UEUUEU

Indonesian Journal of Nursing Health ScienceIndonesian Journal of Nursing Health Science

Latar belakang: Pasien kritis merupakan pasien yang berpotensial mengancam jiwa untuk masalah kesehatan. Probiotik adalah mikroorganisme yang hidup dalam tubuh host dengan jumlah yang memadai yang akan memberikan manfaat kesehatan pada host. Mekanisme probiotik misalnya, memiliki dampak pada mikrobiota usus atau meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Penggunaan probiotik di ruang ICU dapat berupa suplemen makanan yang dapat diberikan melalui enteral. Probiotik digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit gastrointestinal, seperti clostridium difficile colitis (CDC), diare infeksius, inflammatory bowel disease (IBD), dan irritable bowel syndrome (IBS). Tujuan: Untuk meninjau dan mendiskusikan hasil tentang efektivitas penggunaan probiotik pada pasien ICU. Metode: Literature review ini berdasarkan database elektronik seperti PubMed, Science Direct, dan Google Scholar digunakan untuk mendapatkan artikel yang relevan Hasil: Dengan kata kunci didapatkan 57.862 artikel dari ketiga database elektronik¸ tapi hanya menggunakan dua berdasarkan flowchart PRISMA dari tahun 2014 hingga 2023. Lalu, didapatkan 384 artikel setelah sebanyak 1.175 artikel dihapus karena artikel duplikat. Dari 384 artikel hanya 40 artikel yang memenuhi syarat, namun hanya 10 artikel terpilih untuk di review karena 30 artikel lainnya memiliki fokus populasi yang berbeda dari kriteria.

Pasien kritis adalah mereka yang memiliki potensi mengancam jiwa akibat masalah kesehatan.Unit Perawatan Intensif (ICU) adalah bagian dari rumah sakit yang dilengkapi dengan staf dan peralatan khusus untuk mengobservasi, mengobati, dan merawat pasien dengan penyakit, cedera, atau kondisi lain yang dapat mengancam jiwa atau memiliki potensi menjadi demikian, tetapi diharapkan dapat diatasi.Pasien yang dirawat di ICU umumnya memiliki kondisi spesifik, seperti kegagalan satu atau lebih sistem organ.Perawatan intensif yang diberikan kepada setiap pasien kritis melibatkan tindakan yang memerlukan dokumentasi medis dan pemantauan terus-menerus untuk mendeteksi perubahan fisiologis atau penurunan fungsi organ dengan cepat.Probiotik adalah mikroorganisme yang hidup di dalam tubuh inang dalam jumlah yang cukup untuk memberikan manfaat kesehatan.Mekanisme probiotik meliputi pengaruh pada mikrobiota usus atau peningkatan fungsi imun.Probiotik telah digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit gastrointestinal, seperti clostridium difficile colitis (CDC), diare infeksius, inflammatory bowel disease (IBD), dan irritable bowel syndrome (IBS).Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan mendiskusikan efektivitas penggunaan probiotik pada pasien ICU.Hasil penelitian menunjukkan bahwa probiotik efektif dalam mengurangi insiden ventilator-associated pneumonia (VAP).Selain itu, probiotik juga terbukti bermanfaat dalam mengurangi toksin uremik, derivatif mikrobiota, dan faktor pro-aterogenik tradisional, terutama ketika dikombinasikan dengan diet protein rendah dan formulasi probiotik baru.Probiotik juga dapat meningkatkan toleransi pemberian makanan melalui enteral, keseimbangan nitrogen, dan massa otot pada pasien kritis.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efek probiotik pada faktor risiko kardiovaskular pada pasien diabetes mellitus tipe 2.

Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut efek probiotik pada faktor risiko kardiovaskular pada pasien diabetes mellitus tipe 2, dengan fokus pada perubahan profil mikrobioma usus dan tingkat inflamasi. 2. Meneliti dampak probiotik pada toleransi pemberian makanan melalui enteral pada pasien kritis, khususnya dalam hal keseimbangan nitrogen dan massa otot. 3. Mengeksplorasi kombinasi probiotik dengan diet protein rendah dalam mengurangi toksin uremik dan faktor pro-aterogenik pada pasien dengan penyakit ginjal kronis. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang manfaat probiotik dalam pengelolaan nutrisi pasien kritis dan membuka jalan untuk intervensi klinis yang lebih efektif.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1186/s13063-022-06668-0Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1186 s13063 022 06668 0
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1186/s12902-023-01290-wClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1186 s12902 023 01290 w
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/brands/bmcClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer brands bmc
Read online
File size212.61 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test