NURUL FIKRINURUL FIKRI
DBESTI: Journal of Digital Business and Technology InnovationDBESTI: Journal of Digital Business and Technology InnovationPerkembangan teknologi digital mendorong transformasi signifikan pada layanan kesehatan, termasuk pemanfaatan aplikasi Mobile JKN yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah peserta dalam mengakses berbagai layanan, seperti pengecekan tagihan, informasi klaim, hingga pendaftaran fasilitas kesehatan. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala terkait kemudahan penggunaan dan kenyamanan antarmuka yang berpengaruh pada tingkat kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan serta kepuasan pengguna terhadap Mobile JKN dengan menggunakan pendekatan TAM, yang berfokus pada 5 variabel. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner secara daring kepada 121 responden. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta analisis deskriptif dengan memanfaatkan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item instrumen terbukti valid dan reliabel, dengan nilai Cronbachs Alpha sebesar 0,918. Persentase capaian setiap variabel berada pada rentang 79%–82%, yang mengindikasikan bahwa pengguna memiliki persepsi positif terhadap aplikasi Mobile JKN. Temuan ini menegaskan bahwa model TAM relevan dalam menilai penerimaan teknologi pada layanan kesehatan digital, sekaligus memberikan dasar bagi BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan berbasis aplikasi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengguna memiliki persepsi positif terhadap aplikasi Mobile JKN, ditunjukkan dengan skor perceived usefulness, perceived ease of use, attitude toward using, behavior intention to use, dan actual system use yang berada di atas 79%.Uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen penelitian ini valid dan dapat diandalkan.Temuan ini mengonfirmasi relevansi model TAM dalam mengevaluasi penerimaan teknologi pada layanan kesehatan digital, dan dapat menjadi dasar bagi BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan aplikasi Mobile JKN.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan responden, tidak hanya terbatas pada pengguna aplikasi Mobile JKN, tetapi juga melibatkan tenaga kesehatan dan pihak-pihak terkait lainnya untuk mendapatkan perspektif yang lebih komprehensif. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai pengalaman pengguna dalam menggunakan aplikasi Mobile JKN, termasuk kendala-kendala yang dihadapi dan harapan-harapan yang diinginkan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan fitur-fitur baru pada aplikasi Mobile JKN yang dapat meningkatkan kepuasan pengguna, misalnya dengan mengintegrasikan layanan konsultasi kesehatan secara daring atau menyediakan informasi kesehatan yang lebih personal dan relevan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan digital di Indonesia dan mewujudkan sistem jaminan kesehatan yang lebih efektif dan efisien bagi seluruh masyarakat.
- Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pendaftaran Online Pada Aplikasi Mobile JKN | HEALTH CARE: JURNAL... doi.org/10.36763/healthcare.v10i1.114Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pendaftaran Online Pada Aplikasi Mobile JKN HEALTH CARE JURNAL doi 10 36763 healthcare v10i1 114
- PENGARUH KUALITAS PELAYANAN WEBSITE DJP TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA DENGAN MODIFIKASI E GOVQUAL | Profit:... profit.ub.ac.id/index.php/profit/article/view/1022PENGARUH KUALITAS PELAYANAN WEBSITE DJP TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA DENGAN MODIFIKASI E GOVQUAL Profit profit ub ac index php profit article view 1022
- Hubungan Persepsi Kebermanfaatan dan Persepsi Kemudahan terhadap Minat Penggunaan Aplikasi Mobile JKN... doi.org/10.17977/um062v6i32024p293-303Hubungan Persepsi Kebermanfaatan dan Persepsi Kemudahan terhadap Minat Penggunaan Aplikasi Mobile JKN doi 10 17977 um062v6i32024p293 303
