasa hormat, dan kecintaan terhadap kebaikan sehingga seseorang memiliki dorongan untuk melakukanPerasaan berkaitan dengan munculnya hati nurani, empatis, rasa hormat, dan kecintaan terhadap kebaikan sehingga seseorang memiliki dorongan untuk melakukan
UNDIKSHAUNDIKSHA Keempat pilar ini membentuk rantai nilai informasi yang saling melengkapi, dengan keberhasilan implementasi ditentukan oleh penyelarasan strategi institusi,Keempat pilar ini membentuk rantai nilai informasi yang saling melengkapi, dengan keberhasilan implementasi ditentukan oleh penyelarasan strategi institusi,
MULYALITERASIMULYALITERASI Kajian penelitian ini didasarkan pada hambatan yang diamati pada TK Al Misbah Cibulan Cidahu dalam pengelolaan emosi dan interaksi sebaya. Salah satu penyebabnyaKajian penelitian ini didasarkan pada hambatan yang diamati pada TK Al Misbah Cibulan Cidahu dalam pengelolaan emosi dan interaksi sebaya. Salah satu penyebabnya
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Berdasarkan hasil optimisasi, bobot alokasi dari 6 saham yang termasuk dalam portofolio optimal adalah BIRD (37,7%), JAYA (24,6%), MITI (12,9%), HATM (9,9%),Berdasarkan hasil optimisasi, bobot alokasi dari 6 saham yang termasuk dalam portofolio optimal adalah BIRD (37,7%), JAYA (24,6%), MITI (12,9%), HATM (9,9%),