IDID

JAMSIJAMSI

Pendidikan sebagai bidang yang mengalami perubahan sangat dinamis secara keilmuan terutama dalam bidang teknologi. Perkembangan IT yang mengalami kemajuan setiap detik apabila dapat dimanfaatkan secara maksimal dapat mempermudah segala aktivitas. Menguasai teknologi juga dapat menjadi salah satu kemampuan yang wajib dimiliki para profesional. Apabila mengacu dalam Peraturan Keprofesionalan guru tentang penguasaan IT tidak hanya digunakan sebagai respon perkembangan jaman tetapi juga sebagai kewajiban seorang guru untuk memenuhi kompetensi. Tujuan pelatihan ini agar guru mengusai IT selain meningkatkan kompetensi secara pribadi juga dapat menunjukkan profesionalisme profesinya. Kemampuan IT yang dikuasai oleh guru tidaklah perlu aplikasi yang tinggi, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan dasar guru. Pengusaan IT bagi guru lebih ditekankan pada pengusaan aplikasi yang dapat digunakan untuk menyusun administrasi seperti membuat rencana pembelajaran, merekap hasil belajar peserta didik, atau membuat bahan ajar. Berdasarka kebutuhan tersebut aplikasi yang sesuai yaitu microsoft word dan microsoft excel yang dapat mendukung proses pembelajaran terutama dalam menyusun administrasi pembelajaran. Kemampuan peserta dilihat dari penguasaan materi dapat dinilai baik. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan para guru dalam kegiatan pelatihan dan praktik berupa pemahaman terhadap rumus-rumus microsoft excel.

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan terkait dengan pengabdian yang telah dilakukan dengan judul pelatihan Program Microsoft Excel untuk pengolahan data pendidikan, tampak bahwa para guru mengungkapkan bahwa pelatihan ini dianggap sebagai workshop yang dapat memberikan ilmu baru dan mereka merasakan bahwa model pelatihan yang mereka dapatkan memberikan informasi yang sangat berharga karena mereka belum pernah mendapatkan pelatihan semacam ini sebelumnya terutama Program Microsoft Excel.Salah satu bentuk perubahan tingkah laku berdasarkan pelatihan yang telah diberikan, terlihat dengan kemampuan mereka terkait dengan apa yang telah didapatkan dalam pelatihan selain itu dapat memberikan efek yang baik kepada guru itu sendiri sehingga guru yang mendapatkan pelatihan dapat mengembangkan diri dan mampu memahami beberapa hal terkait dengan tugas yang diamanahkan selama ini.Dengan melihat proses dan hasil pelatihan maka dapat diambil langkah selanjutnya untuk melakukan perbaikan adalah perlunya pelatihan dengan menggunakan aplikasi lainnya guna untuk memberikan informasi dan meningkatkan keterampilan guru dalam pembuatan administrasi di sekolah terutama di zaman yang serba digital sekarang ini.Selain itu, para guru harus terus diberikan motivasi, sehingga terpacu untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi dalam proses pembelajaran.

Untuk meningkatkan kualitas pelatihan dan pembinaan guru, perlu dikembangkan model yang lebih efektif. Model ini tidak hanya mampu mengarahkan peserta pelatihan pada fase kemandirian, tetapi juga mendorong penyempurnaan kualitas pelatihan itu sendiri. Dengan demikian, model ini dapat merevitalisasi peran dan fungsi sekolah sebagai tempat untuk saling belajar, tumbuh dan berkembang. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk melakukan pelatihan dengan menggunakan aplikasi lain selain Microsoft Excel, agar guru dapat memiliki keterampilan yang lebih luas dalam pembuatan administrasi sekolah di era digital saat ini. Terakhir, penting untuk terus memberikan motivasi kepada guru agar mereka terpacu untuk melakukan perbaikan dan inovasi dalam proses pembelajaran.

  1. Pelatihan Penggunaan Microsoft Excel untuk Pengolahan Data Pendidikan di SMK Satya Bhakti 2 Jakarta Timur... doi.org/10.54082/jamsi.271Pelatihan Penggunaan Microsoft Excel untuk Pengolahan Data Pendidikan di SMK Satya Bhakti 2 Jakarta Timur doi 10 54082 jamsi 271
Read online
File size413.25 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test