POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA
Media InformasiMedia InformasiLatar Belakang: Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di antara wanita di seluruh dunia. Kemoterapi berbasis cisplatin secara luas digunakan karena efektivitasnya dalam menghambat pertumbuhan sel tumor. Namun, penggunaannya terbatas oleh toksisitas ginjal yang dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal. Kadar kreatinin serum merupakan parameter laboratorium penting yang digunakan untuk menilai fungsi ginjal selama kemoterapi. Tujuan: Studi ini bertujuan membandingkan kadar kreatinin serum antara pasien kanker serviks yang menerima kemoterapi berbasis cisplatin dan mereka yang diobati dengan regimen non-cisplatin di Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode: Studi observasional analitis ini menggunakan desain cross-sectional dengan data medis dan laboratorium retrospektif. Data dianalisis deskriptif dan dibandingkan menggunakan uji Mann–Whitney U karena data tidak terdistribusi normal. Signifikansi statistik ditetapkan pada p<0,05. Hasil: Kadar kreatinin serum pada kelompok cisplatin berkisar antara 0,20 hingga 4,10 mg/dL dengan rata-rata 1,60 mg/dL. Pada kelompok non-cisplatin, kadar berkisar antara 0,50 hingga 3,10 mg/dL dengan rata-rata 0,91 mg/dL. Uji Mann–Whitney U menunjukkan perbedaan statistik yang signifikan antara kedua kelompok (p=0,030). Kesimpulan: kemoterapi berbasis cisplatin menunjukkan kadar kreatinin serum yang signifikan lebih tinggi dibandingkan regimen non-cisplatin. Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan rutin fungsi ginjal untuk mendeteksi toksisitas ginjal dan mendukung manajemen kemoterapi yang aman.
Kemoterapi berbasis cisplatin menunjukkan kadar kreatinin serum yang signifikan lebih tinggi dibandingkan regimen non-cisplatin.Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan rutin fungsi ginjal untuk mendeteksi toksisitas ginjal dan mendukung manajemen kemoterapi yang aman.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah: pertama, mengevaluasi dampak pengelolaan hidrasi terhadap penurunan toksisitas ginjal akibat cisplatin melalui studi eksperimental dengan variasi volume cairan infus. Kedua, mengkaji efektivitas agen nefroprotektif alternatif seperti N-acetylcysteine atau amifostine dalam mengurangi kerusakan ginjal selama kemoterapi cisplatin. Ketiga, menganalisis hubungan antara usia pasien dan komorbiditas (seperti hipertensi atau diabetes) terhadap variasi kadar kreatinin serum dengan desain prospektif untuk mengontrol variabel pengganggu secara lebih ketat. Pendekatan ini akan memberikan wawasan lebih mendalam tentang mekanisme kerusakan ginjal akibat cisplatin dan strategi mitigasi yang lebih personalisasi.
| File size | 356.95 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Metode survei cross-sectional dilakukan terhadap 30 peserta program pendidikan kesehatan berbasis komunitas. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuanMetode survei cross-sectional dilakukan terhadap 30 peserta program pendidikan kesehatan berbasis komunitas. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan
POLTEKKESJAMBIPOLTEKKESJAMBI Intervensi ini secara signifikan meningkatkan berat badan menurut usia (BB/U), namun tidak menunjukkan efek signifikan pada tinggi badan (TB/U), rasioIntervensi ini secara signifikan meningkatkan berat badan menurut usia (BB/U), namun tidak menunjukkan efek signifikan pada tinggi badan (TB/U), rasio
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Dukungan kader dan suami menjadi faktor penting dalam meningkatkan partisipasi pemeriksaan IVA. Pengetahuan, pendidikan, dan akses informasi tidak menunjukkanDukungan kader dan suami menjadi faktor penting dalam meningkatkan partisipasi pemeriksaan IVA. Pengetahuan, pendidikan, dan akses informasi tidak menunjukkan
UEUUEU Hasil penelitian menunjukkan bahwa probiotik efektif dalam mengurangi insiden ventilator-associated pneumonia (VAP). Selain itu, probiotik juga terbuktiHasil penelitian menunjukkan bahwa probiotik efektif dalam mengurangi insiden ventilator-associated pneumonia (VAP). Selain itu, probiotik juga terbukti
UEUUEU 97). Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari 74 perawat, masing-masing97). Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari 74 perawat, masing-masing
UEUUEU Hasil: Hasil observasi menunjukkan bahwa fleksibilitas waktu dalam diskusi kelompok di luar jam kuliah mendorong mahasiswa untuk lebih siap dalam menghadapiHasil: Hasil observasi menunjukkan bahwa fleksibilitas waktu dalam diskusi kelompok di luar jam kuliah mendorong mahasiswa untuk lebih siap dalam menghadapi
UEUUEU Intervensi edukasi dan training dengan berbagai strategi dan media pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan perawat terkait pelaksanaanIntervensi edukasi dan training dengan berbagai strategi dan media pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan perawat terkait pelaksanaan
MEDISTRAMEDISTRA Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 25 pasien dengan diagnosis DM tipe 2, diketahui bahwa sebanyak 15 orang (60%) memiliki kadar kreatininBerdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 25 pasien dengan diagnosis DM tipe 2, diketahui bahwa sebanyak 15 orang (60%) memiliki kadar kreatinin
Useful /
UNRIYOUNRIYO Hasil: kajian tata kelola postpartum terus berkembang dalam jurnal kesehatan ibu, kesehatan masyarakat, dan penelitian layanan kesehatan, meskipun temaHasil: kajian tata kelola postpartum terus berkembang dalam jurnal kesehatan ibu, kesehatan masyarakat, dan penelitian layanan kesehatan, meskipun tema
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Penanganan tindak pidana pemilihan menuntut sistem pembuktian yang efektif, terutama pada level daerah yang menjadi garda terdepan dalam menilai kecukupanPenanganan tindak pidana pemilihan menuntut sistem pembuktian yang efektif, terutama pada level daerah yang menjadi garda terdepan dalam menilai kecukupan
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF These findings conclude that healthcare provider support plays a critical role in improving medication adherence among type 2 diabetes mellitus patients.These findings conclude that healthcare provider support plays a critical role in improving medication adherence among type 2 diabetes mellitus patients.
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Hipertensi pada usia produktif dipengaruhi oleh kombinasi faktor gaya hidup dan predisposisi genetik. Pengendalian asupan natrium, promosi gaya hidup sehat,Hipertensi pada usia produktif dipengaruhi oleh kombinasi faktor gaya hidup dan predisposisi genetik. Pengendalian asupan natrium, promosi gaya hidup sehat,