- Penerapan Technology Acceptance Model (TAM) dalam Pengujian Model Penerimaan Aplikasi MasjidLink | Semesta... journal.umy.ac.id/index.php/st/article/view/7802Penerapan Technology Acceptance Model TAM dalam Pengujian Model Penerimaan Aplikasi MasjidLink Semesta journal umy ac index php st article view 7802
| File size | 457.89 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
PIPI Peneliti berhasil membuat aplikasi sistem penjualan berbasis web yang diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi pada Toko RafiePeneliti berhasil membuat aplikasi sistem penjualan berbasis web yang diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi pada Toko Rafie
UMSUMS Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, Banten, memiliki sembilan posyandu yang melayani dan memantau kesehatan 14.311 jiwa. Kegiatan iniDesa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, Banten, memiliki sembilan posyandu yang melayani dan memantau kesehatan 14.311 jiwa. Kegiatan ini
USMUSM Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor. 24 Tahun 2016 tentang persyaratan teknis bengunan dan prasarana menjelaskan bahwa bangunanSesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor. 24 Tahun 2016 tentang persyaratan teknis bengunan dan prasarana menjelaskan bahwa bangunan
UMSUMS Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang disusun berdasarkan model DeLone dan McLean untuk variabel keberhasilan sistem (kualitas sistem, informasi,Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang disusun berdasarkan model DeLone dan McLean untuk variabel keberhasilan sistem (kualitas sistem, informasi,
PIPI Oleh karena itu, penelitian ini memiliki urgensi yang tinggi dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di era modern ini. Berdasarkan penelitianOleh karena itu, penelitian ini memiliki urgensi yang tinggi dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di era modern ini. Berdasarkan penelitian
PIPI Hasil peneltian menunjukkan dengan adanya sistem informasi yang telah dibangun dan dikembangkan nantinya dapat membantu masyarakat dalam memperoleh informasiHasil peneltian menunjukkan dengan adanya sistem informasi yang telah dibangun dan dikembangkan nantinya dapat membantu masyarakat dalam memperoleh informasi
PIPI Aplikasi mobile pencarian wisata ini dapat memiliki banyak manfaat dalam bidang pariwisata. Aplikasi ini dapat membantu pengguna menemukan informasi yangAplikasi mobile pencarian wisata ini dapat memiliki banyak manfaat dalam bidang pariwisata. Aplikasi ini dapat membantu pengguna menemukan informasi yang
PIPI Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi usability dan user experience SIMAK UNSRI dengan menggunakan metode User Experience Questionnaire (UEQ) danPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi usability dan user experience SIMAK UNSRI dengan menggunakan metode User Experience Questionnaire (UEQ) dan
Useful /
ILININSTITUTEILININSTITUTE Kegiatan SUNSAGI berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya gizi remaja di kalangan siswa, pengelola kantin, dan guru. EdukasiKegiatan SUNSAGI berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya gizi remaja di kalangan siswa, pengelola kantin, dan guru. Edukasi
PIPI Metode ini mengacu pada pendekatan atau teknik penilaian yang digunakan untuk mengukur sejauh mana pengguna merasa puas, nyaman, dan efektif saat memakaiMetode ini mengacu pada pendekatan atau teknik penilaian yang digunakan untuk mengukur sejauh mana pengguna merasa puas, nyaman, dan efektif saat memakai
PIPI Sistem ini mengenali empat tipe kepribadian: koleris, plegmatis, sanguinis, dan melankolis. Melalui pengembangan sistem pakar berbasis web ini menggunakanSistem ini mengenali empat tipe kepribadian: koleris, plegmatis, sanguinis, dan melankolis. Melalui pengembangan sistem pakar berbasis web ini menggunakan
PIPI Melalui evaluasi terhadap sistem yang sudah berjalan, permasalahan utama yang diidentifikasi terletak pada proses pencatatan persediaan. Ditemukan bahwaMelalui evaluasi terhadap sistem yang sudah berjalan, permasalahan utama yang diidentifikasi terletak pada proses pencatatan persediaan. Ditemukan bahwa