AHMADDAHLANAHMADDAHLAN

Jurnal Media Komunikasi Ilmu EkonomiJurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi

Kewirausahaan yang bertumpu pada potensi lokal merupakan salah satu pendekatan penting dalam pembangunan ekonomi daerah. Namun, studi yang mengkaji keterhubungan antara lokasi usaha berbasis tempat, dukungan pemerintah daerah, sumber daya budaya lokal, dan inovasi lingkungan pada usaha mikro masih terbatas. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana dimensi-dimensi tersebut dimobilisasi oleh Batik Tulis Al Huda, sebuah usaha batik tulis di Sidoarjo, Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan General Manager sebagai informan kunci dan didukung oleh telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi usaha berfungsi sebagai aset berbasis tempat yang terkait dengan identitas sentra batik Jetis dan pengembangan galeri di Sidokare. Dukungan pemerintah daerah berkontribusi terhadap promosi, peluang permodalan, dan legitimasi kelembagaan, meskipun penguatan sisi permintaan masih terbatas. Narasi sejarah dalam motif batik mendukung diferensiasi produk melalui keterhubungan identitas lokal, keterampilan perajin, dan makna budaya. Kolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga membuka akses pengetahuan dan pendampingan teknis pengelolaan limbah pewarna. Studi ini mengusulkan konsep heritage-embedded competitive advantage dan micro-scale entrepreneurial ecosystem untuk menjelaskan mobilisasi sumber daya lokal pada UMKM budaya.

Keberlanjutan Batik Tulis Al Huda didukung oleh konfigurasi empat dimensi.lokasi usaha yang terkait dengan identitas sentra batik, dukungan pemerintah daerah untuk promosi dan legitimasi, pemanfaatan narasi sejarah lokal dalam motif batik, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk inovasi lingkungan.Penelitian ini menunjukkan bahwa potensi lokal, identitas budaya, dan dukungan eksternal saling berinteraksi untuk memperkuat diferensiasi produk dan keberlanjutan usaha.Rekomendasi untuk meningkatkan keberlanjutan UMKM batik meliputi penguatan kebijakan permintaan lokal, pengembangan strategi digital yang lebih terarah, serta penguatan kolaborasi antara UMKM, pemerintah, dan perguruan tinggi.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kolaborasi UMKM dengan perguruan tinggi dalam pengembangan inovasi hijau yang lebih terstruktur. Selain itu, studi tentang penerapan kebijakan permintaan lokal untuk mendukung produk batik tulis dapat menjadi fokus baru. Terakhir, penelitian perlu mengeksplorasi bagaimana UMKM batik di daerah lain dapat mengadaptasi konfigurasi ekosistem kewirausahaan berbasis potensi lokal sesuai konteks wilayah masing-masing.

  1. Firm Resources and Sustained Competitive Advantage - Jay Barney, 1991. firm resources sustained competitive... doi.org/10.1177/014920639101700108Firm Resources and Sustained Competitive Advantage Jay Barney 1991 firm resources sustained competitive doi 10 1177 014920639101700108
Read online
File size450.51 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test